Mengharumkan dan memuliakan nama Tuhan.

Senin, 30 Maret 2015
Hari Senin Dalam Pekan Suci

Yes. 42:1-7; Mzm. 27:1,2,3,13-14; Yoh. 12:1-11.
 
 Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.
  
Luar biasa Maria. Ia selalu mampu membuat sesuatu yang berkenan di hati Yesus. Kali lalu, ia "hanya" duduk dan mendengarkan Yesus. Ketika Marta protes, Yesus membelanya dan mengatakan: "Maria telah memilih bagian terbaik yang tidak akan diambil dari dia.” (Luk 10,42). Kali ini, ia mengurapi kaki Yesus dengan minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu menyekanya dengan rambutnya. Dan ketika Yudas mengomentarinya, lagi-lagi Yesus membelanya dengan memberi penekanan bahwa apa yang dilakukan Maria itu merupakan antisipasi untuk hari penguburan-Nya. Artinya, Yesus menerima dan memuji tindakan Maria yang berkat urapan minyaknya, kaki Yesus mengeliarkan bau harum yang memenuhi seluruh ruangan. Bagi kita, hal-hal harum apa yang bisa kita buat, khususnya pada masa pekan suci ini, untuk menghormati sengsara dan wafat Kristus bagi kita? Semoga, kita semakin mampu menebarkan kata-kata, sikap, tindakan dan pekerjaan-pekerjaan yang harum, bukan pertama-tama untuk mengharumkan nama kita sendiri tetapi lebih-lebih untuk semakin mengharumkan dan memuliakan nama Tuhan. 

Doa: Tuhan, mampukanlah kami untuk berkata-kata, bersikap dan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang semakin mengharumkan dan memuliakan nama-Mu. Amin. -agawpr.