Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Ujud Kerasulan Doa Bulan Agustus 2026

 

 Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini.
Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putera-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi pembimbing dan kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi kasih-Mu.
Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan […] ini:

 

AGUSTUS 2026

Ujud Gereja Universal – Pewartaan Injil di Kota – Semoga di kota-kota besar yang sering ditandain dengan keterasingan dan kesepian  kita dapat menemukan cara-cara baru untuk mewartakan Injil dan jalan kreatif untuk membangun komunitas kasih.

Ujud Gereja Indonesia – Keadilan sosial  bagi seluruh rakyat Indonesia – Semoga HUT NKRI ini, pemerintah menggunakan jabatannya bukan untuk menyejahterakan kepentingan sendiri melainkan kepentingan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

Ujud Khusus – Membangun relasi – Supaya pelbagai kelompok ciptaan dapat saling bahu-membahu melalui tindakan saling mengasihi yang mendalam.




Bulan Agustus secara tradisional didedikasikan untuk Hati Maria Yang Tak Bernoda, yang hatinya adalah pola dan model dari segala kebajikan, dari segala kemurnian!

Orang Kudus hari ini: 01 Agustus 2026 St. Alfonsus Maria de Liguori

 
Transalpine Redemptorists CC
 
 
 Hari ini, Gereja memperingati Santo Alfonsus Maria de Liguori, pendiri dari ordo religius yang dikenal sebagai Kongregasi Penebus Mahakudus, juga dikenal sebagai Redemptoris. Santo Alfonsus Liguori benar-benar seorang hamba Tuhan yang hebat, seorang uskup dan hamba Tuhan yang setia, yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk melayani Tuhan, Tuhan dan Gurunya. Ia lahir dalam keluarga bangsawan kecil, dan kemudian unggul dalam bidang akademiknya dan studinya, serta menjadi seorang pengacara selama beberapa tahun. Namun, ia tidak benar-benar menemukan kepuasan dan sukacita sejati dalam hidup, dan mencari makna yang lebih dalam dalam hidupnya. Santo Alfonsus Maria de Liguori kemudian akhirnya mencari Tuhan dalam kehidupan yang dikuduskan, sebagai seorang imam dan misionaris Tuhan, dalam mewartakan kasih dan kebenaran Tuhan kepada banyak orang, dengan inisiatif dan upayanya menjangkau puluhan ribu orang, yang tersentuh oleh khotbahnya yang tulus dan jelas, penuh dengan kebenaran dan kasih sejati kepada Tuhan.

Sabtu, 01 Agustus 2026 Peringatan Wajib St. Alfonsus Maria de Liguori, Uskup dan Pujangga Gereja

Sabtu, 01 Agustus 2026
Peringatan Wajib St. Alfonsus Maria de Liguori, Uskup dan Pujangga Gereja
    
“Semakin seseorang mengasihi Allah, semakin besar alasan untuk berharap pada-Nya. Pengharapan inilah yang, dalam diri para kudus, menghasilkan sebuah kedamaian tak terkatakan, yang mampu bertahan meski dalam kesulitan, sebab seiring mereka mengasihi Allah, dan memahami betapa indahnya Dia bagi mereka yang mengasihi-Nya, mereka menempatkan seluruh kepercayaan mereka dan menemukan peristirahatan mereka hanya di dalam Dia.” — St. Alfonsus Maria de Liguori
   

Antifon Pembuka (Mzm 131:9)

Tuhan bersabda, "Seorang imam akan Kuangkat bagi-Ku. Ia setia pada-Ku dan bertindak menurut maksud dan keinginan-Ku."

Doa Pagi


Allah Bapa, Penyelamat Umat Manusia, Engkau selalu membangkitkan tokoh-tokoh agung untuk menyegarkan semangat Gereja-Mu. Semoga kami mengikuti jejak Santo Alfonsus Maria dan giat mengusahakan keselamatan sesama, supaya kami pantas memperoleh ganjaran di surga. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.        


Bacaan-bacaan dan Mazmur Tanggapan dari hari biasa, atau dari Rumus Umum Gembala Umat atau Pujangga Gereja, misalnya Rm 8:1-4; Mzm 119:9.10.11.12.13.14; R:12b; Mat 5:13-19
.
 

 
         
     
Bacaan dari Kitab Yeremia (26:11-16.24)
   
"Tuhan benar-benar mengutus aku kepadamu untuk menyampaikan segala perkataan ini kepadamu."
      
Setelah Yeremia ditangkap karena nubuat yang disampaikannya, para imam dan para nabi berkata kepada para pemuka dan seluruh rakyat, “Orang ini patut mendapat hukuman mati, sebab ia telah bernubuat tentang kota ini, seperti yang kalian dengar dengan telingamu sendiri.” Tetapi Yeremia berkata kepada para pemuka dan seluruh rakyat, “Tuhanlah yang telah mengutus aku bernubuat tentang kota dan rumah ini; Tuhanlah yang mengutus aku menyampaikan segala perkataan yang telah kalian dengar itu. Oleh karena itu perbaikilah tingkah langkah dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara Tuhan, Allahmu, sehingga Tuhan mencabut kembali malapetaka yang diancamkan-Nya atas kalian. Tetapi aku ini, sesungguhnya aku ada di tanganmu. Perbuatlah kepadaku apa yang baik dan benar menurut anggapanmu. Hanya ketahuilah sungguh-sungguh, bahwa jika kalian membunuh aku, maka kalian mendatangkan darah orang tak bersalah atas dirimu dan atas kota ini beserta penduduknya. Sebab Tuhan benar-benar mengutus aku kepadamu untuk menyampaikan segala perkataan ini kepadamu.” Lalu berkatalah para pemuka dan seluruh rakyat itu kepada para imam dan para nabi, “Orang ini tidak patut mendapat hukuman mati, sebab ia telah berbicara kepada kita demi nama Tuhan, Allah kita.” Maka Yeremia dilindungi oleh Ahikam bin Safan, sehingga ia tidak diserahkan ke dalam tangan rakyat, untuk dibunuh.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 31 Juli 2026 St. Ignatius dari Loyola

