Hari ini, kita diajak untuk mengenang dan menghormati tokoh-tokoh iman yang luar biasa: Paus Santo Sixtus II, dan kawan-kawannya serta Santo Kayetanus. Kehidupan mereka menjadi cermin bagi kita tentang apa artinya mengabdi secara total dan berkorban demi mempertahankan iman kepada Allah.
Paus Santo Sixtus II: Mempersatukan Gereja di Tengah Badai
Pada pertengahan abad ketiga, Gereja Katolik menghadapi masa-masa yang sangat kelam. Di bawah ancaman penganiayaan Kaisar Romawi Valerianus, serta perpecahan internal akibat berbagai ajaran sesat, Paus Santo Sixtus II hadir sebagai gembala yang tangguh.
Paus Santo Sixtus II mendedikasikan hidupnya untuk merangkul kembali umat yang menyimpang dan mempersatukan Gereja yang terpecah belah. Kesetiaannya kepada Kristus menuntut harga tertinggi: Ia wafat sebagai martir bersama banyak orang beriman lainnya, termasuk Santo Laurensius, demi mempertahankan iman mereka hingga napas terakhir.







_frontview.jpg)


