Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal

Kamis, 16 April 2015
Hari Biasa Pekan II Paskah


Kis. 5:27-33; Mzm. 34:2,9,17-18,19-20; Yoh. 3:31-36. 

Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal

Betapa luar biasanya kekuatan iman atau kepercayaan kepada Tuhan. Dengan iman kepada-Nya, kita memperolah jaminan keselamatan dan kehidupan yang kekal. Namun, kepercayaan kepada-Nya ini tentu bukanlah sekedar pengetahuan intelektual dan pengakuan lahiriah di mulut saja tetapi lebih-lebih merupakan pengakuan batiniah dalam hati yang diikuti dengan ketaatan kepada-Nya. Pengakuan iman tidak bisa dipisahkan dari ketaatan iman. Artinya, kalau kita mengaku percaya kepada Tuhan, kita harus mau taat dan mengikuti kehendak-Nya, meski kadang terasa berat, tidak mudah kita mengerti atau bahkan seolah-olah tidak masuk akal. Dalam hal ini, Petrus dan para rasul yang lain telah memberikan teladan kepada kita ketika mereka dengan tegas berkata: "Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia" (bac 1).

Doa: Tuhan, berilah kami rahmat-Mu agar kami mempunyai pengakuan dan ketaatan iman yang besar. Amin. -agawpr-

Kamis, 16 April 2015 Hari Biasa Pekan II Paskah

Kamis, 16 April 2015
Hari Biasa Pekan II Paskah

Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya. (Yoh 3:36)


Antifon Pembuka (Mzm 68(67):8-9.20)

Ya Allah, ketika Engkau tampil di depan umat-Mu, melangkah mendahului dan tinggal di tengah mereka, maka bumi goncang dan langit bergetar, alleluya.

O God, when you went forth before your people, marching with them and living among them, the earth trembled, heavens poured down rain, alleluia.


Doa Pagi

Allah Bapa yang Maharahim, semoga rahmat Paskah yang telah kami terima, membawa hasil yang nyata dalam hidup kami. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
  
Dengan penyertaan Roh Kudus, para Rasul berani berhadapan dengan kuasa manusia. Mereka berdiri di pihak Allah dan menjadi saksi atas kisah penyelamatan Allah melalui hidup Yesus.

  

Bacaan dari Kisah Para Rasul (5:27-33)
  
 
"Kami adalah saksi dari segala sesuatu dan Roh Kudus."
    
Pagi itu kepala pengawal Bait Allah serta orang-orangnya menangkap para rasul yang sedang mengajar orang banyak dan menghadapkan mereka kepada Mahkamah Agama Yahudi. Imam Besar lalu mulai menegur mereka, “Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam nama Yesus. Namun ternyata kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu, dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami.” Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, “Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia. Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa. Dan kami adalah saksi dari segalanya itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang menaati Dia.” Mendengar perkataan itu sangatlah tertusuk hati mereka, dan mereka berusaha membunuh rasul-rasul itu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = f, 2/4, PS 829
Ref. Aku hendak memuji nama-Mu, ya Tuhan selama-lamanya
atau Orang yang tertindas berseru, dan Tuhan mendengarkan.
Ayat. (Mzm 34:2.9.17-18.19-20; R: 7a)
1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
2. Wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi. Apabila orang benar itu berseru-seru, Tuhan mendengarkan; dari segala kesesakannya mereka Ia lepaskan.
3. Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya. Kemalangan orang benar memang banyak, tetapi Tuhan melepaskan dia dari semua itu.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Yoh 20:29)
Karena telah melihat Aku, engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya.
  
Yesus datang dari Allah dan datang ke dunia untuk membawa hidup kekal kepada manusia. Siapa saja yang mau mnerima, mempercayai dan mengikuti Yesus sudah pasti dia akan selamat dan memperoleh hidup yang kekal.
  
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (3:31-36)
    
"Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya."
       
Yohanes Pembaptis memberi kesaksian tentang Yesus di hadapan murid-muridnya, “Siapa yang datang dari atas ada di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari surga ada di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya, ia mengakui bahwa Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal; tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!
 
Renungan
  
Yohanes Pembaptis memberi kesaksian bahwa Yesus adalah utusan Allah sebab Ia menyampaikan firman Allah dan Roh menyertai Dia. Allah mengasihi Yesus dan memberikan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa yang percaya kepada Yesus, ia beroleh hidup kekal. Kesaksian kita tentang Yesus tidak serta merta diterima. Tetapi kita harus tetap melakukannya sebab Allah semua orang beroleh kehidupan kekal.

Antifon Komuni (Mat 28:20)

Sesungguhnya, Aku menyertai kamu senantiasa bahkan sampai akhir zaman, alleluya.

Behold, I am with you always, even to the end of the age, alleluia.

Doa Malam

Ya Allah, kami mengakui kesaksian Putera-Mu dan mengakui bahwa Engkau adalah Allah yang hidup dan benar. Terima kasih atas cinta-Mu kepada kami orang berdosa ini. Ajarilah kami untuk mentaati perintah Putera-Mu dan mau menyerahkan seluruh hidup kami hanya kepada-Mu, agar kami kelak beroleh hidup yang kekal. Amin.


RUAH

Rabu, 15 April 2015 Hari Biasa Pekan II Paskah

Rabu, 15 April 2015
Hari Biasa Pekan II Paskah

  

Kis. 5:17-26; Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9; Yoh. 3:16-21. 

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
 
Baru saja kita merayakan Paskah yang didahului dengan perayaan sengsara dan wafat Kristus. Saat ini pun kita masih berada dalam masa Paskah. Melalui perayaan-perayaan ini, kita diingatkan akan kasih Allah yang begitu besar kepada kita. Ia telah memberikan Yesus Kristus, Putera-Nya, untuk membimbing kita di jalan yang benar dan di jalan keselamatan. Bagi kita, Dialah Sang Terang yang senantiasa menerangi setiap langkah hidup kita melalui sabda-sabda-Nya dan melalui inspirasi batiniah dalam akal budi dan hati nurani kita. Maka, kita diundang untuk semakin peka dalam mendengarkan sabda dan kehendak-Nya yang yang diwartakan dalam Kitab Suci dan dibisikan dalam akal budi serta hati nurani kita. 

Doa: Tuhan, semoga kami senantiasa hidup dalam terang-Mu yang selalu menyinari setiap langkah hidup kami. Amin. -agawpr-