| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Kamis, 27 Agustus 2026 Peringatan Wajib St. Monika

 

Kamis, 27 Agustus 2026
Peringatan Wajib St. Monika
        
Hanya satu ini yang kuminta kepadamu, Agustinus, agar kamu mengenangkan aku di hadapan altar Tuhan, di mana saja kamu berada. (St. Monika)
     
Antifon Pembuka (Ams 31:30.28)

Wanita yang takwa kepada Tuhan sungguh pantas mendapat pujian. Ia disebut bahagia oleh anak-anaknya, dan suaminya pun memuji dia.

Doa Pagi

Allah Bapa, penghibur orang berdukacita, dengan belas kasih Engkau sudah menerima cinta kasih dan air mata Santa Monika demi bertobatnya Santo Agustinus, putranya. Semoga berkat pertolongan mereka berdua kami menangisi segala dosa dan memperoleh kasih sayang rahmat-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.            
 
      
 
Bacaan pertama dan Mazmur Tanggapan dari hari biasa, atau dari Rumus Umum Para Kudus, misalnya: Sir 26:1-4.16-21; Mzm 131:1.2.3; Ref. Tuhan, peliharalah damai-Mu dalam batinku.
  
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus (1:1-9)
    
"Di dalam Kristus kalian telah menjadi kaya dalam segala hal."
         
Dari Paulus yang oleh kehendak Allah dipanggil menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Sostenes, saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang kudus, serta kepada saudara sekalian di mana pun, yang berseru kepada nama Yesus Kristus, Tuhan mereka dan Tuhan kita. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kalian. Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kalian, atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kalian dalam Kristus Yesus. Sebab di dalam Kristus kalian telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan pengetahuan, sesuai dengan kesaksian tentang Kristus yang telah diteguhkan di antara kalian, sehingga kalian tidak kekurangan sesuatu karunia pun sementara kalian menantikan penampakan Tuhan kita Yesus Kristus. Dia juga akan meneguhkan kalian sampai kesudahannya, sehingga kalian tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. Sebab setialah Allah yang telah memanggil kalian kepada persekutuan dengan Putera-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
 
Mazmur Tanggapan
Ref. Aku hendak memuji nama-Mu selama-lamanya, ya Allah Rajaku.
Ayat. (Mzm 145:2-3.4-5.6-7)
1. Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. Besarlah Tuhan, dan sangat terpuji; kebesaran-Nya tidak terselami.
2. Angkatan demi angkatan akan memegahkan karya-karya-Mu, dan akan memberitakan keperkasaan-Mu. Semarak kemuliaan-Mu yang agung akan kukidungkan, dan karya-karya-Mu yang ajaib akan kunyanyikan.
3. Kekuatan karya-karya-Mu yang dahsyat akan dimaklumkan, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan. Kenangan akan besarnya kebaikan-Mu akan dimasyhurkan, orang akan bersorak-sorai tentang keadilan-Mu.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Mat 24:42a,44) 
Berjaga-jaga dan bersiap-siaplah, sebab kalian tidak tahu bilamana Anak Manusia datang.
     

Inilah Injil Suci menurut Matius (24:42-51)
   
"Hendaklah kalian selalu siap siaga."
       
Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Berjaga-jagalah, sebab kalian tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pencuri datang waktu malam, pastilah ia berjaga-jaga dan tidak membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu hendaklah kalian selalu siap siaga, sebab Anak Manusia datang pada saat yang tidak kalian duga. Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberi makan kepada mereka pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya sedang melakukan tugasnya itu, ketika tuannya datang. Aku berkata kepadamu: Sungguh, tuan itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi jika hamba itu jahat, dan berkata dalam hatinya, ‘Tuanku tidak datang-datang’, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama para pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak ia sangka, dan pada saat yang tidak ia ketahui. Maka hamba itu akan dibunuhnya dan dibuatnya senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertak gigi.”
Verbum Domini 
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe 
(U. Terpujilah Kristus)


