| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Rabu, 08 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XIV

 
Rabu, 08 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XIV 
      
Dunia modern mencoba membangun menara Babel baru, di mana manusia ingin menjadi Tuhan bagi dirinya sendiri, namun ia lupa bahwa menara yang dibangun tanpa pondasi kebenaran akan selalu runtuh.. – Uskup Agung Fulton J. Sheen

Antifon Pembuka (Mzm 10:12)

Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari Tuhan, sampai Ia datang dan menghujani kalian dengan keadilan.  
       
Doa Pagi 
   
Allah Bapa Mahakuasa dan kekal, sabda-Mu penuh daya kekuatan: membuka harapan dan penyembuhan bagi mereka yang mengimaninya. Kami mohon, buatlah subur dalam diri kami bagaikan padi di tanah yang menjadi rezeki bagi orang banyak. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin
        
Credit: wideonet/istock.com
Bacaan dari Kitab Hosea (10:1-3.7-8.12)
   
"Sudah waktunya untuk mencari Tuhan."
    
Israel adalah pohon anggur yang riap tumbuhnya, yang menghasilkan buah. Makin banyak buahnya, makin banyak dibuatnya mezbah-mezbah. Makin baik tanahnya, makin baik dibuatnya tugu-tugu berhala. Hati mereka licik, sekarang mereka harus menanggung akibat kesalahannya: Dia akan menghancurkan mezbah-mezbah mereka, akan meruntuhkan tugu-tugu berhala mereka. Sungguh, sekarang mereka berkata: "Kita tidak mempunyai raja lagi, sebab kita tidak takut kepada TUHAN. Apakah yang dapat dilakukan raja bagi kita?" Samaria akan dihancurkan; rajanya seperti sepotong ranting yang terapung di air. Bukit-bukit pengorbanan Awen, yakni dosa Israel, akan dimusnahkan. Semak duri dan rumput duri akan tumbuh di atas mezbah-mezbahnya. Dan mereka akan berkata kepada gunung-gunung: "Timbunilah kami!" dan kepada bukit-bukit: "Runtuhlah menimpa kami!" Menaburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari TUHAN, sampai Ia datang dan menghujani kamu dengan keadilan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
 
Mazmur Tanggapan
Ref. Carilah selalu wajah Tuhan
Ayat. (Mzm 105:2-3.4-5.6-7)
1. Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib! Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.
2. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.
3. Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya! Dialah Tuhan, Allah kita, ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi.

Bait Pengantar Injil do = f, 2/2, PS 951
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Mrk 1:15)
Kerajaan Allah sudah dekat; bertobatlah dan percayalah kepada Injil.
       

Inilah Injil Suci menurut Matius (10:1-7)
   
"Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
   
Pada suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat dan melenyapkan segala penyakit serta segala kelemahan. Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas, saudaranya; Yakobus, anak Zebedeus dan Yohanes, saudaranya; Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius, pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus. Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus, dan Ia berpesan kepada mereka, "Janganlah kalian menyimpang ke jalan bangsa lain, atau masuk ke dalam kota Samaria , melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel . Pergilah dan wartakanlah, 'Kerajaan Surga sudah dekat'."
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)


 
Renungan
   
 
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana Tuhan merekrut pekerja-Nya? Kita memiliki contoh dalam Injil hari ini tentang bagaimana semua itu terjadi. Tentu saja, kita dapat menilai apa yang ada dalam pikiran Yesus ketika Ia memanggil mereka, tetapi Ia tidak tertarik pada kualifikasi. Kita sangat mengetahui hal itu dari sedikit yang kita pahami tentang masing-masing dari kedua belas murid. 
   
Jika kita melihat mereka secara sepintas, sebenarnya tidak satu pun dari mereka yang memenuhi syarat sama sekali. Namun Yesus tampaknya tertarik kepada mereka karena satu atau lain alasan. Para penulis Kitab Suci, para sarjana Kitab Suci mengatakan bahwa bukan siapa mereka, tetapi lebih kepada apa yang mungkin akan mereka capai. Dan potensi yang Yesus lihat dalam diri masing-masing dari mereka tentu sangat signifikan. Jadi mereka berjalan bersama Yesus, mereka mendengarkan-Nya, mereka mengamati-Nya dengan sangat-sangat cermat, dan sesuatu terjadi pada mereka saat mereka menghabiskan waktu bersama-Nya. Sangat signifikan, dan tentu saja perubahan yang dahsyat dalam hidup mereka. 
   
Bukankah panggilan yang sama dari Tuhan datang kepada kita hari ini, baik kita berada di kapal nelayan atau di meja perusahaan? Sebenarnya tidak ada perbedaan yang terlalu besar sama sekali. Allah terus memanggil para pekerja-Nya untuk meninggalkan kehidupan nyaman mereka.  (LM/RENUNGAN PAGI) 

Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini



       
 Doa Malam 
 
Allah Bapa sumber pengharapan, kami mohon, semoga kami Kauutus membagikan kesehatan dan kebebasan kepada sesama; tetapi semoga lisan kami Kauberi sabda-Mu yang menumbuhkan pengharapan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy