Hari ini adalah Peringatan Fakultatif Santo Yanuarius (wafat tahun 304). Bersama para diakonnya, Socius dan Festus, serta lektornya, Desiderius, Januarius—Uskup Beneventum—mengalami penyiksaan yang sangat kejam pada masa penganiayaan Kaisar Diokletianus (sekitar tahun 304). Namun, berkat pertolongan Allah, mereka tetap selamat tanpa mengalami cacat tubuh. Binatang-binatang buas yang dilepaskan untuk menyerang mereka justru tidak melakukan serangan apa pun. Setelah dipenggal kepalanya di Puteoli, jenazah mereka dimakamkan dengan penuh hormat di kota-kota sekitarnya. Pada akhirnya, relikui Santo Januarius menjadi harta berharga bagi kota Napoli.
Benih itu melambangkan sabda Allah, penaburnya ialah Kristus. Semua orang yang menemukan Kristus akan hidup selamanya.
| Home |
Bacaan Harian | Support Renungan Pagi |
Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus |
Katekese Iman Katolik |
CARI RENUNGAN
Orang Kudus hari ini: 19 September 2026 St. Yanuarius, Uskup dkk
Hari ini adalah Peringatan Fakultatif Santo Yanuarius (wafat tahun 304). Bersama para diakonnya, Socius dan Festus, serta lektornya, Desiderius, Januarius—Uskup Beneventum—mengalami penyiksaan yang sangat kejam pada masa penganiayaan Kaisar Diokletianus (sekitar tahun 304). Namun, berkat pertolongan Allah, mereka tetap selamat tanpa mengalami cacat tubuh. Binatang-binatang buas yang dilepaskan untuk menyerang mereka justru tidak melakukan serangan apa pun. Setelah dipenggal kepalanya di Puteoli, jenazah mereka dimakamkan dengan penuh hormat di kota-kota sekitarnya. Pada akhirnya, relikui Santo Januarius menjadi harta berharga bagi kota Napoli.
Sabtu, 19 September 2026 Hari Biasa Pekan XXIV
Hari Biasa Pekan XXIV
“Sakramen Mahakudus adalah Kristus yang tersamar. Orang-orang miskin dan sakit adalah Kristus yang terlihat.” — St. Gerardus Majella
Antifon Pembuka (1Kor 15:49)
Seperti kini kita mengenakan rupa dari manusia duniawi, demikian pula kita akan mengenakan rupa dari yang surgawi.
Doa Pagi
Allah Bapa kami, sumber segapa pembaruan, perkenankanlah kami menyerupai Sang Manusia baru yang telah Kauutus mendatangi kami. Kami mohon agar dapat mendiami dunia seperti rumah-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Saudara-saudara, mungkin ada orang bertanya, “Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apa mereka akan datang kembali?” Hai orang bodoh! Benih yang kautaburkan, tidak akan tumbuh dan hidup, jika tidak mati dahulu. Dan yang kautaburkan itu bukanlah rupa tanaman yang akan tumbuh, melainkan biji yang tidak berkulit, umpamanya biji gandum atau biji lain. Demikian pulalah halnya dengan kebangkitan orang mati: Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam kemuliaan; ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan. Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah. Seperti ada tertulis, ‘Manusia pertama, Adam, menjadi makhluk yang hidup. Tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan’. Tetapi yang mula-mula datang, bukanlah yang rohaniah, melainkan yang alamiah; barulah kemudian yang rohaniah. Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani; manusia kedua berasal dari surga. Makhluk-makhluk alamiah sama dengan yang berasal dari debu tanah, dan makhluk-makhluk surgawi sama dengan Dia yang berasal dari surga. Jadi seperti kini kita mengenakan rupa dari manusia duniawi, demikian pula kita akan mengenakan rupa dari yang surgawi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Jumat, 18 September 2026 Hari Biasa Pekan XXIV
Jumat, 18 September 2026
Hari Biasa Pekan XXIV
Antifon Pembuka (bdk. 1Kor 14:20)
Andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pewartaan kita dan sia-sia pula iman kita. Namun, ternyata Kristus telah bangkit dari alam maut sebagai yang sulung dari antara orang mati.
Doa Pagi
Allah Bapa di surga, pada diri Yesus Putra-Mu digambarkan program hidup cinta kasih dan damai. Doa kami hendak mengungkapkan hasrat kami akan dunia yang lebih baik berkat wafat dan kebangkitan Kristus. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus (15:12.16-20)
Saudara-saudara, jika kami wartakan bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan bahwa tidak ada kebangkitan orang mati? Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. Dan andaikata Kristus tidak dibangkitkan, sia-sialah pewartaan kami, dan sia-sialah pula kepercayaanmu. Apalagi andaikata demikian, kami ternyata berdusta terhadap Allah, karena tentang Dia kami katakan, bahwa Ia telah membangkitkan Kristus, padahal Ia tidak membangkitkan-Nya, andaikata benar bahwa orang mati tidak dibangkitkan. Sebab andaikata benar bahwa orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. Dan andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaanmu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Dengan demikian binasa pulalah orang-prang yang meninggal dalam Kristus. Dan jikalau kita berharap pada Kristus hanya dalam hidup ini, maka kita ini orang-orang yang paling malang dari semua manusia. Namun, ternyata Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati sebagai yang sulung dari antara orang-orang yang telah meninggal dunia.
Demikianlah sabda Tuhan.
Orang Kudus hari ini: 17 September 2026 St. Robertus Bellarminus, Uskup dan Pujangga Gereja dan St. Hildegardis dari Bingen
![]() |
| Torvindus | CC-BY-SA-3.0 |
Saudara-saudari terkasih, hari ini Gereja Katolik mengajak kita untuk merenungkan teladan hidup dua sosok luar biasa, yakni St. Robertus Bellarminus dan St. Hildegardis dari Bingen. Meski hidup pada zaman dan jalan panggilan yang berbeda, keduanya dipersatukan oleh cinta dan dedikasi yang mendalam kepada Tuhan. St. Robertus, seorang Yesuit Italia dan teolog cemerlang, mendedikasikan hidupnya untuk membawa pembaruan di tengah umat. Sebagai teolog Jesuit pertama yang mengajar di Universitas Leuven dan kemudian melayani sebagai Uskup Agung Capua hingga menjadi Kardinal, ia tak kenal lelah menegakkan reformasi Konsili Trente. Dengan keteguhan hati yang luar biasa, ia melawan arus kebejatan, korupsi, dan nepotisme yang saat itu sempat merasuki Gereja, berjuang tanpa henti untuk mengembalikan kemurnian iman Katolik.
Kamis, 17 September 2026 Hari Biasa Pekan XXIV
Hari Biasa Pekan XXIV
“Jeritan Yesus dari kayu salib, 'Aku haus,' berbicara tidak tentang rasa dahaga fisik, sebab Dia menolak minum yang diberikan kepada-Nya. Rasa haus tersebut adalah tentang jiwa-Nya yang terbakar dan hati-Nya yang berkobar. Dia haus akan jiwa-jiwa umat manusia. Gembala sendirian tanpa domba-domba-Nya; Pencipta yang rindu akan ciptaan-Nya...” — Uskup Agung Fulton Sheen
Antifon Pembuka (Mzm 118:28)
Allahkulah Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu, Allahku, aku hendak meluhurkan Dikau.
Doa Pagi
Allah Bapa yang Maha Pengasih, Engkau telah mengutus Putra-Mu untuk mengampuni dosa-dosa kami. Semoga Sabda pengampunan-Nya menggerakkan kami untuk melakukan pertobatan yang sejati dengan lebih banyak lagi berbuat kasih kepada sesama kami. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
U. Syukur kepada Allah.
Orang Kudus hari ini: 16 September 2026 St. Kornelius, Paus dan Martir dan St. Siprianus, Uskup dan Martir
![]() |
| Public Domain |
Rabu, 16 September 2026 Peringatan Wajib St. Kornelius, Paus-Martir dan Siprianus, Uskup-Martir
Inilah pertahanan rohani dan senjata ilahi, yang menjadi pelindung bagi kita: berpuasa, berjaga-jaga dan berdoa. (St. Siprianus)
Antifon Pembuka
Para kudus bergembira di surga, sebab mengikuti jejak Kristus. Mereka menumpahkan darahnya demi Dia, sehingga kini bersukaria selamanya.
Doa Pagi
Saudara-saudara, berusahalah memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi. Sekalipun aku dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan malaikat, tetapi tidak mempunyai kasih, aku seperti gong yang bergaung atau canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia bernubuat dan aku tahu segala rahasia serta memiliki seluruh pengetahuan; sekalipun aku memiliki iman sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku. Kasih itu sabar, murah hati dan tidak cemburu. Kasih tidak memegahkan diri, tidak sombong dan tidak bertindak kurang sopan. Kasih tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak cepat marah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Kasih tidak bersukacita atas kelaliman, tetapi atas kebenaran. Kasih menutupi segala sesuatu, percaya akan segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan. Nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti, dan pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna. Tetapi bila yang sempurna tiba, hilanglah yang tidak sempurna. Ketika masih kanak-kanak, aku berbicara seperti kanak-kanak, mereka seperti kanak-kanak, dan berpikir seperti kanak-kanak pula. Tetapi sekarang, setelah menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Sekarang ini kita melihat gambaran samar-samar seperti dalam cermin, tetapi nanti dari muka ke muka. Sekarang aku mengenal secara tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal secara sempurna sebagaimana aku sendiri dikenal. Demikianlah tinggal ketiga hal ini: iman, harapan dan kasih. Namun yang terbesar di antaranya ialah kasih!
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
Mazmur Tanggapan
Ref. Berbahagialah bangsa yang dipilih Tuhan menjadi milik-Nya.
Ayat. (Mzm 33:2-3.4-5.12.22)
1. Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali! Nyanyikanlah bagi-Nya lagu yang baru; petiklah kecapi baik-baik mengiringi sorak-sorai.
2. Sebab firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakan-nya dengan kesetiaan. Ia senang pada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia-Nya.
3. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya! Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, Alleluya
Ayat. (Lih. Yoh 6:63c, 68c)
Inilah Injil Suci menurut Lukas (7:31-35)
Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak, “Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini? Mereka sama dengan anak-anak yang duduk di pasar dan berseru-seru. ‘Kami meniup seruling bagimu, tetapi kalian tidak menari. Kami menyanyikan kidung duka, tetapi kalian tidak menangis.’ Sebab ketika Yohanes Pembaptis datang, dan ia tidak makan roti, dan tidak minum anggur, kalian berkata, ‘Ia kerasukan setan.’ Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kalian berkata, ‘Lihatlah, seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.’ Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya.”
Renungan
Ada satu kata yang cukup sering kita gunakan, yaitu "transaksi". Kata tersebut sering digunakan dalam dunia bisnis, pembayaran, maupun layanan jasa. Transaksi memiliki sifat yang jelas dan lugas, karena melibatkan pencatatan dan dokumen dalam pelaksanaannya. Dalam interaksi antarmanusia, ada kecenderungan untuk melakukan transaksi agar segala sesuatu menjadi jelas dan mudah dipahami. Namun, jika kita memandang interaksi dengan orang lain sekadar sebagai transaksi, maka hubungan yang sesungguhnya tidak lagi diperlukan. Padahal, hidup ini bukan sekadar soal transaksi dengan orang lain. Meskipun kita mungkin menganggapnya hanya sebagai interaksi sesaat dengan orang asing, kita tidak bisa memastikan bahwa kita tidak akan bertemu lagi dengan orang tersebut.
Allah yang murah hati, kami bersyukur atas kurnia cinta kasih-Mu. Lindungilah kami malam ini, agar esok hari kami dapat bangun dengan gembira hati dan semangat yang baru. Amin.
terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id