 
Fr Lawrence Lew, O.P. | Flickr CC BY-NC-ND 2.0


Hari ini, Gereja memperingati Santo Ignatius dari Loyola, Pendiri Serikat Yesus atau Yesuit. Pada hari ini, saat kita mengenang kehidupan Santo Ignatius dari Loyola dalam hidupnya, dalam pengabdiannya untuk melayani Tuhan, semoga kita juga terinspirasi untuk melakukan hal yang sama dalam hidup kita sendiri. Santo Ignatius dari Loyola lahir dengan nama Inigo Lopez dalam keluarga bangsawan rendahan di wilayah Basque di bagian utara Spanyol saat ini. Dan setelah masa kecil yang agak bergejolak, Santo Ignatius dari Loyola muda tertarik pada kehidupan militer, dan dibujuk serta tergoda oleh banyak pengejaran hedonistik dan materialistis dunia, sehingga di masa remajanya, ia mulai berjudi, menari, berduel, dan mengejar wanita muda, seperti yang umum terjadi pada masa itu di kalangan bangsawan dan orang kaya.

Kemudian, ketika Santo Ignatius dari Loyola bergabung dengan militer, selama lebih dari satu dekade, ia mengalami banyak momen gemilang dan kemenangan, tetapi ketika ia terluka dalam pertempuran tertentu, ia menghadapi momen yang mengubah hidupnya dan perjumpaan dengan Tuhan, melalui mana ia memutuskan untuk melepaskan daya tarik kemuliaan dan godaan duniawi, kebesaran dan keinginan, dan sejak saat itu, mengabdikan dirinya pada kehidupan yang didedikasikan hanya untuk kemuliaan Tuhan yang lebih besar. Ini akan menjadi motto ordo religius yang akan ia dirikan, yaitu Serikat Yesus, juga dikenal sebagai Yesuit. Motto mereka adalah Ad maiorem Dei gloriam (sering disingkat AMDG) ‘"Untuk kemuliaan Allah yang lebih besar."’. Santo Ignatius dari Loyola mengumpulkan beberapa orang lain yang berpikiran sama, yang menjadi anggota pertama Yesuit, dan mendedikasikan diri mereka dan upaya mereka sejak saat itu untuk melayani Tuhan setiap saat.

Jumat, 31 Juli 2026 Peringatan Wajib St. Ignatius dari Loyola

Jumat, 31 Juli 2026
Peringatan Wajib St. Ignatius dari Loyola

“Keberanian untuk berdiri kokoh dalam kebenaran adalah tuntutan yang tak terhindarkan dari mereka yang dikirim Tuhan sebagai domba diantara serigala. “Mereka yang takut akan Tuhan tidak akan takut”, kata kitab Sirakh (34:16). Takut akan Allah membebaskan kita dari takut akan manusia. Ia membebaskan.” – Paus Benediktus XVI
     
Antifon Pembuka (Mzm 81:10-11a)

Dalam nama Yesus hendaknya setiap makhluk di surga, di bumi dan di bawah bumi bertekuk lutut. Dan demi kemuliaan Bapa hendaknya setiap lidah mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan.

At the name of Jesus, every knee should bend of those in heaven and on earth and under the earth, and every tongue confess that Jesus Christ is Lord, to the glory of God the Father.
   
Doa Pagi

Allah Bapa Mahamulia, untuk menyebarluaskan kemuliaan nama-Mu, Engkau menampilkan Santo Ignasius di tengah umat. Semoga dengan bantuan dan teladannya kami berjuang di dunia, agar memperoleh mahkota di surga. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
 



Bacaan dari Nubuat Yeremia (26:1-9)  
       
"Seluruh rakyat berkumpul menghadap Tuhan."
   
Pada permulaan pemerintahan Yoyakim, anak Yosia raja Yehuda, datanglah firman ini dari TUHAN, bunyinya: Beginilah firman TUHAN: "Berdirilah di pelataran rumah TUHAN dan katakanlah kepada penduduk segala kota Yehuda, yang datang untuk sujud di rumah TUHAN, segala firman yang Kuperintahkan untuk kaukatakan kepada mereka. Janganlah kaukurangi sepatah katapun! Mungkin mereka mau mendengarkan dan masing-masing mau berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat, sehingga Aku menyesal akan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka oleh karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat. Jadi katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN: Jika kamu tidak mau mendengarkan Aku, tidak mau mengikuti Taurat-Ku yang telah Kubentangkan di hadapanmu, dan tidak mau mendengarkan perkataan hamba-hamba-Ku, para nabi, yang terus-menerus Kuutus kepadamu, --tetapi kamu tidak mau mendengarkan-- maka Aku akan membuat rumah ini sama seperti Silo, dan kota ini menjadi kutuk bagi segala bangsa di bumi." Para imam, para nabi dan seluruh rakyat mendengar Yeremia mengucapkan perkataan-perkataan itu dalam rumah TUHAN. Lalu sesudah Yeremia selesai mengatakan segala apa yang diperintahkan TUHAN untuk dikatakan kepada seluruh rakyat itu, maka para imam, para nabi dan seluruh rakyat itu menangkap dia serta berkata: "Engkau harus mati! Mengapa engkau bernubuat demi nama TUHAN dengan berkata: Rumah ini akan sama seperti Silo, dan kota ini akan menjadi reruntuhan, sehingga tidak ada lagi penduduknya?" Dan seluruh rakyat berkumpul mengerumuni Yeremia di rumah TUHAN.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Kamis, 30 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XVII

   

Kamis, 30 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XVII
   
“Semua bunga yang kamu peroleh karena perbuatanmu yang baik akan kamu bahwa serta menghadap Tuhan.” (St. Basilius Agung)

  

Antifon Pembuka (Mzm 146:5a.6)

Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong. Dialah pencipta langit dan bumi, laut dan segala isinya, yang tetap setia untuk selama-lamanya.

