“Jangan biarkan masa lalu mengganggumu, tinggalkan semuanya di Hati
Kudus Yesus dan mulai lagi dengan sukacita.” (St Teresa dari Kalkuta)
Antifon Pembuka (Mzm 128:1)
Berbahagialah orang yang takwa kepada Tuhan yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.
Doa Pagi
Allah Bapa Maha Pengasih, ajarilah kami memahami doa yang memenuhi
hukum-Mu dan membangun manusia baru. Berilah kami cinta kasih kepada
sesama, cinta kasih-Mu sendiri yang sejak semula Kaucurahkan kepada
manusia. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus
Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan
Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Surat kedua Rasul Paulus kepada Timotius (2Tim 2:8-15)
"Jika kita bertekun, kita pun akan memerintah dengan Kristus."
Saudaraku
terkasih, ingatlah akan ini: Yesus Kristus, keturunan Daud, yang telah
bangkit dari antara orang mati, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.
Karena pewartaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti
seorang penjahat, tetapi sabda Allah tidak terbelenggu. Karena itu, aku
sadar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya
mereka pun memperoleh keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan
yang kekal. Benarlah sabda ini: Jika kita mati dengan Kristus, kita pun
akan hidup dengan Dia. Jika kita bertekun, kita pun akan ikut memerintah
dengan Dia. Jika kita menyangkal Dia, Dia pun akan menyangkal kita.
Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat
menyangkal diri-Nya." Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu
dengan sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan
mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna, malah
mengacaukan orang yang mendengarnya. Usahakanlah supaya engkau layak di
hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang
berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.
Mazmur Tanggapan, do = d, 4/4, PS 865
Ref. Tuhan, Dikaulah penyelamatku.
Ayat. (Mzm 25:4bc-5ab.8-9.10.14)
1. Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku ya Tuhan, tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku, bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan daku.
2. Tuhan itu baik dan benar, sebab ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati, menurut hukum dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.
3. Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian dan peringatan-peringatan-Nya. Tuhan bergaul karib dengan orang yang takwa pada-Nya, dan perjanjian-Nya Ia beritahukan kepada mereka.
Ref. Tuhan, Dikaulah penyelamatku.
Ayat. (Mzm 25:4bc-5ab.8-9.10.14)
1. Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku ya Tuhan, tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku, bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan daku.
2. Tuhan itu baik dan benar, sebab ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati, menurut hukum dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.
3. Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian dan peringatan-peringatan-Nya. Tuhan bergaul karib dengan orang yang takwa pada-Nya, dan perjanjian-Nya Ia beritahukan kepada mereka.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Mzm 119:34)
Berilah aku pengertian, maka aku akan mentaati hukum-Mu, aku akan menepatinya dengan segenap hati, ya Tuhan.
Inilah Injil Suci menurut Markus (12:28b-34)
"Inilah perintah pertama. Dan yang kedua sama dengan yang pertama."
Pada suatu hari datanglah seorang ahli Taurat kepada Yesus, dan bertanya, “Perintah manakah yang paling utama?” Yesus menjawab, “Perintah yang utama ialah: ‘Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita itu Tuhan yang Esa! Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa, dengan segenap akal budi, dan dengan segenap kekuatanmu. Dan perintah yang kedua, ialah: Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri’. Tidak ada perintah lain yang lebih utama daripada kedua perintah ini. Berkatalah ahli Taurat itu kepada Yesus, “Guru, tepat sekali apa yang Kaukatakan, bahwa Dia itu esa, dan tak ada Allah lain kecuali Dia. Memang mengasihi Dia dengan segenap hati, dengan segenap pengertian, dan dengan segenap kekuatan serta mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri, jauh lebih utama daripada semua kurban bakar dan persembahan.” Yesus melihat betapa bijaksananya jawaban orang itu. Maka Ia berkata kepadanya, “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah.” Dan tak seorang pun masih berani menanyakan sesuatu kepada Yesus.
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)
Renungan
Kata-kata adalah alat komunikasi antarmanusia. Meskipun kata-kata tampak penting untuk komunikasi, bukan berarti akan selalu ada kejelasan dan pemahaman. Bahkan, ada kalanya kata-kata digunakan untuk membingungkan dan memutarbalikkan makna.
Dalam Injil, ahli Taurat bertanya kepada Yesus, manakah perintah yang pertama dari semua perintah. Namun, ahli Taurat seharusnya lebih tahu, karena ia pasti sudah familiar dengan perintah-perintah tersebut. Mungkin ada motif tertentu dalam mengajukan pertanyaan itu kepada Yesus. Tetapi Yesus memberikan jawaban yang membuat ahli Taurat melihat kebenaran dan kejelasan makna perintah-perintah tersebut.
Dalam bacaan pertama, Rasul Paulus memperingatkan tentang perdebatan kata-kata yang menyebabkan kehancuran bagi mereka yang mendengarkan. Rasul Paulus mendesak Timotius untuk mempersembahkan dirinya di hadapan Allah sebagai orang yang telah melewati cobaan-cobaannya, dan sebagai orang yang tidak perlu malu akan pekerjaan hidupnya dan telah tetap berada di jalan yang lurus dengan pesan kebenaran. Jika kita melakukan hal yang sama, kita pun tidak akan jauh dari Kerajaan Allah.
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
Doa Malam
Allah Bapa kami sumber kedamaian, semoga kami memahami benar apa yang mendamaikan hati kami berkat Yesus, Adam baru, yang semata-mata cinta kasih adanya, agar dapat menghimpun kami bersujud di hadapan-Mu, Bapa kami dan Tuhan segenap umat manusia. Amin.
RENUNGAN PAGI




