Benediktus XVI tidak kehilangan suaranya, kata Uskup Agung Gänswein

Benediktus XVI menyampaikan pidato kepada para kardinal baru di Biara Mater Ecclesiae di Vatikan pada 28 November 2020. Kredit: Vatican Media


Kota Vatikan, 4 Des, 2020 / 07:05 MT (CNA) .- Uskup Agung Georg Gänswein membantah laporan media bahwa Benediktus XVI kehilangan suaranya.

Kantor berita Katolik Austria Kathpress melaporkan pada 4 Desember bahwa sekretaris pribadi Benediktus XVI telah mengonfirmasi bahwa paus emeritus berusia 93 tahun itu masih dapat berbicara dengan jelas.

Laporan telah beredar di pers Italia dan di media sosial yang menunjukkan bahwa teolog Jerman, yang menjabat sebagai paus dari tahun 2005 hingga 2013, tidak lagi dapat berbicara.

CNA Deutsch, mitra berita berbahasa Jerman CNA, mengatakan bahwa Gänswein memberi tahu Kathpress bahwa suara Benediktus menjadi "sangat lemah dan kurus".

Laporan tersebut muncul setelah paus emeritus bertemu dengan para kardinal baru di Biara Mater Ecclesiae, kediamannya di Vatikan, pada 28 November. Benediktus telah menyampaikan kata-kata penghiburan kepada para kardinal menggunakan mikrofon.

Pada bulan Agustus, media Jerman melaporkan bahwa dia menderita erisipelas wajah, atau herpes zoster wajah, infeksi bakteri pada kulit yang menyebabkan ruam merah yang menyakitkan.

Laporan mengatakan bahwa dia telah mengembangkan kondisi tersebut setelah kunjungan perpisahan dengan kakak laki-lakinya, Mgr. Georg Ratzinger, di Bavaria pada bulan Juni. Saudaranya meninggal 1 Juli pada usia 96 tahun.

Namun Vatikan mengatakan bahwa kondisi Benediktus tidak serius, meski ia menderita penyakit yang menyakitkan.

Kantor pers Vatikan mengutip pernyataan Gänswein bahwa “kondisi kesehatan paus emeritus tidak menjadi perhatian khusus, kecuali bagi mereka yang berusia 93 tahun yang sedang melalui fase paling akut dari penyakit yang menyakitkan, tetapi tidak serius.”

 

Sumber: CNA