Doa Pagi

Allah Bapa pencipta jagat raya, kami ini seutuhnya Engkaulah yang memberi dan hidup kami berada di tangan-Mu. Semoga kami Kaujadikan umat yang selalu patuh setia memperhatikan kebahagiaan sesama.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.   
       
 

 
Bacaan dari Kitab Yeremia (18:1-6)
 
"Seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kalian di tangan-Ku." 
    
Tuhan bersabda kepada Yeremia, “Pergilah segera ke rumah tukang periuk! Di sana Aku akan memperdengarkan sabda-Ku kepadamu.” Lalu pergilah aku ke rumah tukang periuk, dan kebetulan ia sedang bekerja dengan pelarikan. Apabila bejana yang sedang dibuatnya dari tanah liat itu rusak di tangannya, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut keinginannya. Kemudian bersabdalah Tuhan kepadaku, “Masakan Aku tidak bertindak terhadap kalian seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah sabda Tuhan. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kalian di tangan-Ku, hai kaum Israel!
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong.
Ayat. (Mzm 146:2abc.2d-4.5.6)
1. Aku hendak memuliakan Tuhan selama aku hidup, dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.
2. Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak – manusia yang tidak dapat memberikan keselamatan. Apabila nyawanya melayang, ia kembali ke tanah; pada hari itu juga lenyaplah maksud-maksud hatinya.
3. Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada Tuhan, Allahnya: Dialah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; yang tetap setia untuk selama-lamanya.

Rabu, 29 Juli 2026 Peringatan Wajib St Marta, Maria, Lazarus - Sahabat Tuhan

 

Rabu, 29 Juli 2026
Peringatan Wajib St Marta, Maria, Lazarus - Sahabat Tuhan
   
Marta menerima Tuhan seperti menerima para peziarah (St. Agustinus)

     
  Antifon Pembuka (Luk 10:38)

Yesus memasuki sebuah dusun, dan seorang wanita bernaoma Marta menyambut-Nya ke dalam rumahnya.
 
Intravit Iesus in quoddam castellum, et mulier quaedam Martha nomine excepit illum in domum suam.

Jesus entered a village, where a woman named Martha welcomed him into her home.
          

Doa Pagi

Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Putra-Mu telah sudi bertamu di rumah Santa Marta. Semoga berkat doanya kami setia melayani Kristus dalam diri sesama kami, supaya kelak kami pun masuk ke dalam kediaman surgawi. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang masa. Amin. 
 




 
 
Bacaan Injil diambil dari rumus khusus untuk Peringatan Wajib Santa Marta 
     
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes (4:7-16)

"Allah adalah kasih."

Anak-anakku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allahlah yang telah mengasihi kita dan telah mengutus Anak-Nya sebagai silih bagi dosa-dosa kita. Anak-anakku kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita pun saling mengasihi. Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah. Tetapi jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. Beginilah kita ketahui, bahwa kita berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: yakni bahwa Ia telah mengaruniai kita mendapat bagian dalam Roh-Nya. Kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia. Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah. Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Selasa, 28 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XVII

 
Selasa, 28 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XVII

“Sedikit air dicampur dengan anggur untuk menggambarkan pencampuran atau persatuan yang terjadi dalam inkarnasi Sang Firman antara keilahian dan kemanusiaan-Nya, dan juga untuk menggambarkan persatuan intim yang disebabkan dalam Komuni sakramental antara Yesus Kristus dan orang yang menerima Komuni.” — St. Alfonsus Liguori

       

Antifon Pembuka (Mzm 103:8.10)
    
Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang kesabaran-Nya dan berlimpah kasih setia-Nya. Tak pernah melakukan kita setimpal dosa kita atau membalas kita setimpal kesalahan kita.
   

Doa Pagi

Allah Bapa Mahabaik, Engkau telah memperbarui perjanjian-Mu dengan kami melalui Yesus Kristus, Putra-Mu. Bantulah kami untuk berbalik dari segala kejahatan dan mampukanlah kami untuk makin setia kepada-Mu.. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
     

Bacaan dari Kitab Yeremia (14:17-22)
  
"Ya Tuhan, janganlah kiranya membatalkan perjanjian-Mu dengan kami." 
         
Air mataku bercucuran siang dan malam tiada hentinya, sebab anak dara, puteri bangsaku, dilukai dengan luka parah, luka yang sama sekali tak tersembuhkan. Apabila aku keluar ke padang, di sana ada orang-orang yang mati terbunuh oleh pedang! Apabila aku masuk ke dalam kota, di sana ada orang-orang sakit kelaparan.” Bahkan baik nabi maupun imam menjelajah negeri yang tidak dikenalnya. Telah Kautolakkah Yehuda sama sekali? Telah merasa muakkah Engkau terhadap Sion? Mengapakah kami Kaupukul sedemikian, hingga tidak ada lagi kesembuhan bagi kami? Kami mengharapkan damai sejahtera, namun tiada sesuatu yang baik. Kami mengharapkan kesembuhan, namun hanya ada kengerian. Ya Tuhan, kami insaf akan kejahatan kami, dan akan kesalahan leluhur kami; kami sungguh telah berdosa terhadap-Mu; janganlah kiranya menolak kami, dan janganlah Engkau menghinakan tahta kemuliaan-Mu! Ingatlah akan perjanjian-Mu dengan kami, janganlah kiranya membatalkannya. Adakah yang dapat menurunkan hujan di antara para dewa kesia-siaan bangsa-bangsa itu? Atau dapatkah langit sendiri memberi hujan lebat? Bukankah hanya Engkau saja, ya Tuhan Allah kami, pengharapan kami, yang membuat semuanya itu?
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Senin, 27 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XVII

 
Senin, 27 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XVII
   
Sebagaimana ragi mengembangkan adonan, demikian Kerajaan Allah harus mengembangkan dunia dengan bantuan Roh Kristus Bdk. AA 5.. Dan pengaruh ini harus dibuktikan dengan membuat relasi pribadi dan sosial, tata ekonomi, dan hubungan internasional menjadi lebih adil. Sementara itu, tidak boleh dilupakan bahwa tanpa manusia berusaha untuk berlaku adil, tidak akan tercipta tata dunia yang adil. (Katekismus Gereja Katolik, 2832)

Antifon Pembuka (Mat 11:25)

Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum kecil.

