Kamis, 09 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XIV
“Apabila kamu rela membuka gerbang imanmu, Raja mulia akan masuk, membawa kemenangan” (St. Ambrosius)
Antifon Pembuka (Hos 11:1.9cd)
Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir anak-Ku itu Kupanggil. Aku ini Allah dan bukan manusia. Aku ini Yang Kudus di tengah-tengahmu.
Doa Pagi
Hari Biasa Pekan XIV
“Apabila kamu rela membuka gerbang imanmu, Raja mulia akan masuk, membawa kemenangan” (St. Ambrosius)
Antifon Pembuka (Hos 11:1.9cd)
Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir anak-Ku itu Kupanggil. Aku ini Allah dan bukan manusia. Aku ini Yang Kudus di tengah-tengahmu.
Doa Pagi
Allah Bapa Sumber Cahaya Abadi, Engkau selalu memelihara serta memperhatikan siapa pun di dunia ini. Engkau menyampaikan sabda sebagai cahaya di jalan. Kami mohon, semoga mata kami tetap terbuka terhadap Putra-Mu, cahaya kehidupan kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
![]() |
Russ Allison Loar (CC BY-NC-ND 2.0) |
"Hati-Ku berbalik dari segala murka."
Beginilah sabda Tuhan, “Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir anak-Ku itu Kupanggil. Akulah yang mengajar Efraim berjalan dan mengangkatnya di tangan-Ku, tetapi mereka tidak mau insaf, bahwa Akulah yang menyembuhkan mereka. Aku telah menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengambil kekang dari rahang mereka, yang membungkuk di hadapan mereka untuk memberi makan. Hatiku berbalik dari segala murka. Belas kasihan-Ku bangkit serentak. Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala, tidak akan membinasakan Efraim lagi. Sebab Aku ini Allah, dan bukan manusia, Aku ini Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Tunjukkanlah wajah-Mu, ya Tuhan, dan kami akan selamat.
Ayat. (Mzm 80:2ac.3b.15-16)
1. Hai gembala Israel, pasanglah telinga-Mu, Engkau yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar. Bangkitkanlah keperkasaan-Mu dan datanglah menyelamatkan kami.
2. Ya Allah semesta alam, kembalilah, pandanglah dari langit, dan lihatlah! Tengoklah pohon anggur ini, lindungilah batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu!
Bait Pengantar Injil do = f, 2/2, PS 951
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Mrk 1:15)
Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.
Inilah Injil Suci menurut Matius (10:7-15)
"Kamu telah memperoleh dengan cuma-cuma, maka berilah pula dengan cuma-cuma."
Pada waktu itu Yesus bersabda kepada keduabelas murid-Nya, “Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kalian telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berilah pula dengan cuma-cuma. Janganlah kalian membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kalian membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kalian membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Apabila kalian masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun kepadanya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Dan apabila seorang tidak menerima kalian dan tidak mendengarkan perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu, dan kebaskanlah debunya dari kakimu. Aku berkata kepadamu: Sungguh, pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya daripada kota itu.”
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)
Renungan
Dalam bacaan pertama dari nubuat Hosea, Sabda Tuhan yang meyakinkan umat-Nya tentang kasih yang selalu Dia miliki bagi mereka, dan bagaimana Dia akan terus mengasihi dan menyediakan bagi mereka, seperti yang telah Dia lakukan di masa lalu meskipun mereka telah tidak taat dan melanggar perintah-Nya. Allah menyoroti dosa dan kejahatan yang telah dilakukan umat itu, dalam menyembah dewa-dewa dan berhala-berhala pagan, dalam menganiaya para nabi dan hamba-hamba yang telah diutus Tuhan ke tengah-tengah mereka untuk mengingatkan dan membimbing mereka kembali ke jalan yang benar. Terlepas dari semua itu, Allah tetap mengasihi mereka dan menginginkan mereka berdamai dengan-Nya, dan itulah sebabnya Ia selalu sabar dalam mengasihi mereka karena kasih-Nya yang agung dan murah hati.
Namun, dosa dan pelanggaran umat itu masih harus ditangani dan diselesaikan. Mereka tidak dapat terus berada dalam dosa, dan selama mereka masih keras kepala tetap berada di jalan mereka, mereka harus menanggung akibatnya. Jika kita mengingat apa yang dikatakan nabi Hosea pada kesempatan lain di sepanjang bagian-bagian minggu ini, di bagian lain dari kitabnya, maka kita juga harus ingat bahwa Allah juga memberi tahu umat-Nya tentang konsekuensi dari dosa dan pelanggaran mereka yang terus-menerus, bahwa mereka akan dicabut dari tanah leluhur mereka, kota-kota mereka dihancurkan dan mereka akan tersebar di seluruh bangsa.
Melalui apa yang telah kita baca dalam bacaan pertama kita hari ini, kita dapat melihat bahwa Allah memang seperti seorang Bapa bagi kita semua, umat-Nya. Sebagai Bapa kita, Dia tentu mengasihi kita semua, sebagaimana Dia menunjukkannya kepada bangsa Israel melalui perkataan nabi Hosea dan tindakan yang telah Dia lakukan bagi leluhur mereka di masa lalu. Tetapi pada saat yang sama, sebagai Bapa yang benar-benar mengasihi anak-anak-Nya, Dia juga tidak ingin kita, anak-anak-Nya, jatuh ke jalan yang salah. Oleh karena itu, sebagaimana seharusnya dilakukan oleh setiap ayah, terkadang kita perlu didisiplinkan dan memahami serta merasakan, mengalami konsekuensi dari kesalahan kita. Itulah juga mengapa kita perlu belajar untuk bertanggung jawab atas segala sesuatu yang kita lakukan, entah yang baik maupun yang jahat. Semoga Tuhan senantiasa menyertai kita dan memberkati kita dalam segala usaha dan pekerjaan baik kita, semuanya untuk kemuliaan-Nya yang lebih besar. Amin.
Orang Kudus hari ini: 09 Juli 2026 St. Agustinus Zhao Rong, Imam dan Martir, dkk
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
Doa Malam
Allah Bapa sumber segala pengharapan,
semoga sabda-Mu berkarya subur dalam diri kami. Pancarkanlah cahaya
pengharapan baru akan kedamaian dalam diri Yesus. Dialah Tuhan,
Pengantara kami.
RENUNGAN PAGI




