Doa pada Jam Kerahiman Ilahi (Jam 15.00)

Yesus berkata bahwa Dia tidak akan "menolak apa pun" kepada jiwa yang berdoa pada pukul 15.00 doa Kerahiman Ilahi-Nya.

Ketika Yesus menampakkan diri kepada St. Faustina selama tahun 1930-an dalam sebuah wahyu pribadi, dia sangat menekankan doa jam tiga untuk menghormati Kerahiman Ilahi-Nya.

St Faustina menuliskan kata-katanya di Buku Hariannya.

“Pada setiap pukul 3 siang, serukanlah Kerahiman-Ku, khususnya bagi para pendosa dan renungkanlah walau sebentar saja sengsara-Ku, teristimewa di saat saat ajal Ku dan ketika aku seorang diri saja.
Inilah jam Kerahiman-Ku yang besar bagi seluruh dunia.
Aku akan mengijinkan engkau mengalami kesedihan-Ku yang mendalam.
Pada jam itu tidak akan kutolak apapun yang diminta seseorang demi sengsara-Ku.”
(Buku Harian St. Faustina, 1320)

Yesus memberikan Doa Kerahiman Ilahi kepada St. Faustina, tetapi juga doa khusus yang dapat diucapkan ketika jam menunjukkan pukul tiga — jam tradisional penyaliban.

Ini adalah doa yang indah dan yang dapat dengan mudah dihafal untuk didoakan pada jam itu setiap hari.


Ya Yesus,
Engkau telah wafat,
namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa,
Dan terbukalah lautan kerahiman bagi seluruh dunia,
O Sumber kehidupan, Kerahiman ilahi yang tak terselami,
Naungilah segenap dunia, dan curahkanlah diri-Mu pada kami.
O, Darah dan Air, yang telah memancar dari Hati Yesus,
sebagai Sumber Kerahiman bagi kami,
Engkaulah andalanku!

Allah yang Kudus, Kudus dan berkuasa,
Kudus dan kekal, kasihanilah kami,
dan seluruh dunia ….. 3x

Yesus, Raja Kerahiman Ilahi,
Engkaulah Andalanku.

Amin

(dapat dilanjutkan dengan Doa Koronka)
 
© Marcin Mazur | cbcew.org.uk | Flickr CC BY-NC-ND 2.0