Santo Yohanes Eudes, seorang imam asal Prancis, adalah pendiri Kongregasi Yesus dan Maria yang mendedikasikan seluruh hidupnya dalam kesalehan. Sejak usia muda hingga sepanjang masa imamatnya, ia merawat devosi yang begitu mendalam kepada Hati Kudus Yesus dan Hati Tak Bernoda Maria. Baginya, kasih kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang abstrak, melainkan tindakan nyata. Ia mencurahkan waktu dan tenaganya untuk merawat mereka yang sakit, serta tak henti-hentinya mewartakan Injil. Hatinya juga tergerak oleh belas kasih yang besar bagi para wanita tuna susila dan mereka yang dikucilkan oleh masyarakat akibat dosa. Untuk merekalah ia mendirikan Ordo Bunda Maria dari Belas Kasih Tempat Perlindungan (Order of Our Lady of Charity of the Refuge).
Karya pelayanan Santo Yohanes Eudes menjadi oase bagi mereka yang terlantar, terbuang, dan tak memiliki siapa pun. Melalui pewartaan dan lembaga-lembaga yang ia rintis, ia berhasil menyentuh kehidupan banyak orang, menuntun jiwa-jiwa yang tersesat untuk kembali pada jalan keselamatan Allah. Keteguhan devosinya kepada Hati Kudus Yesus dan Hati Tak Bernoda Maria menjadi teladan hidup yang menginspirasi banyak orang untuk semakin mengasihi Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, panggilan yang sama kini ditujukan kepada kita. Mari kita menimba kekuatan rohani dari teladan Santo Yohanes Eudes. Semoga kita mampun menjalani hidup yang berkenan di hadapan-Nya—hidup yang menjauhi dosa, serta dipenuhi dengan kebajikan dan kebenaran. Dalam segala situasi, marilah kita senantiasa rendah hati, setia, dan berdedikasi tinggi menjalankan perutusan yang telah Allah percayakan kepada kita. Kiranya rahmat Tuhan senantiasa menyertai kita agar kita semakin lekat pada-Nya. Amin.




