| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Minggu, 23 Agustus 2026 Hari Minggu Biasa XXI

 
Minggu, 23 Agustus 2026
Hari Minggu Biasa XXI
         
Yesus mempercayakan kepada Petrus wewenang yang khusus: "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan surga. Apa yang kau ikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga" (Mat 16:19). "Kuasa kunci-kunci" berarti wewenang untuk memimpin rumah Allah, ialah Gereja. Yesus "gembala yang baik" (Yoh 10:11), menegaskan tugas ini sesudah kebangkitan-Nya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku" (Yoh 21:15-17). Wewenang untuk "mengikat" dan "melepaskan" menyatakan wewenang di dalam Gereja untuk membebaskan dari dosa, mengambil keputusan menyangkut ajaran dan memberikan keputusan-keputusan disipliner. Kristus mempercayakan otoritas ini kepada Gereja melalui pelayanan para Rasul Bdk. Mat 18:18. dan terutama melalui Petrus, kepada siapa Ia secara khusus menyerahkan kunci-kunci Kerajaan-Nya. (Katekismus Gereja Katolik, 553)

Antifon Pembuka (Bdk. Mzm 86:1-3)

Sendengkanlah telinga-Mu, ya Tuhan, dan dengarkanlah aku. Selamatkanlah hamba-Mu, yang berharap kepada-Mu. Kasihanilah aku, ya Tuhan, kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.
 
Turn your ear, O Lord, and answer me; save the servant who trusts in you, my God. Have mercy on me, O Lord, for I cry to you all the day long.
     
Inclina, Domine, aurem tuam ad me, et exaudi me: salvum fac servum tuum, Deus meus, sperantem in te: miserere mihi, Domine, quoniam ad te clamavi tota die.
       
Doa Pagi
  
Ya Allah, Engkau menyatukan hati umat beriman dalam mengejar tujuan yang sama. Bantulah kami mencintai yang Engkau perintahkan dan merindukan yang Engkau janjikan agar di tengah hal-ihwal dunia ini hati kami terarah kepada-Mu, sumber sukacita yang sejati. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.   
     
Kaca Patri di Gereja Saint Severin, Latin Quarter, Paris, Prancis, menggambarkan Yesus menyerahkan Kunci Kerajaan Surga kepada Santo Petrus. (FOTO BERBAYAR-Copyright: Jorisvo/istockphoto.com)
Bacaan dari Kitab Yesaya (22:19-23)
   
"Aku akan menaruh kunci rumah Daud di atas bahunya."
     
Beginilah firman Tuhan kepada Sebna yang mengurus istana raja, “Aku akan melemparkan engkau dari jabatanmu, dan dari pangkatmu engkau akan dijatuhkan. Maka, pada waktu itu, Aku akan memanggil hamba-Ku, Elyakim bin Hilkia. Aku akan mengenakan jubahmu kepadanya; ikat pinggangmu akan Kuikatkan kepadanya, dan kekuasaanmu akan Kuberikan ke tangannya. Maka ia akan menjadi bapa bagi penduduk Yerusalem dan bagi kaum Yehuda. Aku akan menaruh kunci rumah Daud di atas bahunya. Apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. Aku akan memberi dia kedudukan yang teguh seperti gantungan yang dipasang kuat-kuat pada tembok yang kokoh; maka ia akan menjadi kursi kemuliaan bagi kaum keluarganya.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.   

Sabtu, 22 Agustus 2026 Peringatan Wajib SP. Maria, Ratu


Sabtu, 22 Agustus 2026
Peringatan Wajib SP. Maria, Ratu
 
“Maria adalah seorang Ratu yang begitu manis, lemah-lembut dan begitu sedia menolong kita dalam kemalangan-kemalangan kita.” (St. Alfonsus Maria de Liguori)

  
   Antifon Pembuka (Mzm 44:10)

Permaisuri berdiri di sisi Baginda, pakaiannya beraneka warna dan selubungnya berkilau laksana emas.

