| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini | Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik | Privacy Policy |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Kamis, 04 September 2025 Hari Biasa Pekan XXII

 
Kamis, 04 September 2025
Hari Biasa Pekan XXII

“Janganlah kamu datang ke gereja dan mendengarkan warta begitu bagus, tetapi tidak menghasilkan perbuatan baik.” (St. Agustinus)


Antifon Pembuka (Kol 1:13)

Bapa telah melepaskan kita dari kegelapan, dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Putra-Nya yang terkasih.

Doa Pagi


Allah Bapa Mahakuasa dan kekal, berkenanlah membuka budi dan hati kami, agar dapat memahami kehendak-Mu. Semoga Kerajaan-Mu berkembang dengan subur di tengah-tengah sanak saudara kami berkat karya-Mu melalui kami.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.  
    
Lisensi foto: CC0
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Kolose (1:9-14)
   
"Bapa telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan Putra-Nya yang terkasih."
     
Saudara-saudara, sejak kami mendengar tentang kalian, tak henti-hentinya kalian kami doakan. Kami mohon semoga kalian menerima segala hikmat dan pengertian yang benar untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna. Maka hidupmu akan layak di hadapan-Nya, dan berkenan di hati-Nya dalam segala hal. Kalian akan menghasilkan buah dalam segala pekerjaan baik, dan bertumbuh dalam pengetahuan benar tentang Allah. Kalian akan diperkuat dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan Allah untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang membuat kalian layak mendapat bagian dalam apa yang ditentukan bagi orang-orang kudus di dalam Kerajaan terang. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan Anak-Nya yang terkasih; Dalam Kristus itulah kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa!
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya.
Ayat. (Mzm 98:2-3ab.3cd-4.5-6)
1. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.
2. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!
3. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring, bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan!

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Mrk 1:17)
Mari, ikutlah Aku, sabda Tuhan, dan kalian akan Kujadikan penjala manusia.
   
Inilah Injil Suci menurut Lukas (5:1-11)
   
"Mereka meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Yesus."
      
Pada suatu ketika Yesus berdiri di pantai Danau Genesaret. Orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan sabda Allah. Yesus melihat dua buah perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahu itu sedikit jauh dari pantai. Lalu Yesus duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Selesai berbicara Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa. Tetapi atas perintah-Mu aku akan menebarkan jala juga." Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap ikan dalam jumlah besar, sehingga jala mereka mulai koyak. Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain, supaya mereka datang membantu. Maka mereka itu datang, lalu mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam. Melihat hal itu Simon tersungkur di depan Yesus dan berkata, "Tuhan, tinggalkanlah aku, karena aku ini orang berdosa." Sebab Simon dan teman-temannya takjub karena banyaknya ikan yang mereka tangkap. Demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Yesus lalu berkata kepada Simon, "Jangan takut. Mulai sekarang engkau akan menjala manusia." Dan sesudah menghela perahu-perahunya ke darat, mereka lalu meninggalkan segala sesuatu, dan mengikuti Yesus.
Verbum Domini 
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe 
(U. Terpujilah Kristus)


Renungan
 
   
Di awal Misa, dan tepat setelah salam, kita dipanggil untuk berbalik kepada Tuhan dan mengakui dosa-dosa kita. Jadi, sebelum hal lainnya, kita dipanggil untuk mengakui dosa-dosa kita. Itu adalah momen penting bagi komunitas iman yang berkumpul dalam ibadat dan doa. Saat kita mengakui dan mengakui dosa-dosa kita, kita juga disadarkan bahwa semua orang adalah orang berdosa dan tidak seorang pun dapat mengatakan bahwa mereka tidak berdosa seperti orang lain. Jadi, seruan pengakuan dosa dapat dikatakan sebagai aspek pemersatu karena kita telah berdosa sama seperti orang lain. Namun, kekudusan Allah dan belas kasih serta kasih sayang-Nyalah yang membangkitkan kita untuk terus mempersembahkan ibadat dan doa dengan hati yang rendah hati dan penuh penyesalan.

Dalam Injil, Petrus mengakui bahwa ia adalah orang berdosa, dan bahwa ia tidak layak berada di hadirat Yesus yang kudus. Pengakuan-pengakuan Petrus akan dosa-dosanyalah yang memampukannya untuk menanggapi panggilan Yesus. Jika kita sungguh-sungguh ingin mengetahui kehendak Tuhan bagi kita dan apa yang Dia inginkan dari kita, marilah kita terlebih dahulu mengakui dosa-dosa kita di hadapan-Nya. Dalam kerendahan hati kita, Tuhan akan mengungkapkan kepada kita apa rencana-Nya bagi kita, dan kita akan bersedia menerimanya.

Antifon Komuni (Luk 5:5)
 
Guru, semalam suntuk kami payah bekerja, namun tak seekor ikan pun kami tangkap. Tetapi atas perintah-Mu saya akan melabuhkan pukat. 
 
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini 
 
Doa Mohon Rahmat Persaudaraan (Puji Syukur 198).
Allah, Bapa kami yang maha pengasih dan penyayang. Engkau telah menanamkan benih kasih dalam dalam hati semua orang. Bahkan Engkau telah memberikan Roh-Mu sendiri tinggal dalam hati setiap insan. Dan Engkau menghendaki agar kami saling mengasihi sebagaimana kami mengasihi diri kami sendiri.
Kami bersyukur kepada-Mu atas kasih-Mu. Engkau telah mengangkat semua orang menjadi anak-Mu dan mengasihi mereka semua dengan kasih yang sama. Maka semoga kami selalu saling mengasihi dan hidup rukun sebagai saudara. Lebih-lebih kami bersyukur karena Yesus selalu berdoa bagi semua orang, agar mereka bersatu seperti Yesus sendiri bersatu dengan Dikau.
Kami mohon: Curahkanklah rahmat persaudaraan kepada semua orang agar mereka tekun mengusahakan persaudaraan: cekcok, iri, dengki, fitnah, dan sikap hanya mementingkan diri sendiri. Doa ini kami sampaikan kepaha-Mu dengan pengantaraan Kristus dalam persekutuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa. Amin.
 
Doa Malam

Yesus, sumber kekuatan dan hidupku, terima kasih atas apa pun yang boleh aku terima hari ini. Kini aku mohon, berkatilah istirahatku malam ini hingga esok pagi. Semoga istirahat malam ini dapat memberi kesegaran jiwa dan ragaku. Amin.
 
  


RENUNGAN PAGI

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2025 -

Privacy Policy