Renungan

    

Panggilan untuk Berjaga-jaga dalam Peziarahan Hidup

Dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus dengan lembut namun tegas mengingatkan kita untuk senantiasa berjaga-jaga, sebab waktu kedatangan-Nya adalah sebuah misteri. Peringatan ini bergema nyata dalam keseharian kita. Sering kali, Tuhan menggunakan seluruh rentang hidup kita—bahkan melalui jalan terjal berupa cobaan dan kesulitan—sebagai masa persiapan yang panjang. Melalui rahmat-Nya dan dukungan doa dari para kudus di sekitar kita, kita dimampukan untuk terus melangkah tanpa kehilangan semangat.

Dalam masa penantian ini, respons hati kita bisa silih berganti. Ada kalanya bayangan akan kedatangan Tuhan terasa begitu mengejutkan, dan kita merasa belum siap untuk melepaskan dunia. Namun, di saat-saat penuh rahmat—seperti kedamaian batin yang sering saya rasakan seusai perayaan Ekaristi—hati ini justru dipenuhi ketakjuban. Pada momen-momen seindah itu, muncul keberserahan yang tulus: "Tuhan, aku siap jika harus melangkah bersama-Mu hari ini."

Iman di Tengah Dunia yang Riuh

Meskipun hati kita rindu, selama kita masih menghela napas hari ini, itu berarti Tuhan masih merenda rencana-Nya. Perjalanan kita belum usai. Kita terus ditopang oleh iman yang sama—iman yang pernah menggerakkan hati Santa Monika dan menjadi pedoman bagi para murid di sepanjang zaman.

Mari kita renungkan pula keteguhan Santo Paulus saat ia melangkah masuk ke Korintus. Kota itu sarat akan dosa dan perpecahan, bahkan mungkin lebih kelam dari hiruk-pikuk kota seperti Jakarta saat ini. Namun, alih-alih ikut larut atau sekadar menghakimi, Paulus menanamkan iman. Ia mengingatkan jemaat akan jati diri mereka yang sesungguhnya: saudara-saudari yang telah dikuduskan dalam Kristus, yang dipanggil untuk bersatu dalam iman yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Inilah bukti nyata bagaimana Tuhan bekerja. Ia terus menarik kita mendekat, melepaskan kita dari belenggu perpecahan dan dosa, agar kita semakin pantas menyongsong-Nya.

Menemukan Tuhan di Setiap Helaan Napas

Oleh karena itu, saat kita menyambut Kristus dalam Ekaristi hari ini, marilah kita memohon rahmat agar roh kita senantiasa terjaga. Berdoalah memohon rahmat kematian yang bahagia—berada di sisi-Nya kelak bersama orang-orang terkasih—namun di saat yang sama, hiduplah dengan kesadaran penuh akan kehadiran-Nya saat ini juga. Izinkan rahmat Tuhan mengalir melalui diri Anda, entah saat Anda berada di rumah, di tengah komunitas, di sekolah, maupun di tempat kerja.

Sadarilah bahwa kita adalah umat peziarah yang senantiasa berjaga-jaga dengan sebuah tujuan pasti. Semakin kita memahami ke mana arah langkah ini, semakin kita bisa memaknai hidup dengan penuh sukacita. Pada akhirnya, segala yang kita temui di sepanjang jalan ini—entah itu tawa maupun air mata, kemudahan maupun badai kesulitan—adalah anugerah Allah yang membentuk, menguatkan, dan mempersiapkan kita menuju penyatuan yang utuh dan sempurna dengan-Nya.

  Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini 
 
Doa Malam
 
Allah Bapa yang Mahabaik, terima kasih atas sapaan-Mu pada sepanjang hari ini. Semoga aku dapat selalu berjaga-jaga dan buatlah aku setia sampai akhir hidup menjemputku. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa. Amin.
 
     
  
 
 
 RENUNGAN PAGI

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy