Selasa, 01 September 2026
Hari Biasa Pekan XXII
Perbuatan kita sebenarnya tidak ada yang baik, hanya jahat. Namun, Tuhan dalam belas kasihan-Nya tidak meninggalkan kita. (St. Agustinus)
Antifon Pembuka (Mzm 145:8-9)
Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Tuhan itu baik kepada semua orang, penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Doa Pagi
Ya Allah, Engkau telah mengutus Yesus Kristus, Putra-Mu untuk mengajar kami. Semoga berkat pengajaran-Nya yang penuh kuasa, kami semakin terbuka dan memusatkan perhatian pada Sabda yang akan membawa pengudusan bagi hidup kami. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Hari Biasa Pekan XXII
Perbuatan kita sebenarnya tidak ada yang baik, hanya jahat. Namun, Tuhan dalam belas kasihan-Nya tidak meninggalkan kita. (St. Agustinus)
Antifon Pembuka (Mzm 145:8-9)
Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Tuhan itu baik kepada semua orang, penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Doa Pagi
Ya Allah, Engkau telah mengutus Yesus Kristus, Putra-Mu untuk mengajar kami. Semoga berkat pengajaran-Nya yang penuh kuasa, kami semakin terbuka dan memusatkan perhatian pada Sabda yang akan membawa pengudusan bagi hidup kami. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus (1Kor 2:10b-16)
"Manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah; manusia rohani menilai segala sesuatu."
Saudara-saudara, Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pula tiada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah. Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. Dan karena kami menjelaskan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berbicara tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang diajarkan kepada kami bukan oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh. Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu adalah suatu kebodohan. Ia tidak dapat pula memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Sebab manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. Sebab, “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kita memiliki pikiran Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Tuhan itu adil dalam segala tindakan-Nya.
Ayat. (Mzm 145:8-9.10-11.12-13ab.13cd-14)
1. Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Tuhan itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
2. Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu.
3. Untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan kemuliaan semarak kerajaan-Mu. Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan.
4. Tuhan setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Tuhan itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.
Bait Pengantar Injil, do = d, 2/2, PS 953
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. (Luk 7:16; 2/4)
Seorang nabi besar telah muncul di tengah kita, dan Allah mengunjungi umat-Nya.
Inilah Injil Suci menurut Lukas (4:31-37)
"Aku tahu siapa Engkau: Engkau Yang Kudus dari Allah."
Sekali peristiwa Yesus pergi
ke Kapernaum, sebuah kota
di Galilea. Di situ Ia mengajar pada hari-hari Sabat. Orang-orang takjub
mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di rumah ibadat itu
ada seorang yang kerasukan setan. Ia berteriak dengan suara keras, “Hai Engkau,
Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak
membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Engkaulah Yang Kudus dari Allah.”
Tetapi Yesus menghardik dia, kata-Nya, “Diam, keluarlah dari padanya!” Maka
setan menghempaskan orang itu ke tengah orang-orang banyak, lalu keluar dari
padanya, dan sama sekali tidak menyakitinya. Semua orang takjub, dan berkata
satu sama lain, “Alangkah hebatnya perkataan ini! Dengan penuh wibawa dan kuasa
Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat, dan mereka pun keluar.” Maka
tersiarlah berita tentang Yesus ke mana-mana di daerah itu.
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe (U. Terpujilah Kristus)
Renungan
Saudara-saudari sekalian, dalam Injil hari ini kita melihat Yesus memulai misi-Nya sebelum pergi ke pegunungan untuk berkhotbah. Ia memulainya seperti guru-guru Yahudi lainnya: pergi ke rumah ibadat, lalu berkhotbah dan mengajar. Namun, hal yang mengejutkan orang banyak adalah cara-Nya mengajar—penuh wibawa, melebihi guru-guru lainnya.
Saat melakukan hal itu, Yesus melihat ada roh jahat yang merasuki salah seorang di tengah jemaat. Yesus tidak ingin meladeni percakapan dengan roh jahat itu. Roh jahat itu sendiri tahu siapa Yesus. Roh jahat itu berteriak, "Apa urusan-Mu dengan kami? Kami tahu siapa Engkau." Namun, Yesus hanya berkata, "Keluar dari orang ini dan jangan ganggu dia lagi." Roh jahat itu pun pergi; ia taat. Pertanyaan bagi kita hari ini adalah: adakah saat-saat kita dikuasai oleh roh jahat? Ya, ada kalanya dalam hidup kita dikuasai oleh roh jahat. Namun, apakah kita memanggil Yesus untuk menolong kita? Apakah kita memohon bantuan-Nya untuk mengusir roh jahat itu dari diri kita? Roh jahat adalah makhluk roh. Sebagai manusia, kita tidak memiliki kuasa untuk memerintahkan roh jahat itu pergi. Namun, jika kita menggunakan nama Yesus Kristus, roh jahat itu akan pergi. Dan jika kita memohon kepada Allah, memohon agar Roh Kudus menyertai kita—melalui doa, permenungan, serta penerimaan Tubuh dan Darah Kristus—maka kita menjadi kuat secara rohani. Iblis dan roh jahat akan takut kepada kita, karena Yesus Kristus hidup di dalam diri kita melalui Tubuh dan Darah-Nya. Yesus memerintahkan roh jahat itu pergi, lalu Ia melanjutkan pengajaran-Nya kepada orang-orang yang hadir di sana. Wibawa yang ditunjukkan Yesus membuktikan bahwa Dialah Kristus. Dialah sosok yang akan membebaskan manusia dari dosa. Dialah Mesias yang sejati.
Marilah kita berdoa hari ini semoga Allah Yang Mahakuasa menolong kita. Semoga Ia menolong kita di saat kita tidak berdaya melawan kejahatan—kejahatan yang ada di dunia ini. Semoga Ia menganugerahkan kekuatan agar kita mampu menggunakan nama-Nya saat dibutuhkan, demi mengusir roh jahat dari saudara-saudari kita dan dari hati kita sendiri. Terpujilah Tuhan Yesus Kristus.
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
Doa Malam
Tuhan Yesus yang berkuasa
atas segalanya di bumi ini, setan pun takluk kepada-Mu. Semoga kenyataan ini
semakin mendekatkanku kepada-Mu melalui kesaksianku dengan iman, harapan dan
kasihku kepada-Mu dalam keseharianku. Berkatilah istirahatku sepanjang malam
ini ya Tuhan. Amin.
RENUNGAN PAGI




