Karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.

Sabtu, 09 Mei 2015
Hari Biasa Pekan V Paskah 

  

Kis. 16:1-10; Mzm. 100:1-2,3,5; Yoh. 15:18-21. 
  
Karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
   

"Ngèli ning ora kèli". Ungkapan yang kurang lebih berati mengalir mengikuti arus tetapi tidak hanyut di dalamnya, kiranya tepat untuk mengambarkan bagaimana seharusnya kita hidup sebagai orang beriman. Di satu sisi, kita hidup di dunia ini tetapi boleh dikatakan bahwa setelah kita menanggapi panggilan Tuhan untuk menjadi anak-anak-Nya, maka bagi kita dunia merupakan tanah asing. Tanah air kita yang sesungguhnya adalah di surga dan kita semua adalah warga Kerajaan Allah. Di dunia ini kita hadir sebagai orang asing, pengembara atau peziarah. Sebagaimana orang asing harus menyesuaikan dengan hukum, aturan dan budaya setempat, maka di dunia ini pun kita harus menyesuaikan diri dengan serba-serbi pola hidup di dunia. Namun, bagaimana pun juga, kita tetap harus taat dan memegang teguh hukum, aturan dan budaya asli kita. Ada kalanya kita malah harus berkonfrontasi atau bahkan melawan arus. Ketika budaya di dunia ini melegalkan kebencian, balas dendam, nyawa ganti nyawa, kita tetap harus taat pada hukum Allah, yakni: jangan membenci, jangan membalas dendam, jangan membunuh; tetapi sebaliknya ampunilah, kasihilah dan berdoalah bagi mereka yang membenci dan menganiaya kita. Semoga, kita senantiasa sadar akan jati diri yang telah dipilih oleh Tuhan Allah.
      
Doa: Tuhan, bantulah kami dengan rahmat-Mu agar kami mampu tetap berpegang teguh pada hukum-Mu, kendati kami harus berkonfrontasi dengan cara hidup masyarakat dunia pada umumnya. Amin. -agawpr-