Kamis, 24 Desember 2009 Hari Biasa Khusus Adven

Kamis, 24 Desember 2009
Hari Biasa Khusus Adven

"Allah mengunjungi kita laksana fajar cemerlang."

Doa Renungan Pagi

Allah yang penuh kasih, Engkau berkenan menunjukkan kasih-Mu yang begitu luar biasa dalam kehidupan Zakharia, hamba-Mu. Untuk kasih-Mu itu maka Zakharia sungguh bersukacita dan memuji nama-Mu tiada henti. Bersama Zakharia, hamba-Mu, kami juga ingin bersyukur atas rahmat yang telah kami terima. Maka kami mohon penyertaan-Mu dalam tugas dan karya kami, sehingga kami dapat selalu memuji-Mu dalam setiap kata dan perbuatan kami. Amin.

Daud memutuskan untuk membangun sebuah bait suci. Allah juga mengingatkan bahwa dia telah menjadi sukses, kaya dan terkenal, bukan karena kekuatannya sendiri, melainkan kuasa Allah nyata dalam hidupnya. Allah berjanji akan membalas Daud dengan memberikan kesuksesan yang lebih besar lagi di masa depan. Dinastinya akan berlangsung selamanya.

Bacaan Pertama
Pembacaan dari Kitab kedua Samuel (7:1-5.8b-12.16)

"Kerajaan Daud akan kokoh untuk selama-lamanya dihadapan Tuhan."

Pada masa itu Raja Daud telah menetap di rumahnya, dan Tuhan telah mengaruniakan kepadanya keamanan terhadap semua musuh di sekeliling. Maka berkatalah Raja Daud kepada Nabi Natan, "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda." Lalu berkatalah Natan kepada raja, "Baik, lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu, sebab Tuhan menyertai engkau." Tetapi pada malam itu juga datanglag firman Tuhan kepada Natan, "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman Tuhan: Masakan engkau yang mendirikan rumah untuk Kudiami? Akulah yang mengambil engkau dari padang, ketika engkau menggiring kambing domba! Engkau Kuambil untuk Kujadikan raja atas umat-Ku Israel. Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani, dan telah melenyapkan semua musuh dari hadapanmu. Aku membuat besar namamu seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi. Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan atau pun ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku mengaruniakan kepadamu keamanan terhadap semua musuhmu. Juga diberitahukan Tuhan kepadamu: Tuhan akan memberikan keturunan kepadamu. Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya."
Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan PS 868
Ref. Kerelaan Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya.
Ayat. (Mzm 89:2-3.4-5.27-29)
1. Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan selama-lamanya, hendak menuturkan kesetiaan-Mu turun-temurun. Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
2. Engkau berkata, "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku: Aku hendak menegakkan anak cucumu untuk selama-lamanya, dan membangun takhtamu turun-temurun."
3. Dia pun akan berseru kepada-Ku, "Bapakulah Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku." Untuk selama-lamanya Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia, dan perjanjian-Ku dengannya akan Kupegang teguh.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. O Tuhan, Cahaya abadi dan Surya keadilan, datanglah, dan terangilah mereka yang duduk dalam kegelapan dan bayangan maut.

Inilah madah syukur Zakharia atas kelahiran putranya, Yohanes. Kidung ini mengungkapkan pengakuan akan Nabi Allah yang Mahatinggi. Zakharia memuji anaknya sendiri dan melihatnya sebagai sebuah langkah yang semakin dekat pada pewahyuan Allah yang lebih penuh.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (1:67-79)

"Allah mengunjungi kita laksana fajar cemerlang."

Zakharia, ayah Yohanes, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya, "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia telah mengunjungi umat-Nya dan membawa kelepasan baginya; Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya, seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala lewat mulut nabi-nabi-Nya yang kudus, untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita; untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita, dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus, yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita, supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut, dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita. Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan mengunjungi kita: Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan naungan maut, untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."
Inilah Injil Tuhan kita!
Sabda-Mu sungguh mengagumkan

Doa Renungan Malam

Allah yang penuh kasih, sungguh besar karunia yang telah diterima hamba-Mu Zakharia dalam kehidupannya. Engkau menjadi sahabat Zakharia dalam suka duka hidupnya, sehingga ia dapat menjalani kehidupannya dengan penuh rasa syukur. Bersama Zakharia kami juga bersyukur atas pendampingan-Mu dalam perjalanan hidup kami. Semoga tingkah laku dan perkataan kami sungguh berkenan di hadapan-Mu sehingga menjadi pujian bagi nama-Mu. Amin.

Renungan

Tuhan tidak pernah ingkar akan janji-Nya. Asal kita melakukan segala yang diminta-Nya, Ia pasti akan memperhatikan dan mendengarkan permohonan kita, bahkan mukjizat pun dapat terjadi. Namun apakah kita sudah melakukan segala yang diminta-Nya? Apakah kita sudah sungguh percaya dan beriman kepada-Nya?


R U A H



Bagikan