Doa Pagi
     
Ya Allah, dalam kurban Kristus yang satu dan sempurna, Engkau telah menyempurnakan berbagai kurban Perjanjian Lama. Semoga, meski kami diliputi kelemahan dan dosa, kami tetap tekun memelihara benih-benih kebaikan yang telah Kautanam dalam diri kami sehingga dapat menghasilkan buah yang melimpah. Sebab Dialah Tuhan, yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
 

 
                   
Bacaan dari Kitab Yeremia (13:1-11)
 
"Bangsa ini akan menjadi seperti ikat pinggang yang tidak berguna untuk apa pun."
   
Beginilah sabda Tuhan kepadaku, "Pergilah membeli ikat pinggang lenan, dan ikatkanlah pada pinggangmu, tetapi jangan kaucelupkan ke dalam air!" Maka aku membeli ikat pinggang seperti yang disabdakan Tuhan, lalu kuikatkan pada pinggangku. Sesudah itu datanglah sabda Tuhan kepadaku untuk kedua kalinya, "Ambillah ikat pinggang yang telah kaubeli, yang sekarang ada pada pinggangmu itu. Pergilah segera ke Sungai Efrat, dan sembunyikanlah di sana, di celah-celah bukit batu!" Maka pergilah aku dan menyembunyikannya di tepi Sungai Efrat sebagaimana diperintahkan Tuhan kepadaku. Sesudah beberapa lama bersabdalah Tuhan kepadaku, "Pergilah segera ke Sungai Efrat, dan ambillah dari sana ikat pinggang yang Kuperintahkan kausembunyikan di sana!" Maka pergilah aku ke Sungai Efrat, lalu aku menggali dan mengambil ikat pinggang itu dari tempat aku menyembunyikannya. Tetapi ternyata ikat pinggang itu sudah lapuk, tidak berguna lagi untuk apa pun. Lalu datanglah sabda Tuhan kepadaku, "Beginilah sabda Tuhan, 'Demikianlah Aku akan menghapuskan kecongkakan Yehuda dan Yerusalem. Bangsa yang jahat ini enggan mendengarkan sabda-Ku. Mereka mengikuti kedegilan hatinya dan mengikuti allah lain untuk beribadah dan bersujud kepada mereka. Bangsa yang jahat ini akan menjadi seperti ikat pinggang yang tidak berguna untuk apa pun. Sebab seperti ikat pinggang melekat pada pinggang seseorang, demikianlah dahulu segenap kaum Israel dan segenap kaum Yehuda Kulekatkan kepada-Ku,' demikianlah sabda Tuhan, 'supaya mereka itu menjadi umat yang ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku. Tetapi mereka itu tidak mau mendengar.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Bacaan Harian: 27 Juli - 02 Agustus 2026

Senin, 27 Juli: Hari Biasa Pekan XVII (H). 
Yer 13:1-11; MT Ul 32:18-19.20.21; Mat 13:31-35. 
 
Selasa, 28 Juli: Hari Biasa Pekan XVII (H). 
Yer 14:17-22; Mzm 79:8.9.11.13; Mat 13:36-43.
 
Rabu, 29 Juli: Peringatan Wajib St. Marta, Maria dan Lazarus, Sahabat Tuhan (P). 
1Yoh. 4:7-16; Mzm. 34:2-3,4-5,6-7, 8-9,10-11; Yoh. 11:19-27 atau Luk. 10:38-42. 
 
Kamis, 30 Juli: Hari Biasa Pekan XVII (H). 
Pfak St. Petrus Krisologus
Yer 18:1-6; Mzm 146:2abc.2d-4.5-6; Mat 13:47-53.
 
Jumat, 31 Juli: Peringatan Wajib St. Ignasius dari Loyola (P). 
Yer 26:1-9; Mzm 69:5.8-10.14; Mat 13:54-58.

Sabtu, 01 Agustus: Peringatan Wajib St. Alfonsus Maria de Liguori (P). 
Hari Sabtu Imam
Yer 26:11-16.24; Mzm 69:15-16.30-31.33-34; Mat 14:1-12

Minggu, 02 Agustus: Hari Minggu Biasa XVIII (H). 
Yes. 55:1-3; Mzm. 145:8-9,15-16,17-18; Rm. 8:35,37-39; Mat. 14:13-21. 
 
 
Credit: Sidney de Almeida/istock.com    

Minggu, 26 Juli 2026 Hari Minggu Biasa XVII

 


Jennifer Boyer/flickr  (CC BY 2.0)

Minggu, 26 Juli 2026
Hari Minggu Biasa XVII
Hari Orangtua, Kakek dan Nenek Sedunia 

Bila Ekaristi adalah pusat dan pucak hidup Gereja, maka haruslah juga menjadi pusat dan puncak dari pelayanan imamat. Dengan demikian, penuh dengan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, saya ulangi bahwa Ekaristi adalah prinsip dan inti alasan pengadaan Sakramen Imamat, yang memang timbul pada saat pendarasan Ekaristi. (St. Yohanes Paulus II)
 
     

Antifon Pembuka (Mzm 67:6.7.36)

Allah bersemayam di tempat-Nya yang kudus. Di dalam rumah-Nya Ia menghimpun semua orang. Dia sendiri akan memberi kekuatan dan keberanian kepada umat-Nya.
 
God is in his holy place, God who unites those who dwell in his house; he himself gives might and strength to his people.
 