Doa Pagi


Ya Allah, dalam diri Putra-Mu kami selalu mengalami betapa besar cinta-Mu kepada kami. Kami mohon, jiwailah kami dengan roh cinta kasih-Mu agar kami dapat mencintai Engkau dan sesama secara nyata, baik dalam pikiran, perkataan maupun tindakan kami.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.       
 




   
Bacaan dari Nubuat Yehezkiel (43:1-7a) 
  
"Kemuliaan Tuhan masuk kembali ke dalam bait suci."
      
Sekali peristiwa aku dibawa malaikat Tuhan ke pintu gerbang Bait Suci yang menghadap ke timur. Sungguh, kemuliaan Allah Israel datang dari timur, dan terdengarlah suara seperti suara air terjun yang menderu, dan bumi bersinar karena kemuliaan-Nya. Apa yang nampak olehku itu mirip dengan apa yang dahulu kulihat, ketika Tuhan datang untuk memusnahkan Kota Yerusalem, dan mirip juga dengan apa yang kulihat di tepi Sungai Kebar. Maka aku bersujud menyembah. Sewaktu kemuliaan Tuhan masuk ke dalam Bait Suci melalui pintu gerbang timur, aku diangkat oleh Roh dan dibawa ke pelataran dalam. Sungguh, Bait Suci itu penuh kemuliaan Tuhan. Lalu, sedang orang yang mengukur bait suci berdiri di sampingku, aku mendengar Tuhan bersabda kepadaku dari dalam Bait Suci. Beginilah firman-Nya kepadaku, “Hai anak manusia, inilah tempat takhta-Ku dan inilah tempat tapak kaki-Ku. Di sinilah Aku akan tinggal di tengah-tengah orang Israel untuk selama-lamanya.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 21 Agustus 2026 Paus St. Pius X

 
Sirilusmaxii CC

Sepanjang sejarah Gereja, jarang kita menemukan sosok yang memadukan kesalehan, kasih amal, kerendahan hati yang mendalam, dan semangat pastoral seindah Santo Pius X. Meski dunia kala itu dilanda berbagai konflik dan kejahatan sekuler, ia menghadapinya dengan keberanian seorang pejuang iman, sembari tetap mempertahankan kelembutan hati layaknya seorang pastor pedesaan. Inskripsi di makamnya di ruang bawah tanah Basilika Santo Petrus merangkum kehidupannya dengan sangat bermakna: "Lahir dalam kemiskinan dan kerendahan hati, pembela iman Katolik yang pantang menyerah, gigih memulihkan segala sesuatu dalam Kristus, menyempurnakan hidup yang kudus dengan kematian yang kudus."

Paus Pius X lahir dengan nama Giuseppe Melchiorre Sarto pada 2 Juni 1835 di Riese, Italia, ia tumbuh dalam keluarga yang sangat bersahaja. Ayahnya seorang tukang sepatu, dan ibunya seorang penjahit. Meski masa kecilnya dihimpit kesulitan ekonomi sebagai anak sulung dari delapan bersaudara, kecerdasan dan karakter luhurnya membuka jalan panggilannya:

  • Mendapatkan beasiswa pendidikan di Castelfranco berkat dukungan imam parokinya yang jeli melihat potensinya.

  • Memasuki seminari di Padua pada November 1850 dengan dukungan penuh orang tua yang melihat kehendak Allah dalam dirinya.

  • Ditahbiskan menjadi imam di katedral Castelfranco pada 18 September 1858 dengan semangat rohani yang menyala-nyala.

