Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Selasa, 07 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XIV

 
Selasa, 07 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XIV
  
“Marilah kita merindukan mereka yang ada di luar kawanan sebagai saudara-saudara kita” (St. Agustinus)
   

Antifon Pembuka (Mzm 115:10)

Hai umat Allah, percayalah kepada Tuhan! Dialah pertolonganmu dan perisaimu.

Doa Pagi
 
Allah Bapa Maha Pengasih, Engkaulah yang menciptakan segala sesuatu yang hidup dan merupakan sumber sukacita. Semoga nama-Mu menjadi kekuatan kami pada saat suka dan duka, pada saat sakit dan sehat. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.    
        
Credit: Tinnakorn Jorruang/istock.com  

Bacaan dari Kitab Hosea (8:4-7.11-13)
   
"Mereka menabur angin dan akan panen puting beliung."
  
Tuhan bersabda, “Mereka telah mengangkat raja, tapi tanpa persetujuan-Ku. Mereka mengangkat pemuka, tapi tanpa setahu-Ku. Bagi dirinya mereka telah membuat berhala-berhala dari emas dan perak. Maka mereka dibinasakan. Aku menolak anak lembumu, hai Samaria. Murka-Ku menyala terhadap mereka! Sampai berapa lama orang-orang Israel ini tidak dapat disucikan? Sebab patung anak lembu itu kan dibuat oleh tukang, dan itu bukan Allah! Sungguh, akan remuklah anak lembu Samaria itu! Mereka menabur angin! Maka mereka akan menuai puting beliung. Gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak akan menghasilkan tepung! Dan seandainya menghasilkan, maka orang-orang asing akan menelannya. Sungguh, Efraim telah memperbanyak mezbah. Tetapi mezbah-mezbah itu menjadikan mereka berdosa. Sekalipun Kutuliskan banyak pengajaran baginya semuanya akan mereka anggap sebagai sesuatu yang asing. Mereka menyukai kurban sembelihan. Mereka mempersembahkan daging dan memakannya. Tetapi Tuhan tidak berkenan kepada mereka. Sekarang Tuhan akan mengingat kesalahan mereka dan menghukum dosa mereka. Mereka harus kembali ke Mesir.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
 
Mazmur Tanggapan
Ref. Hai umat, percayalah kepada Tuhan.
Ayat. (Mzm 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10)
1. Allah kita di surga; Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya! Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia.
2. Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata tetapi tidak dapat melihat; mempunyai telinga, tetapi tdak dapat mendengar; mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.
3. Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan. Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya.
4. Hai Israel, percayalah kepada Tuhan: Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka. Hai kaum Harun, percayalah kepada Tuhan! Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.

Bait Pengantar Injil do = f, 2/2, PS 951
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat. (Yoh 10:27)
Aku ini gembala yang baik, sabda Tuhan; Aku mengenal domba-domba-Ku, dan domba-domba-Ku mengenal Aku
        
Inilah Injil Suci menurut Matius (9:32-38)
  
"Tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit."
   
Pada suatu hari dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan. Setelah setan diusir, orang bisu itu dapat berbicara. Maka heranlah orang banyak, katanya, “Hal semacam itu belum pernah dilihat orang di Israel!” Tetapi orang Farisi berkata, “Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.” Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah idabat dan mewartakan Injil Kerajaan Surga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu tergeraklah hati Yesus oleh belas kasih kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata Yesus kepada murid-murid-Nya, “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”
Verbum Domini 
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe 
(U. Terpujilah Kristus)

 

Renungan
     
Dalam Injil hari ini, kita melihat bagaimana orang-orang, setelah melihat Yesus mengusir setan dari orang bisu ini, orang-orang terpesona oleh kuasa-Nya. Orang-orang yang menjadi saksi menyatakan Dia sebagai hal terbesar yang pernah mereka lihat di seluruh Israel. Sangat menarik bahwa dari audiens yang sama ini, orang lain menyebut Yesus sebagai penipu dan bersekutu dengan iblis itu sendiri. Mereka adalah orang-orang Farisi dan para ahli Taurat itu termasuk anggota masyarakat yang paling terdidik dan berpengaruh, tetapi mereka juga yang paling vokal dalam penentangan mereka terhadap Allah, terhadap karya dan upaya-Nya. Meskipun para nabi telah menyatakan dan mengatakan segala sesuatu tentang Dia, banyak orang Farisi dan ahli Taurat gagal melihat kebenaran karena mereka terlalu sibuk dengan prasangka dan cita-cita mereka sendiri sehingga mereka menolak untuk mendengarkan kebenaran yang telah Allah sampaikan kepada mereka melalui Putra-Nya sendiri. Bukankah menarik bahwa orang-orang melihat peristiwa yang sama dan mereka sampai pada kesimpulan yang sangat berbeda karena mereka mengamati Yesus dengan sangat cermat? Namun, bagaimanapun juga, pesan yang diberikan Yesus dimaksudkan untuk memicu reaksi yang kuat. 
 
  Melalui apa yang telah kita baca dalam bacaan Kitab Suci hari ini, kita semua diingatkan bahwa kita semua harus selalu waspada terhadap dosa, dan kita harus selalu berhati-hati agar tidak jatuh ke dalam godaan untuk berpaling dari Allah dan jalan-Nya. Kita tidak boleh membiarkan tekanan dan paksaan dunia ini dan godaan dosa memaksa kita untuk mengikuti jalan dunia. Akan ada banyak jalan yang akan digunakan Setan dan para pengikutnya untuk menyerang kita, mencoba mengarahkan kita ke jalan dosa dan kejahatan. Kita harus menolak mereka dan mempercayakan diri kita kepada Tuhan, dan mengikuti Dia dengan komitmen dan iman, dalam melakukan apa yang benar dan adil di hadapan-Nya setiap saat. Amin.

 
 
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
 


Doa Malam
 
Allah Bapa sumber cinta kasih, kami bersyukur kepada-Mu atas segala karya dan jasa Putra-Mu. Perkenankanlah hidup kami semakin mirip dengan hidup-Nya dan semoga cinta kasih-Nya menjadi titik tolak segala usaha kami. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami. Amin. 
 
 
    
   
 
RENUNGAN PAGI

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy