Sabtu Sore, 23 Mei 2026
Vigili Pentakosta
"Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, Tuhan, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman Tuhan." (Yeh 37:14)
Bentuk panjang dari Misa Vigili
Cinta kasih Allah dicurahkan ke dalam hati kita berkat Roh-Nya yang tinggal dalam diri kita. Alleluya.
The love of God has been poured into our heartsthrough the Spirit of God dwelling within us, alleluia.
atau
Caritas Dei diffusa est in cordibus nostris, alleluia: per inhabitantem Spiritum eius in nobis, alleluia, alleluia.
Mzm. Benedic anima mea Domino: et omnia quæ intra me sunt, nomini sancto eius.
Doa Sore
Allah yang Mahakuasa dan kekal, Engkau menghendaki agar perayaan Paskah dirangkum dalam masa suci lima puluh hari. Anugerahkanlah Roh-Mu agar bangsa-bangsa yang tercerai-berai dan yang berbeda bahasa dan budaya dihimpun kembali dan bersatu padu memuji nama-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
Bacaan Pertama
dan atau Kel 19:3-8a.16-20b atau Yeh 37:1-14 atau Yl 2:28-32 (bacaan dapat digunakan semuanya)
Bacaan dari Kitab Kejadian (11:1-9)
"Kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan Tuhan bahasa seluruh bumi."
Pada zaman dahulu, seluruh bumi satu bahasanya dan sama logatnya. Pada suatu hari mereka berangkat ke arah timur dan menemukan tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana. Mereka berkata satu sama lain, "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Batu bata itu mereka pakai sebagai batu bangunan, dan aspal sebagai perekatnya. Mereka berkata, "Marilah kita dirikan sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan sampai terserak ke seluruh bumi." Lalu turunlah Tuhan untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu. Maka Tuhan bersabda, "Mereka ini satu bangsa dan satu pula bahasa mereka semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka. Mulai dari sekarang apa pun yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan terlaksana. Baiklah Kita turun dan mengacau-balaukan bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing." Demikianlah mereka diserakkan oleh Tuhan dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu. Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah bahasa seluruh bumi dikacau-balaukan Tuhan, dan dari situlah mereka diserakkan Tuhan ke seluruh bumi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Berbahagialah bangsa yang telah Tuhan pilih untuk menjadi milik-Nya.
Ayat. (Mzm 33:10-11, 12-13, 14-15)
1. Tuhan menggagalkan rencana bangsa-bangsa; Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa; tetapi rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.
2.
Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah Tuhan, suku bangsa yang
dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri! Tuhan memandang dari surga, Ia
melihat semua anak manusia.
3.
Dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi. Dia yang
membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan
mereka.
Bacaan Kedua
Bacaan Kedua
Bacaan dari Kitab Keluaran (19:3-8a.16-20b)
"Tuhan turun di Gunung Sinai di hadapan seluruh bangsa"
Ketika Bangsa Israel berkemah di depan Gunung Sinai, naiklah Musa menghadap Allah, dan Tuhan berseru dari gunung itu kepadanya, "Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub dan kauberitakan kepada orang Israel: Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku. Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel." Lalu datanglah Musa dan memanggil para tua-tua bangsa itu dan membawa ke depan mereka segala firman yang diperintahkan TUHAN kepadanya. Seluruh bangsa itu menjawab bersama-sama: "Segala yang difirmankan TUHAN akan kami lakukan." Dan terjadilah pada hari ketiga, pada waktu terbit fajar, ada guruh dan kilat dan awan padat di atas gunung dan bunyi sangkakala yang sangat keras, sehingga gemetarlah seluruh bangsa yang ada di perkemahan. Lalu Musa membawa bangsa itu keluar dari perkemahan untuk menjumpai Allah dan berdirilah mereka pada kaki gunung. Gunung Sinai ditutupi seluruhnya dengan asap, karena TUHAN turun ke atasnya dalam api; asapnya membubung seperti asap dari dapur, dan seluruh gunung itu gemetar sangat. Bunyi sangkakala kian lama kian keras. Berbicaralah Musa, lalu Allah menjawabnya dalam guruh. Lalu turunlah TUHAN ke atas gunung Sinai, ke atas puncak gunung itu.
