Sabtu, 13 September 2025
Peringatan Wajib St. Yohanes Krisostomus, Uskup dan Pujangga Gereja
Peringatan Wajib St. Yohanes Krisostomus, Uskup dan Pujangga Gereja
“Sebab kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh” (1Kor 10:17). Mengapa membicarakan persatuan?… Sebab apakah roti itu? Tubuh Kristus. Dan menjadi apakah mereka yang mengambil bagian di dalamnya? Tubuh Kristus: bukan banyak tubuh, tetapi satu tubuh. Sebab sebagaimana roti terdiri dari banyak bulir gandum menjadi satu, sehingga bulirnya tidak kelihatan lagi; mereka memang ada, tetapi perbedaannya tidak kelihatan karena penggabungan mereka; demikianlah kita tergabung satu sama lain dan dengan Kristus: bukan satu tubuh untuk kamu dan tubuh yang lain untuk sesamamu… tetapi tubuh yang sama untuk semua.”— St. Yohanes Krisostomus
Doa Pagi
Allah Bapa, keteguhan umat, Engkau telah menganugerahkan kefasihan lidah kepada uskup-Mu Santo Yohanes Krisostomus, dan menguatkannya ketika dianiaya. Semoga kami dibimbing oleh pengajarannya dan dikuatkan oleh contoh ketabahan hatinya. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
![]() | ||||
| Karya: Grzegorz Zdziarski/istock.com |
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Timotius (1Tim 11:15-17)
“Kristus datang di dunia untuk menyelamatkan orang-orang berdosa.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Diberkatilah nama Tuhan untuk selama-lamanya.
Ayat. (Mzm 116:12-13.17-18)
1. Pujilah, hai hamba-hamba Tuhan,
pujilah nama Tuhan!
Kiranya nama Tuhan dimasyhurkan,
sekarang dan selama-lamanya.
2. Dari terbitnya matahari sampai pada terbenamnya
terpujilah nama Tuhan.
Tuhan tinggi mengatasi segala bangsa,
kemuliaan-Nya mengatasi langit.
terpujilah nama Tuhan.
Tuhan tinggi mengatasi segala bangsa,
kemuliaan-Nya mengatasi langit.
3. Siapakah seperti Tuhan, Allah kita,
yang diam di tempat tinggi,
yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi?
Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu
dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur,
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Yoh 14:23)
yang diam di tempat tinggi,
yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi?
Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu
dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur,
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Yoh 14:23)
Orang yang mengasihi Aku akan menaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.
Inilah Injil Suci menurut Lukas (6:43-49)
Inilah Injil Suci menurut Lukas (6:43-49)
"Mengapa kalian berseru kepada-Ku, 'Tuhan, Tuhan!' padahal kalian tidak melakukan apa yang Kukatakan?"
Yesus menyampaikan wejangan ini kepada murid-murid-Nya, “Tidak ada pohon baik yang menghasilkan buah yang tidak baik. Dan tidak ada pula pohon tidak baik yang menghasilkan buah baik. Sebab setiap pohon dikenal dari buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri orang tidak memetik buah anggur. Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik. Tetapi orang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaan hatinya yang jahat. Sebab yang diucapkan mulut meluap dari hati. Mengapa kalian berseru kepada-Ku, ‘Tuhan, Tuhan!’ padahal kalian tidak melakukan apa yang Kukatakan? Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan sabda-Ku serta melakukannya, - Aku menyatakan dengan siapa ia dapat disamakan: - Dia itu sama dengan orang yang mendirikan rumah. Ia menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena dibangun dengan kokoh. Sebaliknya barangsiapa mendengar sabda-Ku dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika dilanda banjir, rumah itu segera roboh, dan hebatlah kerusakannya.”
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe (U. Terpujilah Kristus)
Renungan
Jika kita berpegang pada pepatah "apa yang kita makan adalah diri kita", maka kita tentu akan berhati-hati dengan apa yang masuk ke mulut kita atau apa yang kita konsumsi. Singkatnya, apa yang kita makan, akan menjadi diri kita, setidaknya dari segi kesehatan.
Demikian pula, jika apa yang kita baca adalah diri kita, maka kita juga perlu selektif dalam memilih apa yang kita baca.
Karena jika apa yang kita makan berdampak pada kita secara fisik, maka apa yang kita baca juga akan berdampak pada kita secara rohani.
Dan buah yang kita hasilkan, baik dalam tindakan kita, perkataan kita, maupun pikiran kita, merupakan cerminan dari siapa kita secara fisik dan rohani.
Seperti yang Yesus katakan dalam Injil, setiap pohon dapat dikenali dari buahnya. Dan karena perkataan seseorang mengalir dari apa yang memenuhi hatinya.
Bacaan pertama memberi tahu kita bahwa cawan berkat yang kita ucapkan adalah persekutuan dengan darah Kristus, dan roti yang kita pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus.
Oleh karena itu, dalam setiap Misa, kita membaca dan mendengarkan Sabda Allah, dan kita masuk ke dalam persekutuan dengan Kristus melalui Komuni Kudus.
Semoga apa yang kita baca dan dengarkan menjadikan kita semakin serupa Kristus, dan semoga Kristus berdiam di dalam hati kita saat kita menerima-Nya dalam Komuni Kudus.
Orang Kudus hari ini: 13 September 2025 St. Yohanes Krisostomus, Uskup dan Pujangga Gereja
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
Antifon Komuni (Luk 6:47)
Setiap orang yang datang kepada-Ku,
mendengarkan sabda-Ku dan melakukannya, seperti orang yang mendirikan
rumah, menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu.
Doa Malam
Terima kasih, ya Tuhan Yesus, atas
berkat-Mu hari ini. Utuslah malaikat-malaikat-Mu untuk menjaga kami
malam ini dan dilindungi dari segala yang jahat atas gangguan yang
menakutkan. Amin.
RENUNGAN PAGI