Deus in loco sancto suo: Deus, qui inhabitare facit unanimes in domo: ipse dabit virtutem et fortitudinem plebi suæ.
 

Doa Pagi


Allah, Engkaulah pelindung bagi mereka yang berharap kepada-Mu. Tanpa Engkau, tiada suatu pun yang baik, tiada suatu pun yang kudus. Lipatgandakanlah belas kasih-Mu dalam diri kami agar dengan bimbingan dan bantuan-Mu kami menggunakan harta yang fana dengan tetap terarah pada harta yang abadi.  Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.        

Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja (3:5.7-12)
 
  
 "Salomo meminta hikmat dan pengertian."
      
Pada suatu malam Tuhan menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi. Beginilah firman Tuhan Allah, "Mintalah apa yang kauharapkan dari pada-Ku!" Lalu Salomo berkata, "Ya Tuhan, Allahku, Engkau telah mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman. Kini hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya. Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang paham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan tepat, dengan membedakan mana yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini? "Tuhan sangat berkenan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. Maka berfirmanlah Allah kepada Salomo, "Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian, dan tidak meminta umur yang panjang atau kekayaan, atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka Aku akan melakukan sesuai dengan permintaanmu! Sungguh Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorang pun seperti engkau, dan sesudah engkau pun takkan bangkit seorang seperti engkau.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah. 

Sabtu, 25 Juli 2026 Pesta Santo Yakobus, Rasul

 
Sabtu, 25 Juli 2026
Pesta Santo Yakobus, Rasul

"Dari semula Yakobus giat penuh semangat. Ia mengesampingkan semua kepentingan dunia hingga ia mati dibunuh." (St. Yohanes Krisostomus)

Antifon Pembuka (Mat 4:18.21)

Ketika Yesus berjalan di pantai Danau Galilea, Ia melihat Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya. Mereka sedang memperbaiki jala dan Yesus memanggil mereka.

As he walked by the Sea of Galilee, Jesus saw James the son of Zebedee and John his brother mending their nets and he called them.
 
  
  
 
Pada Misa ini ada Madah Kemuliaan 
  
 
Doa Pagi

Allah Bapa Yang Mahakuasa dan Kekal, di antara para rasul, Santo Yakobuslah yang pertama Kaukuduskan sebagai martir. Semoga umat-Mu menimba kekuatan dari kesaksiannya dan menemukan perlindungan berkat doanya.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.  
Public Domain


Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus (4:7-15)     
  
"Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami."
        
Saudara-saudara, harta pelayanan sebagai rasul kami miliki dalam bejana tanah liat, supaya nyata bahwa kekuatan yang berlimpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami sendiri. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terhimpit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian; kami dihempaskan, namun tidak binasa. Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. Sebab kami yang masih hidup ini terus-menerus diserahkan kepada maut demi Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata dalam tubuh kami yang fana ini. Demikianlah maut giat di dalam diri kami, sedangkan hidup giat di dalam kamu. Namun kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis, “Aku percaya, sebab itu aku berbicara.” Karena kami pun percaya, maka kami juga berbicara. Karena kami tahu, bahwa Allah yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Allah itu akan menghadapkan kami bersama dengan kamu ke hadirat-Nya. Sebab semuanya itu terjadi demi kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar karena semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menghasilkan ucapan syukur semakin melimpah bagi kemuliaan Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 24 Juli 2026 St Sharbel Makhluf, Biarawan dan Pertapa Maronit (1828-1898)

 



Saudara-saudari terkasih, hari ini Gereja memperingati St Sharbel Makhluf, yang merupakan seorang biarawan Katolik Maronit terkenal yang tinggal di bagian Lebanon saat ini, dilahirkan dalam keluarga yang saleh, dibesarkan dengan baik dalam iman oleh keluarganya. Dia akan memastikan bahwa dia punya waktu untuk berdoa dan berkomitmen kepada Tuhan bahkan sejak usia sangat muda. Akhirnya, ia menjadi seorang biarawan setelah bertahun-tahun persiapan dan pengajaran, mengambil nama yang membuatnya terkenal saat ini, yaitu nama Sharbel, yang diilhami oleh orang suci dengan nama tersebut, seorang martir Kristen di wilayah tersebut pada awal sejarah Gereja. Oleh karena itu, dia memulai kehidupan pengasingan dan penarikan diri dari dunia sebagai pertapa selama sisa hidupnya.

St Sharbel Makhluf menjalani kehidupan suci sejak usia sangat muda, dibesarkan dalam keluarga yang taat, dan kemudian menjadi seorang biarawan di tempat yang sekarang menjadi bagian dari Lebanon. Pada tahun 1851, ia memasuki biara Santa Perawan Maria dari Maifouk, menerima nama religius “Sharbel.” Dia mengucapkan kaul pada tahun 1853 dan ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1859. Setelah dipindahkan ke biara di Anaya, dia mendapat izin untuk hidup sebagai seorang pertapa. Dia hidup dalam kesendirian selama dua puluh tiga tahun mempersiapkan, merayakan, dan bersyukur atas Misa hariannya. Tak terhitung orang datang kepadanya, meminta nasehat dan doanya. Dia menjalani kehidupan yang sangat kudus, sepenuhnya mengabdi kepada Tuhan, dan ketika dia kemudian mengundurkan diri ke biara sebagai seorang biarawan, mengabdikan dirinya lebih banyak lagi kepada Tuhan, dia menunjukkan kepada banyak orang bagaimana mungkin bagi seseorang untuk mempercayakan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan, dan mengikuti Dia dalam perintah dan kehendak-Nya. 

Jumat, 24 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XVI

 
Jumat, 24 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XVI

"
Tuhan mengetahui seluruh hidup kita. Mereka yang memohon rahmat-Nya dengan penuh keyakinan tidak akan kecewa. Mintalah kepada-Nya untuk memberikan segala yang kamu butuhkan." 
-Santo Sharbel Makhluf   

Antifon Pembuka (Mzm 19:9)

Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati. Perintah Tuhan itu murni, membuat mata berseri.