Demikianlah sabda Tuhan
Kidung Tanggapan (Dan 3:52.53.54.55.56)
* Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah nama-Mu yang mulia dan kudus.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah Engkau dalam bait-Mu yang mulia dan kudus.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah Engkau di atas tahta kerajaan-Mu
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah Engkau di bentangan langit.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
U. Syukur kepada Allah
Kidung Tanggapan (Dan 3:52.53.54.55.56)
* Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah nama-Mu yang mulia dan kudus.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah Engkau dalam bait-Mu yang mulia dan kudus.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah Engkau di atas tahta kerajaan-Mu
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
* Terpujilah Engkau di bentangan langit.
U : Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
atau
Mazmur Tanggapan (MT No.29/PS 852)
Ref. Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah Sabda hidup yang kekal.
Sabda-Mu adalah kebenaran, hukum-Mu kebebasan.
Ayat. (Mzm 19:8-9.10-11; Ul: Yoh 6:68c)
1. Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan Tuhan itu teguh memberikan hikmat kepada orang yang bersahaja.
2. Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati; perintah Tuhan itu murni, membuat mata bercahaya.
3. Takut akan Tuhan itu suci, tetap untuk selama-lamanya; hukum-hukum Tuhan itu benar, adil selamanya.
4. Lebih indah daripada emas, bahkan daripada emas tua; dan lebih manis daripada madu, bahkan daripada madu tetesan dari sarang lebah.
Ayat. (Mzm 19:8-9.10-11; Ul: Yoh 6:68c)
1. Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan Tuhan itu teguh memberikan hikmat kepada orang yang bersahaja.
2. Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati; perintah Tuhan itu murni, membuat mata bercahaya.
3. Takut akan Tuhan itu suci, tetap untuk selama-lamanya; hukum-hukum Tuhan itu benar, adil selamanya.
4. Lebih indah daripada emas, bahkan daripada emas tua; dan lebih manis daripada madu, bahkan daripada madu tetesan dari sarang lebah.
Bacaan Ketiga
Bacaan dari Kitab Yehezkiel (37:1-14)
"Hai tulang-tulang kering, dengarlah sabda Tuhan. Aku akan membangkitkan kalian dari dalam kubur, hai kaum Israel."
Pada suatu hari, kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang. Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering. Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!" Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN! Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali. Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN." Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain. Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas. Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali." Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar. Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang. Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya. Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
U. Syukur kepada Allah
Mazmur Tanggapan
Ref. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setia-Nya.
Ayat. (Mzm 107:2-3.4-5.6-7.8-9; R:1)
1. Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus Tuhan, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan, yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan.
2. Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara, jalan ke kota tempat kediaman orang tidak mereka temukan; mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka.
3. Maka berseru-serulah mereka kepada Tuhan dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka. Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang.
4. Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia, sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.
Ref. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setia-Nya.
Ayat. (Mzm 107:2-3.4-5.6-7.8-9; R:1)
1. Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus Tuhan, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan, yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan.
2. Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara, jalan ke kota tempat kediaman orang tidak mereka temukan; mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka.
3. Maka berseru-serulah mereka kepada Tuhan dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka. Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang.
4. Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia, sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.
Bacaan Keempat
Bacaan dari Nubuat Yoel (2:28-32)
"Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan."
Beginilah Firman Tuhan, "Bila hari Tuhan datang, Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia. Maka, anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku. Aku akan mengadakan mukjizat-mukjizat di langit dan di bumi: darah, api dan gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita, dan bulan menjadi darah, sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu. Dan, barangsiapa berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan, seperti yang telah difirmankan Tuhan; dan setiap orang yang dipanggil Tuhan akan termasuk orang-orang yang terlepas.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
U. Syukur kepada Allah
Mazmur Tanggapan, do = as, 4/4, PS 826
Ref. Curahkan rahmat dalam hatiku, ciptakan hati dan semangat baru.
Ayat. (Mzm 104:1-2a.24.25c.27-28.29bc-30; R: 30)
1. Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Tuhan, Allahku, Engkau sungguh besar! Betapa banyak karya-Mu, ya Tuhan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.
2. Apabila Engkau mengambil roh mereka, matilah mereka dan kembali menjadi debu. Apabila Engkau mengirim roh-Mu mereka pun tercipta kembali dan Engkau membaharui muka bumi.
3. Biarlah kemuliaan Tuhan untuk selama-lamanya, biarlah Tuhan bersukacita atas semua yang diciptakan-Nya. Biarlah renunganku berkenan kepada-Nya! Aku hendak bersukacita karena Tuhan.
Bacaan Kelima
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma (8:22-27)
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma (8:22-27)
"Roh berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan."
Saudara-saudara, kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin. Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita. Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Bait Pengantar Injil, do = as, 2/2, PS 957
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. 2/4
Datanglah, Roh Kudus, penuhilah hati kaum beriman, dan nyalakanlah di dalamnya api cinta-Mu.
Bacaan Injil
Inilah Injil Suci menurut Yohanes (7:37-39)
"Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe (U. Terpujilah Kristus)
Renungan
Saudara-saudari
terkasih dalam Kristus, Seperti yang Anda ketahui, dua simbol utama dan terkenal untuk Roh Kudus adalah api dan air. Api dimulai dari kecil, hanya percikan api, lalu nyala api kecil, dan dengan sedikit angin dan oksigen, api itu berkobar menjadi kobaran api yang dahsyat, kekuatan alam yang tak terkendali. Api dapat membersihkan lanskap dari dedaunan mati, menghancurkan bangunan, dan membuka jalan bagi pertumbuhan baru. Dari perspektif spiritual, inilah yang Yesus inginkan untuk dunia. Yesus berkata dalam Injil, “Aku datang untuk mengobarkan api di dunia, dan Aku berharap api itu sudah menyala!" Yesus tidak berbicara tentang kebakaran yang dahsyat yang menghancurkan dan membunuh, tetapi Dia berbicara tentang Roh Kudus. Dan seperti api, Roh Kudus sangatlah berkuasa. Ia mengubah, memurnikan, memberi terang, dan memberi kehangatan. Api adalah unsur penting untuk menopang kehidupan manusia. Tanpa api, kita akan berada dalam kegelapan. Tanpa api, kita bisa membeku sampai mati. Tanpa api, kita tidak akan bisa memasak makanan dan hidangan kita, yang memurnikannya dari bakteri. Demikian pula, Roh Kudus sangat penting bagi kehidupan rohani kita. Roh Kudus memberi kita terang dan bimbingan. Roh Kudus menerangi hati nurani kita untuk mendengar suara Tuhan dan dibimbing kepada kehendak-Nya yang kudus. Roh Kudus menghangatkan kita dengan penghiburan kebenaran Tuhan dan kasih-Nya. Dan Roh Kudus memurnikan kita dengan membuat kita menyadari bakteri dosa, sehingga kita dapat dibersihkan melalui sakramen pengakuan dosa. Yang terpenting, Roh Kudus adalah kuasa yang mengubah.
Oleh kuasa Roh Kudus, Firman menjadi manusia dalam rahim seorang perawan. Oleh Roh Kudus, roti dan anggur biasa menjadi tubuh, darah, jiwa, dan keilahian Yesus. Melalui kuasa Roh Kudus, manusia turut serta dalam kehidupan ilahi dan dijadikan anak-anak Allah. Melalui kuasa Roh Kudus, kita semua diberi karunia dan rahmat dalam karisma, dalam baptisan kita, dan dalam penguatan iman, sehingga kita dapat mewujudkan Kerajaan Allah.
Pada hari Pentakosta, Bapa dan Putra mengutus Roh Kudus ke dunia seperti api. Dan api itu menyala dan menjadi kobaran api rahmat Allah, pengharapan, sukacita, damai sejahtera, dan kasih-Nya. Kita masing-masing dalam baptisan dan penguatan iman menerima nyala api ini, lidah api ini. Roh Kudus berdiam di dalam diri kita masing-masing, di dalam hati dan jiwa kita, menunggu untuk dikobarkan menjadi tungku, untuk menyebar ke segala sesuatu yang disentuhnya.