Jumat, 21 Agustus 2026 Peringatan Wajib St. Pius X, Paus

 


Jumat, 21 Agustus 2026
Peringatan Wajib St. Pius X, Paus 

“Rosario adalah doa yang paling indah dan paling kaya rahmat dari semua doa; itu adalah doa yang paling menyentuh Hati Bunda Allah… dan jika kalian menginginkan kedamaian memerintah di rumah kalian, doakan Rosario (bersama) keluarga. (Paus St. Pius X)
  
Antifon Pembuka (Sir 45:30)
         
Tuhan mengikat perjanjian damai dengannya, mengangkat dia menjadi pemimpin umat, dan memberinya martabat imam agung
   
Doa Pagi

Ya Allah, untuk menjaga iman Katolik dan membarui segala sesuatu dalam Kristus, Engkau telah memenuhi Santo Pius, Paus, dengan kebijaksanaan surgawi dan semangat rasuli. Kami mohon dengan rendah hati semoga kami yang mengikuti ajaran dan teladannya mencapai kehidupan yang kekal. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

 
     
Credit: Sidney de Almeida/istock.com     
Bacaan dari Kitab Yehezkiel (37:1-14)
   
"Hai tulang-tulang kering, dengarlah sabda Tuhan. Aku akan membangkitkan kalian dari dalam kubur, hai kaum Israel."
          
Pada suatu hari, kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang. Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering. Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!" Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN! Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali. Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN." Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain. Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas. Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali." Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar. Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang. Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya. Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 20 Agustus 2026 St. Bernardus dari Clairvaux, Abbas dan Pujangga Gereja

 
Pembuat: Fr Lawrence Lew, OP

(CC BY-NC-ND 2.0) 
Detail mosaik santo Cistercian Bernard, yang pestanya hari ini, berada di Biara Nunraw, Skotlandia.



Santo Bernardus dari Clairvaux (1090–1153) bukan sekadar tokoh sejarah; ia adalah salah satu denyut nadi utama Kekristenan pada abad pertengahan. Lahir di tengah kenyamanan keluarga bangsawan di Burgundy, Prancis, Bernardus muda justru memilih jalan sunyi. Pada usia 22 tahun, ia mengambil keputusan radikal untuk masuk ke biara Cîteaux. Karismanya begitu kuat sehingga ia tidak pergi sendiri—ia berhasil meyakinkan kerabat dan sahabat-sahabatnya untuk ikut serta menempuh jalan panggilan bersamanya.

Keputusannya ini menjadi titik balik yang mengubah Ordo Sistersien dari komunitas yang sedang kesulitan menjadi gerakan rohani yang sangat dinamis.

Pilar Utama Kehidupan Santo Bernardus

  • Pembaru yang Mencintai Kesederhanaan Sebagai abas di biara Clairvaux yang ia dirikan pada tahun 1115, Bernardus mengembalikan kemurnian Aturan Santo Benediktus. Di saat ordo biara lain seperti hidup dalam kemegahan, ia justru mengkampanyekan gaya hidup bersahaja. Baginya, jalan menuju Tuhan harus dibangun di atas fondasi kesederhanaan, kerja keras fisik, dan disiplin rohani yang ketat.

  • Mistikus dan "Doktor Gereja" Kefasihan dan kedalaman teologinya menganugerahkan kepadanya gelar "Doktor Gereja". Melalui khotbah-khotbahnya—terutama tafsirannya yang indah mengenai Kitab Kidung Agung—ia memadukan mistisisme dengan praktik spiritual sehari-hari. Risalah klasiknya, On Loving God (Tentang Mengasihi Allah), memetakan tahapan pertumbuhan rohani dan mengingatkan kita bahwa puncak spiritualitas adalah hubungan kasih yang sangat pribadi dengan Tuhan.

  • Sang Penguasa Tanpa Mahkota Walaupun ia memilih hidup asketis di balik tembok biara, pengaruhnya menjangkau jauh ke pusat-pusat kekuasaan Eropa. Bernardus sering dipanggil untuk menjadi penengah perselisihan, penasihat para paus, hingga menjadi tokoh sentral di balik Perang Salib Kedua (1147–1149). Ia juga berdiri di garis depan untuk membela kemurnian iman gereja dengan menentang teologi rasionalis seperti yang diajarkan oleh Abelard.

