Seri Liturgi: AKTIF AKTIF AKTIF


KATKIT (Katekese Sedikit) No. 253

Seri Liturgi
AKTIF AKTIF AKTIF

Syalom aleikhem.
Sekarang kita bicara mengenai partisipasi umat dalam Misa. PUMR no. 34-35 memberikan petunjuk. Hakikatnya, Misa adalah perayaan “jemaat”, perayaan bersama. Kalau bersama, maka ada kebersamaan. Segala sesuatu di dalamnya dibangun dan dipetik bersama, perlu ada partisipasi dua pihak: imam (pemimpin) dan umat.

Dialog antara pemimpin dan umat sangat penting, demikian juga aklamasi-aklamasi. Dialog dalam Misa tak pernah basa-basi, melainkan sarana membina dan memperdalam kebersamaan antara imam dan umat. Jawaban “amin” umat yang penuh keyakinan akan menguatkan iman si imam, dan pernyataan “Tuhan bersamamu” dari imam yang penuh keyakinan, sebaliknya, akan menguatkan iman umat yang hadir. Ini bukan soal lahiriah, melainkan batiniah.

Umat beriman harus menunjukkan partisipasi aktif. Salam imam, doa imam, dialog dari imam harus dijawab dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan. Umat yang tak menjawab atau ogah-ogahan menjawab sungguh suatu kekurangan. Sebaliknya, imam yang asal-asalan berseru sungguh kecacatan juga.

Sejatinya, kemeriahan, kedalaman isi, dan kesakralan suatu Misa dibentuk oleh perihal yang tampaknya remeh itu: dialog, salam, aklamasi antara imam dan umat. Contoh sederhana dan pribadi, “amin” anda yang penuh keyakinan saat terima Tubuh Kristus menggetarkan jiwa saya sebagai imam yang menerimakan Sakramen Mahakudus. Sekian.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu Ajie
Katekis Daring