Doa Pagi
     
Allah Bapa sumber kebenaran, sabda-Mu jujur dan benar untuk selamanya. Semoga Kautanam dalam-dalam di hati kami, agar kami semakin yakin, bahwa Engkau beserta kami.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin. 
     
Karya: Grzegorz Zdziarski/istock.com

  Bacaan dari Kitab Yeremia (3:14-17)
 
"Segala bangsa akan berkumpul ke Yerusalem."

Tuhan bersabda, “Bertobatlah, hai anak-anak yang murtad, sebab Akulah tuanmu! Aku akan mengambil kalian, seorang dari setiap kota, dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kalian ke Sion. Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku. Mereka akan menggembalakan kalian dengan pengetahuan dan pengertian.
Apabila pada masa itu kalian bertambah banyak dan beranak cucu di negeri ini,” demikianlah sabda Tuhan, “maka orang tidak lagi akan berbicara tentang tabut perjanjian Tuhan. Itu tidak lagi akan timbul dalam hati dan tidak lagi diingat orang. Orang tidak lagi akan mencarinya atau membuatnya kembali.
Pada waktu itu Yerusalem akan disebut takhta Tuhan, dan segala bangsa akan berkumpul ke sana, demi nama Tuhan di Yerusalem, dan mereka tidak lagi akan bertingkah menuruti kedegilan hatinya yang jahat.”
Demikianlah sabda Tuhan  
U. Syukur kepada Allah.

Kamis, 23 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XVI

 
Kamis, 23 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XVI
 
“Tidak seorang pun akan hidup, kalau Tuhan memalingkan wajah-Nya” (St. Ambrosius)
 

Antifon Pembuka (Mzm 36:8.10)

Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat cahaya.

Doa Pagi

 
Allah Bapa Yang Mahakuasa dan kekal, orang yang mencari Engkau, Engkau terima melalui Yesus, Sabda-Mu yang menjelma. Perkenankanlah kami mendengar, betapa agung kebahagiaan yang menjadi panggilan umat manusia. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang masa. Amin.
           
Siouxfall Diocese

Bacaan dari Kitab Yeremia (2:1-3.7-8.12-13)
 
   
"Mereka meninggalkan Daku, sumber air hidup, dan menggali sendiri kolam yang bocor."
       
Tuhan bersabda kepadaku, “Pergilah dan beritahukanlah kepada penduduk Yerusalem dengan mengatakan, ‘Beginilah sabda Tuhan: Aku teringat akan kasihmu pada waktu engkau masih muda, akan cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin. Pada waktu itu engkau mengikuti Aku di padang gurun, di negeri yang tidak ditaburi’. Ketika itu Israel kudus bagi Tuhan, sebagai buah bungaran dari hasil tanah-Nya. Semua orang yang memakannya bersalah dan tertimpa malapetaka”, demikianlah sabda Tuhan. Aku telah membawa kalian ke tanah yang subur agar kalian menikmati buahnya dan segala yang baik dari padanya. Tetapi segera setelah kalian masuk, kalian telah menajiskan tanah-Ku. Tanah milik-Ku telah kalian cemarkan. Para imam tidak lagi bertanya, ‘Di manakah Tuhan?’ Para ahli hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna.” “Terperanjatlah akan hal itu, hai langit, menggigil dan gemetarlah dengan sangat,” demikianlah sabda Tuhan. Sebab umat-Ku berbuat kejahatan ganda: mereka meninggalkan Daku, sumber air yang hidup, dan menggali sendiri kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Rabu, 22 Juli 2026 Pesta Santa Maria Magdalena

 

 
Maria Magdalena (Piero di Cosimo)
 
Rabu, 22 Juli 2026
Pesta Santa Maria Magdalena

“Kekudusan tidak berarti tidak pernah melakukan kesalahan atau dosa. Kekudusan meningkatkan kapasitas untuk bertobat, untuk menyesal, untuk bersedia memulai kembali dan, khususnya, untuk rekonsiliasi dan pengampunan.”
- Paus Benediktus XVI, Audiensi Umum 31 Januari 2007

  
Antifon Pembuka (Bdk. Yoh 20:17)

Yesus bersabda kepada Maria Magdalena, "Pergilah dan beritahukanlah kepada saudara-saudara-Ku: Aku naik kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."

The Lord said to Mary Magdalene: Go to my brothers and tell them: I am going to my Father and your Father, to my God and your God.

Doa Pagi

Allah Bapa Yang Mahamulia, Putra-Mu yang tunggal menyampaikan kabar sukacita Paskah yang mulia kepada Maria Magdalena mendahului para murid lainnya. Semoga berkat teladan dan doanya kami mewartakan Kristus yang hidup dan kelak melihat-Nya meraja dalam kemuliaan-Mu. Sebab Dialah Tuhan, yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang masa. Amin.

Bacaan Pertama
Bacaan dari Kidung Agung (3:1-4a)
  
"Impian mempelai perempuan."
  