Warisan yang Tak Lekang oleh Waktu

Dikanonisasi pada tahun 1174, Santo Bernardus meninggalkan warisan berupa biara-biara Sistersien yang tersebar di seluruh Eropa dan tulisan-tulisan yang terus menginspirasi umat hingga hari ini.

Kehidupan Santo Bernardus memberikan pelajaran berharga bagi kita di era modern: pentingnya menjaga keseimbangan antara kontemplasi (doa) dan tindakan nyata (karya). Ia membuktikan bahwa keintiman yang mendalam dengan Tuhan di ruang sunyi justru akan membekali kita dengan keberanian dan hikmat untuk membawa perubahan besar di tengah hiruk-pikuk dunia.

Kamis, 20 Agustus 2026 Peringatan Wajib St. Bernardus, Abas dan Pujangga Gereja

   
Kamis, 20 Agustus 2026
Peringatan Wajib St. Bernardus, Abas dan Pujangga Gereja 
  
 “Pengetahuan tentang kebenaran adalah buah dari kerendahan hati. St. Bernardus dari Clairvaux.
      
Antifon Pembuka (Yeh 43:7a)
       
Kebijaksanaan orang suci diwartakan para bangsa. Kemuliaannya dikabarkan umat dan namanya hidup terus turun-menurun.
         
Doa Pagi
 
Allah Bapa, cahaya kebenaran, Santo Bernardus Abas sudah Kaunyalakan dengan cinta kasih akan rumah-Mu, hingga bercahaya gilang-gemilang dalam Gereja-Mu. Semoga berkat doanya kami digelorakan dengan semangat yang sama dan selalu hidup sebagai putra cahaya. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.            
 



 

 
Bacaan-bacaan dan mazmur tanggapan dari hari biasa atau dari Rumus Umum Pujangga Gereja atau Para Kudus (Biarawan), misalnya: Sir 15:1-6, Mzm 119:9.10.11.12.13.14; R: 12b; Yoh 17:20-26 
 
Bacaan dari Kitab Yehezkiel (36:23-28)
     
"Kalian akan Kuberi hati dan Roh yang baru di dalam batinmu."
   
Tuhan bersabda kepadaku, “Katakanlah kepada kaum Israel: Aku akan menguduskan nama-Ku yang besar, yang telah dinajiskan di tengah para bangsa, dan yang telah kalian najiskan di tengah-tengah mereka. Dan para bangsa akan tahu bahwa Akulah Tuhan,” demikianlah sabda Tuhan Allah, “manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan para bangsa. Aku akan menjemput kalian dari antara para bangsa dan mengumpulkan kalian dari semua negeri dan akan membawa kalian kembali ke tanahmu. Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih yang akan mentahirkan kalian. Dari segala kenajisan dan dari segala berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kalian. Kalian akan Kuberi hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu. Hati yang keras membatu akan Kuambil dari batinmu dan hati yang taat lembut akan Kuberikan kepadamu. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kalian hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. Dan kalian akan mendiami negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu. Kalian akan menjadi umat-Ku dan Aku menjadi Allahmu.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 19 Agustus 2026 St. Yohanes Eudes

 

Santo Yohanes Eudes, seorang imam asal Prancis, adalah pendiri Kongregasi Yesus dan Maria yang mendedikasikan seluruh hidupnya dalam kesalehan. Sejak usia muda hingga sepanjang masa imamatnya, ia merawat devosi yang begitu mendalam kepada Hati Kudus Yesus dan Hati Tak Bernoda Maria. Baginya, kasih kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang abstrak, melainkan tindakan nyata. Ia mencurahkan waktu dan tenaganya untuk merawat mereka yang sakit, serta tak henti-hentinya mewartakan Injil. Hatinya juga tergerak oleh belas kasih yang besar bagi para wanita tuna susila dan mereka yang dikucilkan oleh masyarakat akibat dosa. Untuk merekalah ia mendirikan Ordo Bunda Maria dari Belas Kasih Tempat Perlindungan (Order of Our Lady of Charity of the Refuge).

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy