Selasa, 22 Desember 2009 Hari Biasa Khusus Adven

Selasa, 22 Desember 2009
Hari Biasa Khusus Adven

"Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku." (Luk 1:46-56)


Doa Renungan Pagi

Allah sumber segala penghiburan, Engkau mempercayakan kepada kami masing-masing tanggungjawab untuk kami lakukan demi kemuliaan nama-Mu. Dengan rendah hati kami mohon semoga Engkau sendiri yang memimpin dan mengarahkan hati serta pikiran kami dalam melaksanakan tugas kami hari ini sehingga kami pun dapat bersama Maria memuliakan nama-Mu Sebab Engkaulah Tuhan pengantara kami. Amin.

Samuel adalah simbol seorang anak yang sejak dari kandungan ibunya dipersembahkan untuk pelayanan khusus bagi Tuhan. Hana memenuhi nazarnya kepada Tuhan. Ia mempersembahkannya bagi Tuhan, dan seumur hidupnya terserahlah anak itu kepada Tuhan.

Bacaan Pertama

Pembacaan dari Kitab Pertama Samuel (1:24-28)


"Hana bersyukur atas kelahiran Samuel."

24 Sekali peristiwa, setelah Samuel disapih oleh ibunya, Hana, ia dihantar ke rumah Tuhan di Silo, dan bersama dia dibawalah seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung dan sebuyung anggur. Waktu itu Samuel masih kecil betul. 25 Setelah menyembelih lembu, mereka mengantar kanak-kanak itu kepada Eli. 26 Lalu Hana berkata kepada Eli, "Mohon bicara, Tuanku! Demi Tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini, dekat Tuanku untuk berdoa kepada Tuhan. 27 Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan Tuhan telah memberikan kepadaku apa yang kuminta daripada-Nya. 28 Maka aku pun menyerahkannya kepada Tuhan; seumur hidupnya terserahlah anak ini kepada Tuhan." Lalu sujudlah mereka semua menyembah Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan,
Syukur kepada Allah.

Mzm Antar Bacaan
Ref. Hatiku bersukaria karena Tuhan, penyelamatku.

Ayat. (1Sam 2:1.4-5.6-7.8abcd)
1. Hatiku bersukacita karena Tuhan, aku bermegah-megah karena Allahku. Mulutku mencemoohkan musuhku, aku bersukacita karena pertolongan-Mu.
2. Busur para pahlawan telah patah, tetapi orang-orang lemah dipersenjatai kekuatan. Orang yang dulu kenyang kini harus mencari nafkah tetapi yang dulu lapar kini boleh beristirahat. Orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi ibu yang banyak anaknya menjadi layu.
3. Tuhan berkuasa mematikan dan menghidupkan, Ia berkuasa menurunkan ke dalam maut dan mengangkat dari sana. Tuhan membuat miskin dan membuat kaya, Ia merendahkan dan meninggikan juga.
4. Ia menegakkan orang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia di antara para bangsawan, dan memberi dia kursi kehormatan.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. O Tuhan, Raja segala bangsa dan batu penjuru Gereja, datanglah, dan selamatkanlah manusia yang Kaubentuk dari tanah.

Dalam Kidung Maria ini, semua harapan Mesianis Perjanjian Lama terungkap. Buah-buah iman dan kebergantungan pada Allah yang penuh belas kasih dinyatakan. Allah nampak sebagai Dia yang penuh kuasa, sekaligus penuh perhatian kepada orang-orang lemah dan miskin.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (1:46-56)

"Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku."

46 Dalam kunjungannya kepada Elisabet, ketika dipuji bahagia, Maria memuliakan Allah dan berkata, "Jiwaku memuliakan Tuhan, 47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, 48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, 49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku, dan nama-Nya adalah kudus. 50 Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. 51 Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya, dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; 52 Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya, dan meninggikan orang-orang yang rendah; 53 Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; 54 Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, 55 seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." 56 Kira-kira tiga bulan lamanya Maria tinggal bersama Elisabet, lalu pulang ke rumahnya.
Demikianlah Injil Tuhan
Terpujilah Kristus

Renungan

Apa yang harus dilakukan ketika seseorang menerima rahmat yang begitu besar? Tidak lain dan tidak bukan adalah mengucap syukur kepada Allah, Sang Pemberi Rahmat itu. Sayangnya seringkali orang lupa melakukannya. Sukacita yang besar dapat membuat kita lupa untuk bersyukur.

Doa Renungan Malam

Allah sumber segala penghiburan, Engkau tidak membiarkan orang yang mengharapkan belaskasih-Mu, namun Engkau selalu memenuhi dan melimpahkan rahmat yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas dan karya kami. Maka sudah selayaknya kami bersyukur atas kasih-Mu yang telah kami terima dan seraya memohon ampun untuk setiap perkataan dan perbuatan kami yang kurang berkenan di hadapan-Mu dan di hadapan sesama kami. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

R U A H


Bagikan