![]() |
| St. Gregorius Agung / Public Domain |
Akhirnya, melalui masa-masanya sebagai biarawan dan kemudian meniti karier di istana kepausan sebagai utusan Paus yang dipercaya oleh Paus, terlibat dalam diplomasi dan bahkan perselisihan teologis. Dalam salah satu episodenya yang menentang Patriark Ekumenis Konstantinopel sendiri, ia memperoleh ketenaran besar di antara para pendukungnya dan keburukan di antara para kritikus dan musuhnya. Paus masa depan, Santo Gregorius Agung, memperoleh pengalaman dan wawasan yang luas dari karya-karyanya yang terbukti penting bagi keberhasilan berbagai upaya dan karyanya ketika ia terpilih sebagai Paus dan penerus Santo Petrus Rasul. Sebagai Paus, Paus Santo Gregorius Agung mereformasi Kepausan dan struktur Gereja, menjadikannya jauh lebih efisien, dan pada saat yang sama juga memulai upaya misionaris yang besar, mengirimkan para misionaris ke tempat-tempat seperti Inggris bersama Santo Agustinus dari Canterbury, ke Jerman, dan daerah-daerah lain di mana Gereja belum berakar.
Paus St. Gregorius Agung menghabiskan banyak waktu untuk mereformasi cara Gereja beribadah juga, meletakkan dasar dari apa yang kemudian dikenal sebagai Nyanyian Gregorian, dan juga mengatur liturgi menjadi bentuk yang lebih sinkron, dan juga membawa liturgi Gereja baik di Barat maupun Timur agar lebih terkoordinasi dan meletakkan dasar-dasar apa yang hari ini akan menjadi Misa Kudus serta Liturgi Ilahi di Gereja Timur. Dia menulis secara ekstensif dalam berbagai surat dan juga karya-karya lain, dalam menentang berbagai ajaran sesat dan dalam membantu membimbing umat beriman untuk kembali kepada Tuhan dengan iman.
Melalui karya-karyanya, Paus St. Gregorius Agung turut merumuskan tata liturgi Misa dalam Kekristenan Barat, yang pada akhirnya berkembang menjadi Misa seperti yang kita kenal sekarang, baik dalam Bentuk Luar Biasa maupun Biasa Ritus Latin. Paus St. Gregorius Agung terus mengabdikan dirinya dengan penuh semangat hingga akhir hayatnya, dan sungguh merupakan inspirasi yang luar biasa untuk kita semua teladani.
Saudara-saudari
di dalam Kristus, marilah kita semua belajar dari contoh-contoh baik
yang ditunjukkan oleh Paus St. Gregorius Agung, agar kita juga dapat
belajar untuk rendah hati dan berkomitmen dalam menjalani hidup kita
dengan iman dan kerendahan hati, agar kita dapat membuka hati dan
pikiran kita sepenuhnya kepada Tuhan, yang ingin menunjukkan kepada kita
kebenaran tentang diri-Nya, namun, banyak dari kita belum
mengizinkan-Nya berbicara dalam hati dan pikiran kita karena kesombongan
dan kekeraskepalaan kita.
Semoga Tuhan menyertai kita selalu dan semoga Ia terus memberkati kita dengan kebenaran-Nya, agar kita dapat belajar lebih banyak tentang kasih-Nya, dan karenanya, semakin mengasihi-Nya dalam hidup kita sendiri. Semoga Tuhan menjadi pembimbing kita dalam menjalani hidup dan menunjukkan jalan kepada-Nya. Paus St. Gregorius Agung, hamba Tuhan yang kudus, doakanlah kami. Amin.




