Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

Sabtu, 11 April 2015
Hari Sabtu dalam Oktaf Paskah


Kis. 4:13-21; Mzm. 118:1,14-15,16ab-18,19-21; Mrk. 16:9-15 

"Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk."

Beriman bukanlah hal yang sekali jadi tetapi merupakan proses terus-menerus sepanjang hidup. Para murid Yesus pun mengalami hal ini. Kurang lebih 3 tahun, mereka telah hidup bersama Yesus. Mereka telah melihat apa yang Ia lakukan dan kerjakan. Mereka juga telah mendengar apa yang Ia katakan dan ajarkan, bahkan kadang diikuti dengan penjelasan khusus untuk mereka. Berkaitan dengan sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya, Yesus telah menyampaikannya berulang kali. Namun, ketika hal itu terjadi, mereka tidak serta merta percaya. Seolah-olah, semua yang telah mereka lihat dan dengar dari Yesus hilang semua bersama dengan kematian-Nya. Kepada Maria Magdalena yang secara langsung telah melihat dan berjumpa dengan Yesus yang bangkit, mereka tidak percaya. Demikian pula mereka tidak percaya kepada kedua murid yang telah berjumpa dengan Yesus sepanjang perjalanan mereka ke luar kota. Oleh karena itu, ketika Yesus sendiri menampakkan diri kepada mereka, Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka. Meskipun demikian, Yesus tetap mempercayakan tugas perutusan untuk mewartakan Injil kepada mereka. Kendati proses beriman mereka belum sampai pada kesempurnaan tetapi masih diwarnai tidak hanya oleh keragu-raguan tetapi juga ketidak-percayaan, Yesus tetap percaya penuh pada mereka dan mempercayakan kepada mereka tugas untuk mewartakan Injil. Dan benar, dengan kepercayaan yang diberikan Yesus itu, iman mereka pun semakin berkembang sampai pada kesempurnaan. Dengan berani, mereka bersaksi tentang Yesus Kristus dan meyakinkan banyak orang untuk juga percaya kepada Kristus serta menjadi pengikut-Nya. Risiko yang menghantar mereka ke penjara, penganiaan dan bahkan kematian pun mereka hadapi tanpa takut dan ragu. 

Doa: Tuhan, kepada kami masing-masing, Engkau telah menpercayakan tugas untuk mewartakan Injil melalui tugas dan pekerjaan kami sehari-hari. Berilah kami rahmat-Mu agar mampu menjalaninya dengan penuh iman agar warta sukacita keselamatan-Mu semakin didengar, diterima dan dialami oleh semakin banyak orang. Amin. -agawpr-