Kamis, 07 Mei 2026
Hari Biasa Pekan V Paskah
Tuhan, penuhi janji-Mu! Dimana ada konflik, melahirkan perdamaian! Di mana ada kebencian, tumbuhkan cinta! Di mana kegelapan mendominasi, biarkan terang bersinar! Jadikan kami pembawa damai-Mu! Amin. (Benediktus XVI)
Antifon Pembuka (Bdk. Kel 25:1-2)
Mari kita memuji Allah, pahlawan yang gagah perkasa. Ia menyelamatkan kita dengan kekuatan-Nya yang jaya. Alleluya.
Let us sing to the Lord, for he has gloriously triumphed. The Lord is my strength and my might; he has become my salvation, alleluia.
Hari Biasa Pekan V Paskah
Tuhan, penuhi janji-Mu! Dimana ada konflik, melahirkan perdamaian! Di mana ada kebencian, tumbuhkan cinta! Di mana kegelapan mendominasi, biarkan terang bersinar! Jadikan kami pembawa damai-Mu! Amin. (Benediktus XVI)
Antifon Pembuka (Bdk. Kel 25:1-2)
Mari kita memuji Allah, pahlawan yang gagah perkasa. Ia menyelamatkan kita dengan kekuatan-Nya yang jaya. Alleluya.
Let us sing to the Lord, for he has gloriously triumphed. The Lord is my strength and my might; he has become my salvation, alleluia.
Doa Pagi
Allah Bapa Pembebas umat, kami telah Kaubebaskan dari kejahatan dan Kauselamatkan dari kebinasaan berkat iman kami. Bantulah kami dengan rahmat-Mu, supaya tetap bertekun dalam iman. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Kisah Para Rasul (15:7-21)
Allah Bapa Pembebas umat, kami telah Kaubebaskan dari kejahatan dan Kauselamatkan dari kebinasaan berkat iman kami. Bantulah kami dengan rahmat-Mu, supaya tetap bertekun dalam iman. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
![]() |
| Credit: BrendanHunter/istock.com |
"Kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah."
Para Rasul dan penatua-penatua jemaat di Yerusalem bersidang, membicarakan soal sunat. Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung tukar pikiran, berdirilah Petrus dan berkata kepada para rasul serta penatua-penatua, “Saudara-saudara, kamu tahu, bahwa sejak semula Allah telah memilih aku di antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya. Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita. Allah sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman. Kalau demikian, mengapa kamu mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri? Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga.” Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan Paulus dan Barnabas menceritakan segala tanda dan mukjizat yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka di tengah-tengah bangsa lain. Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus, “Saudara-saudara, dengarkanlah aku: Simon telah menceritakan,bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-banga lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya. Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis: Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh. Reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, supaya semua orang lain mencari Tuhan, juga segala bangsa yang tidak mengenal Allah yang Kusebut milik-Ku, demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya, yang telah diketahui dari sejak semula ini. Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka yang dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah. Tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah. Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Kisahkanlah karya-karya Tuhan yang ajaib di antara segala suku.
Ayat. (Mzm 96:1-2a.2b-3)
1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Nyanyikanlah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya.
2. Kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang dari Tuhan. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa, kisahkanlah karya-karya-Nya yang ajaib di antara segala suku.
3. Katakanlah di antara bangsa-bangsa: Tuhan itu raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah, Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Yoh 10:27)
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes (15:9-11)
"Allah telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah."
Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)
Renungan
Dalam pertemuan, biasanya ada hal-hal penting untuk dibahas dan isu-isu mendesak untuk diselesaikan. Meskipun pertemuan seperti itu sangat diperlukan, pertemuan dapat menjadi berlarut-larut dan membosankan ketika fokusnya hilang karena terlalu banyak opini pribadi. Ketika prinsip dan penalaran objektif tidak dipatuhi, maka pertemuan tidak akan bermanfaat atau bermakna.
Dalam bacaan pertama, para rasul dan penatua bertemu untuk membahas masalah orang-orang kafir yang menjadi Kristen dan masalah memaksakan praktik keagamaan kepada mereka. Diskusi telah berlangsung lama, dan kemudian Petrus berdiri untuk berbicara kepada para rasul dan penatua. Ia membawa mereka untuk fokus pada kehendak Allah dan karya Roh Kudus di antara orang-orang kafir. Petrus juga mengingatkan mereka bahwa keselamatan ditawarkan kepada semua orang karena kasih karunia Allah. Hal itu membuat seluruh jemaat terdiam, dan pertemuan berlanjut dengan fokus pada Allah dan kehendak-Nya. Dari sini kita diingatkan bahwa dalam pertemuan dan diskusi Gereja, sangat penting untuk berdoa dan memohon berkat Allah atas jemaat. Dan Roh Kudus akan membimbing pikiran dan hati yang dilembutkan oleh doa untuk memandang berbagai hal dan isu dengan pikiran Allah. Kemudian pertemuan-pertemuan akan berbuah dengan berkat dan isu-isu akan diselesaikan dengan kasih.
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
Antifon Komuni (2Kor 5:15)
Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka, alleluya.
Christ died for all, that those who live may live no longer for themselves, but for him who died for them and is risen, alleluia.
Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka, alleluya.
Christ died for all, that those who live may live no longer for themselves, but for him who died for them and is risen, alleluia.
Doa Malam
Terpujilah Engkau, Tuhan Yesus yang telah mengasihi aku. Semoga aku dapat tetap tinggal dalam kasih-Mu sambil melaksanakan perintah-Mu. Dengan demikian, hidupku akan dipenuhi dengan sukacita-Mu. Amin.
Terpujilah Engkau, Tuhan Yesus yang telah mengasihi aku. Semoga aku dapat tetap tinggal dalam kasih-Mu sambil melaksanakan perintah-Mu. Dengan demikian, hidupku akan dipenuhi dengan sukacita-Mu. Amin.
RENUNGAN PAGI