Pertanyaannya adalah, apakah Anda melakukan ini? Kita semua telah menerima Roh Kudus. Apakah Anda mengobarkan karunia Roh Kudus yang telah Allah berikan kepada Anda? Roh Kudus, kuasa Allah yang berdiam di dalam diri Anda? Atau apakah kita takut untuk membagikan iman? Apakah kita takut untuk membagikan pesan Injil Yesus? Apakah kita takut untuk keluar ke dunia dan kita hanya ingin tinggal di sini, dalam kenyamanan empat dinding gereja ini? Tidakkah Anda menyadari bahwa Anda memiliki kuasa Allah? Anda percaya bahwa Allah dapat melakukan segala sesuatu, dan berdiam di dalam diri setiap Anda. Dan beberapa dari Anda mungkin bertanya, bagaimana saya melakukannya? Bagaimana saya menyalakan Roh Kudus? Anda melakukannya melalui doa, memiliki kehidupan doa yang disiplin dan teratur. Tetap berhubungan dan bersekutu dengan Allah. Sering menggunakan dan mendekati sakramen Ekaristi, terutama dalam pengakuan dosa. Membaca Kitab Suci, Sabda Allah. Dan kemudian membuka hati Anda dalam doa secara khusus kepada Roh Kudus. Apa yang harus kita takuti dengan kuasa Allah? Dunia sudah matang.
Saya pikir Anda semua dapat melihatnya. Dunia kering, seperti tulang-tulang dalam nubuat Yehezkiel. Dunia kering karena dosa, karena pengejaran kesenangan duniawi dan kenyamanan daging. Siapa yang akan menyalakan api di dunia? Siapa yang akan mengambil api itu dan pergi menyebarkan kasih Kristus kepada tulang-tulang kering ini? Jika Anda tidak memberitakan Yesus Kristus, siapa yang akan melakukannya? Dunia haus akan kebenaran dan kasih. Hanya kebenaran dan kasih yang dapat diberikan Yesus kepada mereka. Itulah sebabnya Yesus juga berbicara hari ini dalam Injil hari ini bahwa Roh Kudus juga seperti air. Dan siapa pun yang datang kepada Kristus dan minum air ini, Roh ini, air itu akan menjadi seperti sumur di dalam dirinya, yang mengalir dan melimpah ke dunia untuk memberi minum kepada mereka yang haus. Apakah Anda minum dari mata air ini? Seberapa sering Anda mendekati Kristus dan minum dalam-dalam dari kasih-Nya? Dari kebenaran-Nya, membuka Kitab Suci, berdoa, berlutut, memohon belas kasihan. Siapa yang akan memberi minum jiwa yang haus jika bukan Anda yang hadir di sini malam ini minum dari mata air itu? Apa gunanya jika Anda hanya minum dari mata air ini? Apakah Anda hanya memikirkan jiwa Anda sendiri dan tidak mengubahnya oleh kuasa Roh Kudus yang kemudian mengutus Anda? Yesus sendiri dipimpin oleh Roh, dipimpin ke padang gurun, dipimpin dalam misi-Nya untuk melakukan kehendak Bapa. Oleh Roh yang sama, Yesus mengutus kita, tetapi tidak sendirian. Lemah dalam kodrat manusia kita, ya, tetapi kuat dengan kuasa Allah. Kita hanya dapat menerima karunia itu jika kita menerimanya, jika kita datang ke sini dan memeliharanya serta mengobarkannya menjadi api. Kita harus melakukan ini baik melalui kata-kata maupun tindakan kita.
Malam ini, pada Vigili Pentakosta yang agung ini, minumlah dalam-dalam kasih dan Roh Allah di sini dalam Misa. Mintalah Yesus untuk mencurahkan Roh lebih melimpah ke dalam hatimu, dan untuk mengobarkan api itu menjadi nyala. Sehingga dengan kuasa Allah, masing-masing dari Anda, dengan bakat dan karunia unik yang telah diberikan Roh Kudus kepadamu, dapat pergi ke dunia, dan menyalakan api di dunia. Jangan takut akan Injil yang kamu percayai. Kamu memiliki kuasa Allah. Dan tidak ada yang perlu ditakutkan. (RENUNGAN PAGI)
Ikuti saluran whatsapp renunganpagi.id klik tautan ini
Antion Komuni (Yoh 7:37)
Pada hari
terakhir, yaitu pada puncak perayaan, Yesus berdiri dan berseru, "Siapa
saja yang haus, hendaklah ia datang kepada-Ku dan minum!" Alleluya.
On the last day of the festival, Jesus stood and cried out: If anyone is thirsty, let him come to me and drink, alleluia.
atau
Ultimo festivitatis die dicebat Iesus: Qui in me credit, flumina de ventre eius fluent aquæ vivæ.
Hoc autem dixit de Spiritu, quem accepturi erant credentes in eum, alleluia, alleluia. (Yoh 7:37-39)