Di dalam kerinduannya, sang mempelai berkata: Pada malam hari, di atas peraduanku, kucari jantung hatiku. Kucari dia, tapi tak kutemukan. Aku bangun dan berkeliling di kota; di jalan-jalan dan di lapangan-lapangan kucari dia, jantung hatiku. Kucari dia, tapi tak kutemukan. Aku ditemui peronda-peronda kota. “Apakah kamu melihat jantung hatiku?” Baru saja meninggalkan mereka, kutemukan jantung hatiku. Kupegang dia, dan tak kulepaskan lagi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

atau

Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus (5:14-17)

Saudara-saudara, kasih Kristus telah menguasai kami. Sebab kami telah mengerti bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan dibangkitkan bagi mereka. Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang pun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian. Jadi barangsiapa ada dalam Kristus, dia adalah ciptaan baru! Yang lama sudah berlalu, dan sungguh, yang baru sudah datang!
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 21 Juli 2026 St. Laurensius dari Brindisi

 

Public Domain


Saudara-saudari terkasih, hari ini Gereja memperingati St. Laurensius dari Brindisi, seorang imam Italia yang lahir di Brindisi, Italia selatan, dari keluarga pedagang. Ia akhirnya bergabung dengan para Saudara Kapusin dan ditahbiskan sebagai imam, serta dikenal karena bakat linguistiknya yang luar biasa. Dalam berbagai perannya dalam Ordo Kapusin, sebagai superior dan kemudian Vikaris Jenderal, dan dengan segenap bakatnya, Santo Laurensius dari Brindisi melakukan banyak karya baik demi Tuhan dan Gereja-Nya. Dia terus berkarya bahkan di bidang diplomasi dalam pelayanan Gereja dan perdamaian, sebagai Nunsius Apostolik dalam beberapa kesempatan dan di kesempatan lainnya. Dia melakukan yang terbaik sepanjang hidupnya untuk memuliakan Tuhan dengan apa yang telah dianugerahkan kepadanya, hingga akhir hayatnya, dengan percaya kepada Tuhan dalam segala hal.
 
Tulisan-tulisan St. Laurensius dari Brindisi yang bertahan mencakup banyak khotbahnya, komentar-komentar tentang Kitab Suci, dan sejumlah karya kontroversial melawan Lutheranisme. Khotbah dan risalahnya tentang Perawan Terberkati telah membuat beberapa orang menyebutnya sebagai sarjana Maria paling berpengaruh pada masanya. St Laurensius dari Brindisi meninggal pada tahun 1619 dan dikanonisasi pada tahun 1881. Paus St Yohanes XXIII menyatakannya sebagai Doktor Gereja pada tahun 1959, memberinya gelar Doktor Apostolik ("Doktor Apostolik").

Selasa, 21 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XVI

 
Selasa, 21 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XVI
  
Segala sesuatu mungkin bagi orang yang beriman, terlebih lagi bagi orang yang berharap, dan lebih lagi bagi orang yang mengasihi.

- Santo Laurensius dari Brindisi
    
Antifon Pembuka (Mzm 85:8)


Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu ya Tuhan, dan berilah kami keselamatan-Mu.


Doa Pagi 
    
Allah Bapa Maha Penyayang, semoga kami memahami kehendak-Mu, yang terungkap dalam sabda-Mu, dan semoga Engkau selalu mendampingi kami dengan penyelenggaraan-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
     

Credit: JMLPYT/istock.com
 
Bacaan dari Nubuat Mikha (7:14-15.18-20)
       
"Kiranya Engkau menunjukkan kasih setia-Mu"

Ya Tuhan, gembalakanlah umat-Mu dengan tongkat-Mu, kambing domba milik-Mu sendiri. Mereka terpencil mendiami rimba di tengah-tengah kebun buah-buahan. Biarlah mereka merumput di Basyan dan Gilead seperti pada zaman dahulu kala. Perlihatkanlah kepada kami tindakan-tindakan ajaib seperti pada waktu Engkau keluar dari Mesir. Adakah Allah lain seperti Engkau yang mengampuni dosa-dosa dan memaafkan pelanggaran yang dilakukan oleh sisa-sisa milik-Nya sendiri? Yang tidak murka untuk selama-lamanya, melainkan berkenan pada kasih setia? Biarlah Ia kembali menyayangi kita menghapus kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut. Kiranya Engkau menunjukkan setia-Mu kepada Yakub dan kasih-Mu kepada Abraham sebagaimana telah Kaujanjikan dengan sumpah kepada nenek moyang kami sejak zaman purbakala.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Senin, 20 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XVI

 

Senin, 20 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XVI
   
“Orang Katolik yang menerima Yesus dalam Sakramen Ekaristi Kudus menunjukkan rasa hormat dalam banyak cara. Sikap hormat terpenting adalah penerima Komuni berada dalam kondisi berahmat. Setiap orang Katolik yang sayangnya ada dalam kondisi berdosa berat harus pergi mengaku dosa dan menerima Komuni sebelum mendekati meja Ekaristi... Maka amat disesalkan bahwa pada lebih dari satu paroki, banyak umat secara teratur pergi menerima Komuni Kudus tetapi jarang atau tidak pergi untuk mengaku dosa. Dan beberapa dari mereka berkeliling dengan beban dosa berat dalam hati nurani mereka. Beberapa orang demikian disesatkan oleh pandangan keliru bahwa hanya sedikit orang yang mampu berbuat dosa berat, atau bahwa satu tindakan saja tidak bisa menjadi dosa berat, atau bahwa mereka tidak perlu menghiraukan apa yang dinyatakan otoritas mengajar Gereja sebagai dosa berat (seperti aborsi, kontrasepsi, hubungan sebelum menikah, atau euthanasia) tetapi baiklah sekadar mengikuti hati nurani mereka. Orang Katolik yang ingin memperlihatkan rasa hormat sejati terhadap Ekaristi Kudus akan memastikan dirinya berada dalam kondisi berahmat sebelum mendekati meja Ekaristi.” — Francis Kardinal Arinze
     

Antifon Pembuka (Mik 6:8)

Yang dituntut Tuhan dari padamu tak lain tak bukan ialah berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup rendah hati di hadapan Tuhan.

Doa Pagi
   

Allah Bapa Mahaluhur, ingatkanlah kami bahwasanya Engkau sejak semula mengusahakan keselamatan kami. Kiranya berkat sabda Putra-Mu kami Kauperkenankan ikut serta diselamatkan.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.           
Karya:Tinnakorn Jorruang/istock.com

Bacaan dari Nubuat Mikha (6:1-4.6-8)
       
   
"Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu, apa yang dituntut Tuhan dari padamu."
      
