Jumat, 03 Januari 2020 Hari Biasa Masa Natal

Jumat, 03 Januari 2020
Hari Biasa Masa Natal - Jumat Pertama Dalam Bulan

“Yesus dilahirkan di Betlehem, kata Ibrani untuk ‘rumah roti.’ Dengan demikian, pada hari ulang tahun-Nya, kita menghampiri Ekaristi untuk menerima ‘roti kehidupan’ dalam Komuni Kudus. Yesus dilahirkan di palungan, kotak makanan, di mana binatang makan, karena Ia ingin menjadi makanan bagi jiwa kita.” — Timothy Kardinal Dolan
 
Antifon Pembuka (Mzm 118:26-27)

Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Dialah Tuhan Allah yang menerangi kita.
   
Blessed is he who comes in the name of the Lord: The Lord is God and has given us light.
   
Doa Pembuka


Allah Bapa Yang Mahabaik, Putra-Mu yang tunggal telah tampak sebagai manusia, dan kami mengakui-Nya sebagai seorang di antara kami. Semoga hidup kami pun dapat disesuaikan dengan hidup-Nya berkat bantuan rahmat-Mu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau dan dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa. Amin.
   
Bacaan
dari Surat Pertama Rasul Yohanes (2:29-3:6)
  
"Setiap orang yang tetap berada dalam Yesus tidak berbuat dosa lagi."

Anak-anakku terkasih, jikalau kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang, yang berbuat kebenaran, lahir dari pada-Nya. Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Allah. Saudara-saudaraku terkasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak. Akan tetapi kita tahu bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia suci adanya. Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa adalah pelanggaran hukum Allah. Dan kamu tahu, bahwa Kristus telah menyatakan diri-Nya untuk menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa. Karena itu setiap orang yang tetap berada dalam Dia, tidak berdosa lagi, setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan mengenal Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
   
       
 
Mazmur Tanggapan, do = c, 2/4, PS 807
Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita

Ayat. (Mzm 98:1.3c-4.5.6)

1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
2. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!
3. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring, bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan.

Bait Pengantar Injil, do = f, 4/4, PS 960
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Yoh 1:14:12b)
Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, semua orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah.
 
    
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (1:29-34)


"Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia."
  
Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, Ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya, "Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Sesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Aku sendiripun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi Yang mengutus aku membaptis dengan air telah berfirman Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya! Maka aku memberikan kesaksian: Dia inilah Anak Allah."
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!


Renungan
   
Posisi kita baru berada pada hari ke-8 tahun yang baru, tahun 2020. Suasana Natal masih kita rasakan, memang kita masih berada dalam Masa Natal. Pada hari Nata] yang lalu, saya memperhatikan pohon natal pada sebuah gereja paroki. Cukup banyak aksesori natal diletakkan pada pohon natal tersebut, selain lampu natal dan bintangdi pucuk pohon yang berkedap-kedip. Saya memperhatikan secara khusus aksesori “Anak Domba” yang cukup mencolok pada pohon natal.

Dalam kisah Injil hari ini, diceritakan bahwa ketika Yesus datang kepadanya, Yohanes berseru, “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. ” Yohanes memberikan testimoni Ia inilah Anak Allah (ay. 34); Dia datang dan lahir di Betlehem demi penghapusan dosa dunia! Dalam liturgi Misa Kudus, menjelang upacara komuni, seruan ini kembali diulangi imam pemimpin Misa sambil mengangkat dan memperlihatkan roti dan anggur yang sudah dikonsekrir, “Inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, berbahagialah kita....” Kita manusia yang paling berbahagia karena Allah begitu mengasihi kita dengan mengutus Anak-Nya Yang Tunggal untuk menebus dosa kita sehingga kita beroleh hidup yang kekal (bdk. Yoh 3:16).

Pesan permenungan, sebagaimana Yohanes menunjuk kepada Yesus, sejauh mana kesaksian hidup kita secara utuh menyeluruh menunjuk kepada Yesus, Sang Anak Domba Allah dan bukan demi kepentingan egoisme diri? Bilamana komitmen ini yang menjadi orientasi kita, kiranya kita akan mengalami atau merasakan kebahagiaan dan damai yang sejati. (FN/INSPIRASI BATIN 2020) 
 
Antifon Komuni (Ef 2:4; Rm 8:3)
  
Oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, Ia mengutus Anak-Nya dalam rupa manusia yang berdosa.
 
Because of that great love of his with which God loved us, he sent his Son in the likeness of sinful flesh.
    
Doa Malam

Tuhan Yesus, para murid Yohanes yang mendengar dan melihat Engkau sebagai Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia sangat takjub dan kemudian mengikuti Engkau serta tinggal bersama-Mu. Aku bersyukur karena telah memperoleh anugerah untuk mengikuti Engkau dan tinggal di dalam Engkau. Semoga karena rahmat-Mu aku sanggup untuk selalu berjalan bersama Engkau menuju kerajaan Allah. Amin.