Kamis, 05 November 2026
Hari Biasa Pekan XXXI
Percayalah bahwa Allah mengasihimu. Percayalah pada kasih-nya, kasih-Nya yang luar biasa! --- St. Elisabet dari Tritunggal
Antifon Pembuka (Mzm 105:4-5)
Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya. Mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.
Doa Pagi
Allah Bapa kami di surga, semoga pengertian kami mengenai Yesus Putra-Mu menjadi harta kekayaan kami yang tak ternilai, dan semoga dapat kami bagikan dengan gembira kepada semua orang di seluruh dunia. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi (3:3-8a)
Hari Biasa Pekan XXXI
Percayalah bahwa Allah mengasihimu. Percayalah pada kasih-nya, kasih-Nya yang luar biasa! --- St. Elisabet dari Tritunggal
Antifon Pembuka (Mzm 105:4-5)
Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya. Mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.
Doa Pagi
Allah Bapa kami di surga, semoga pengertian kami mengenai Yesus Putra-Mu menjadi harta kekayaan kami yang tak ternilai, dan semoga dapat kami bagikan dengan gembira kepada semua orang di seluruh dunia. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi (3:3-8a)
"Apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap merugikan karena Kristus."
Saudara-saudara, kitalah orang-orang bersunat, yaitu kita yang beribadat oleh Roh Allah, yang bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh kepercayaan pada hal-hal lahiriah. Meskipun demikian sebenarnya aku mempunyai alasan untuk menaruh kepercayaan pada hal-hal lahiriah. Kalau orang lain menyangka dapat mengandalkan hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: aku disunat pada hari kedelapan, aku seorang Israel, dari suku Benyamin, aku seorang Ibrani asli; mengenai pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi; mengenai kegiatanku dalam agama Yahudi aku penganiaya jemaat; mengenai kebenaran dalam menaati hukum Taurat aku tidak bercacat. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap merugikan karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi karena aku telah berkenalan dengan Kristus Yesus, Tuhanku, sebab hal itu lebih mulia dari segala-galanya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Biarlah bersuka hati orang-orang yang mencari Tuhan.
atau Alleluya
Ayat. (Mzm 105:2-3.4-5.6-7)
1. Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib. Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.
2. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya. Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.
3. Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya. Dialah Tuhan, Allah kita, ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. (Mat 11:28)
Datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepada kalian.
Inilah Injil Suci menurut Lukas (15:1-10)
"Akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat."
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe (U. Terpujilah Kristus)
Renungan
Kita tahu bahwa perumpamaan-perumpamaan ini—termasuk perumpamaan besar tentang Anak yang Hilang—disampaikan kepada orang-orang Farisi dan para ahli Taurat, yang sangat sadar akan kebajikan dan perilaku baik mereka sendiri, namun justru bersungut-sungut dan mengeluh karena Yesus dekat dengan orang-orang berdosa.
Akan tetapi, Injil ini sebenarnya ditujukan bagi kita semua. Terutama bagi Anda yang hadir dalam Misa hari ini, sadarilah bahwa Injil ini sungguh hidup dan nyata. Ada orang-orang yang telah lama menjauh dari Gereja, tidak lagi menerima sakramen pengakuan dosa, dan hidup di luar rahmat Allah selama bertahun-tahun—hal ini sungguh nyata. Gereja—dan saya yakin ini juga terjadi di banyak tempat lain—cenderung menarik kembali mereka yang telah lama tersesat untuk datang kembali menerima sakramen pengakuan dosa.
Jika Anda sering mengikuti Misa harian, saya sangat menyarankan agar Anda meluangkan waktu untuk berdoa setiap hari. Saat Anda menghadiri Misa, sebelum beranjak pergi, berdoalah agar seseorang yang sudah lama tidak mengaku dosa dapat kembali. Hal ini benar-benar terjadi; itulah salah satu keindahan dalam tugas saya sebagai seorang imam. Anda akan melihatnya berulang kali: orang-orang yang kembali mengaku dosa setelah 10, 25, bahkan 50 tahun. Dan kenyataannya, hal itu sungguh mendatangkan sukacita besar bagi hati Allah.
Jika Anda mengasihi-Nya—dan Anda memang mengasihi-Nya, bukan?—tentu Anda ingin menyenangkan hati-Nya. Anda pasti ingin melihat-Nya bersukacita karena kerinduan-Nya agar jiwa yang tersesat dapat kembali. Mari kita terus berdoa untuk hal ini, menjadikannya sebagai salah satu intensi utama dalam hidup kita. Berdoalah bagi mereka yang sedang sekarat dan membutuhkan rahmat. Banyak orang menerima rahmat istimewa di saat-saat terakhir hidup mereka, bahkan mungkin tanpa kehadiran seorang imam.
Allah sungguh mencurahkan rahmat-Nya kepada mereka yang tersesat. Mari kita senantiasa mendoakan intensi ini. Kita juga patut mengingat Santo Martinus de Porres, seorang pria yang lahir dari ayah berkebangsaan Spanyol dan ibu yang merupakan mantan budak berkulit hitam. Ia menyerahkan hidupnya demi para budak. Masih banyak sekali orang yang tadinya akan binasa, kini terselamatkan berkat sosok seperti dia. Pengorbanannya, kerendahan hatinya, serta pemberian dirinya. Ini pun menjadi upaya agung dalam hidup kita. Marilah kita hidup bagi mereka yang tidak memiliki seorang pun untuk mendoakan mereka—berdoa agar mereka kembali kepada Tuhan kita, kepada kasih karunia-Nya. Amin.
Tuhan Yesus, biarkan terang-Mu menghilangkan kegelapan agar yang hilang dapat ditemukan dan dipulihkan. Biarkan cahaya-Mu bersinar melalui aku sehingga orang lain dapat melihat cinta dan kebenaran-Mu dan menemukan harapan dan kedamaian di dalam diri Anda. Semoga aku tidak pernah meragukan cinta-Mu atau menerima begitu saja belas kasihan yang telah Engkau tunjukkan kepadaku. Penuhilah aku dengan cinta-Mu yang mengubahkan agar aku bisa berbelas kasih seperti Engkau yang penyayang. Amin.
Tuhan Yesus, biarkan terang-Mu menghilangkan kegelapan agar yang hilang dapat ditemukan dan dipulihkan. Biarkan cahaya-Mu bersinar melalui aku sehingga orang lain dapat melihat cinta dan kebenaran-Mu dan menemukan harapan dan kedamaian di dalam diri Anda. Semoga aku tidak pernah meragukan cinta-Mu atau menerima begitu saja belas kasihan yang telah Engkau tunjukkan kepadaku. Penuhilah aku dengan cinta-Mu yang mengubahkan agar aku bisa berbelas kasih seperti Engkau yang penyayang. Amin.
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
Andai malaikat dapat iri kepada manusia, mereka akan iri karena satu hal: Komuni Kudus. --- St. Maximilianus Kolbe
Antifon Komuni (Flp 3:8)
Segala sesuatu kuanggap rugi karena aku telah berkenalan dengan Kristus Yesus Tuhanku, dan hal itu lebih mulia segala-galanya.
Doa Malam
Allah yang Maharahim, demikian besar cinta dan belas kasih-Mu kepada kami. Semoga kami mampu meneladan cinta-Mu khususnya dalam bergaul dengan sesama, tidak membeda-bedakan dan menerima satu sama lain dengan sukacita. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.
RENUNGAN PAGI
Allah yang Maharahim, demikian besar cinta dan belas kasih-Mu kepada kami. Semoga kami mampu meneladan cinta-Mu khususnya dalam bergaul dengan sesama, tidak membeda-bedakan dan menerima satu sama lain dengan sukacita. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.
RENUNGAN PAGI