Dengarkanlah sabda yang diucapkan Tuhan, "Bangkitlah, lancarkanlah pengaduan di depan gunung-gunung, dan biarlah bukit-bukit mendengar suaramu! Dengarlah, hai gunung-gunung, pengaduan Tuhan, dan pasanglah telinga, hai dasar-dasar bumi! Sebab Tuhan mempunyai pengaduan terhadap umat-Nya, dan Ia beperkara dengan Israel. "Umat-Ku, apakah yang telah Kulakukan kepadamu? Dengan apakah engkau telah Kulelahkan? Jawablah Aku! Sebab Aku telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir dan telah membebaskan engkau dari rumah perbudakan dan telah mengutus Musa dan Harun dan Miryam sebagai penganjurmu. "Dengan apakah aku akan pergi menghadap Tuhan dan tunduk menyembah kepada Allah yang di tempat tinggi? Akan pergikah aku menghadap Dia dengan korban bakaran, dengan anak lembu berumur setahun? Berkenankah Tuhan kepada ribuan domba jantan, kepada puluhan ribu curahan minyak? Akan kupersembahkankah anak sulungku karena pelanggaranku dan buah kandunganku karena dosaku sendiri? "Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut Tuhan dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Bacaan Harian: 20 - 26 Juli 2026

Senin, 20 Juli 2026: Hari Biasa Pekan XVI (H).
Pfak St. Apollinaris
Mi 6:1-4.6-8; Mzm 50:5-6.8-9.16bc-17.21.23; Mat 12:38-42. 
 
Selasa, 21 Juli 2026: Hari Biasa Pekan XVI (H) 
Pfak St. Laurensius dr Brindisi
Mi 7:14-15.18-20; Mzm 85:2-4.5-6.7-8; Mat 12:46-50. 
 
Rabu, 22 Juli 2026:  Pesta St. Maria Magdalena (P). 
Kid. 3:1-4a atau 2Kor. 5:14-17; Mzm. 63:2,3-4,5-6,8-9; Yoh. 20:1.11-18. 
 
Kamis, 23 Juli 2026: Hari Biasa Pekan XVI (H).   
Pfak St. Birgitta
Yer 2:1-3.7-8.12-13; Mzm 36:6-7ab.8-9.10-11; Mat 13:10-17. 
 
Jumat, 24 Juli 2026: Hari Biasa Pekan XVI (H). 
Pfak St. Sharbel Makhluf
Yer 3:14-17; MT Yer. 31:10.11-12ab.13; Mat 13:18-23. 
 
Sabtu, 25 Juli 2026:  Pesta St. Yakobus, Rasul
2Kor. 4:7-15; Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6; Mat. 20:20-28. 
 
Minggu, 26 Juli 2026:  Hari Minggu Biasa XVII (H).
Hari Orangtua, Kakek dan Nenek Sedunia
1Raj. 3:5,7-12; Mzm. 119:57,72,76-77,127-128,129-130; Rm. 8:28-30; Mat. 13:44-52 (panjang) atau Mat. 13:44-46 (singkat)
 

Minggu, 19 Juli 2026 Hari Minggu Biasa XVI

 

 
Minggu, 19 Juli 2026
Hari Minggu Biasa XVI
   
“Banyak sekali umat beriman yang mengungkapkan keprihatinan mereka yang mendalam terhadap Gereja pada masa sekarang kepada saya, yaitu ketika tampak ada begitu banyak kebingungan tentang kebenaran dogmatis yang mendasar dan kebenaran moral. Saya mendorong mereka untuk memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran dan disiplin Gereja dan menyuarakan keprihatinan mereka, supaya para gembala dapat memahami kebutuhan yang mendesak untuk menyuarakan kebenaran iman dengan jelas dan berani, serta menerapkan kembali disiplin yang diperlukan untuk menjaga kebenaran yang sama ini dengan kasih dan ketegasan.” — Raymond Leo Kardinal Burke
 
Antifon Pembuka (Mzm 54:6-8)
   
Allah adalah Penolongku; Tuhanlah yang menopang aku. Dengan rela aku mempersembahkan kurban dan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, karena baiklah nama-Mu.
  
See, I have God for my help. The Lord sustains my soul. I will sacrifice to you with willing heart, and praise your name, O Lord, for it is good.
  
Ecce Deus adiuvat me, et Dominus susceptor est animæ meæ: averte mala inimicis meis, in veritate tua a disperde illos, protector meus Domine.
  

Doa Pagi

   
Allah Bapa yang penuh kasih, Engkau selalu memberi kesempatan kepada kami untuk bertobat. Semoga, kami peka dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang Kauberikan itu sehingga kesabaran-mu sungguh-sungguh membuahkan perbaikan dan pembaruan bagi hidup kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.                
Credit: PaoloGaetano/istock.com

Bacaan dari Kitab Kebijaksanaan (12:13.16-19)      
   
"Apabila mereka berdosa, Kauberi kesempatan untuk bertobat."
     
Selain Engkau, tidak ada Allah yang memelihara segala-galanya, sehingga Engkau harus membuktikan kepadanya bahwa Engkau menghukum dengan adil. Asas keadilan-Mu ialah kekuatan-Mu, dan karena berdaulat atas semuanya maka Engkau bersikap lunak terhadap segala sesuatu. Kekuatan-Mu hanya Kauperlihatkan apabila orang tak percaya akan kepenuhan kuasa-Mu, orang yang berani menentang kekuasaan-Mu Kaupermalukan. Tetapi, meskipun Engkau Penguasa yang kuat, Engkau mengadili dengan belas kasihan, dan dengan sangat murah hati memperlakukan kami. Sebab kalau mau, Engkau dapat berbuat apa saja. Dengan berlaku demikian Engkau mengajar umat-Mu bahwa orang benar harus sayang akan manusia. Anak-anak-Mu Kauberi harapan yang baik ini: Apabila mereka berdosa, Kauberi kesempatan untuk bertobat.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.  

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy