Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Rabu, 01 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XIII

 
Rabu, 01 Juli 2026
Hari Biasa Pekan XIII

Di surga setiap orang mencintai Allah; jiwa tidak mempunyai perhatian selain mencintai Dia. (St. Teresia dari Avila)
  

Antifon Pembuka (Am 5:24)
  
Hendaklah keadilan bergulung-gulung seperti air, dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir.
 
Doa Pagi

   
Allah sumber kehidupan, semoga kami Kau beri kekuatan agar dapat membagikan kedamaian serta berbuat baik kepada sesama, sebagaimana Engkau sendiri terhadap segala sesuatu yang Kaukehendaki hidup lestari.  Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.   
Credit: valokuvaus/istock.com

Bacaan dari Nubuat Amos (5:14-15.21-24)    
   
 "Jauhkanlah daripadaku keramaian nyanyianmu, dan biarlah keadilan selalu mengalir seperti sungai."    
         
Carilah yang baik dan jangan yang jahat, agar kalian hidup. Dengan demikian Tuhan, Allah semesta alam, akan menyertai kalian seperti yang kalian katakan. Bencilah yang jahat, cintailah yang baik, dan tegakkanlah keadilan di pintu gerbang. Mungkin Tuhan, Allah semesta alam, akan mengasihani sisa-sisa keturunan Yusuf. Tuhan bersabda, “Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu, dan Aku tidak senang akan kumpulan rayamu. Sungguh, apabila kalian mempersembahkan kepada-Ku kurban bakaran dan kurban sajianmu, Aku tidak suka. Aku tidak mau memandang kurban keselamatan yang berupa ternak tambun. Jauhkanlah daripada-Ku keramaian nyanyianmu. Aku tidak mau mendengar lagu gambusmu. Tetapi hendaknya keadilan bergulung-gulung seperti air, dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
   
Mazmur Tanggapan
Ref. Aku akan memperlihatkan keselamatan Allah kepada yang jujur jalannya.
Ayat. (Mzm 50:7.8-9.10-11.12-13.16bc-17)

1 Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman! Dengarlah hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu: Akulah Allah, Allahmu!
2. Bukan karena kurban sembelihan engkau Kuhukum, sebab kurban bakaranmu senantiasa ada di hadapan-Ku! Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu.
3. Sebab segala binatang hutan adalah milik-Ku, dan ribuan hewan di gunung adalah kepunyaan-Ku. Aku kenal segala burung di udara, dan semua yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
4. Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya. Daging lembu jantankah makanak-Ku? Atau darah kambing jantankah minuman-Ku?
5. Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu, padahal engkau membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?
    
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. (Yak 1:18) 
Atas kehendak-Nya sendiri Allah telah menciptakan kita dengan kebenaran, agar kita menjadi yang pertama dari ciptaan-Nya.

Inilah Injil Suci menurut Matius (8:28-34)
       
       
"Adakah Engkau kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?"
    
Pada suatu hari Yesus menyeberang danau Genesaret dan tiba di daerah orang Gadara. Maka datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan, menemui Dia. Mereka itu sangat berbahaya, sehingga tak seorang pun berani melalui jalan itu. Dan mereka itu pun berteriak, katanya, "Apakah urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau datang kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?" Tidak jauh dari mereka itu ada sejumlah besar babi sedang mencari makan. Maka setan-setan itu minta kepada Yesus, katanya, "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu." Maka Yesus berkata kepada mereka, "Pergilah!" Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau, dan mati di dalam air. Para penjaga babi lari, dan setibanya di kota mereka menceritakan segala sesuatu, juga tentang dua orang yang kerasukan itu. Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah berjumpa dengan Dia, mereka mendesak supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)

   
Renungan
  
      
Sepertinya jika kita melihat pengingat yang indah dan dahsyat tentang kuasa Tuhan, kita akan berkata ini luar biasa, ini menakjubkan, dan kita akan menerima sumber dari teladan kuasa Tuhan itu. Tetapi di sini kita justru melihat kebalikannya. Penduduk kota, ketika mereka tahu atau mendengar bahwa kedua orang ini, yang mereka yakini telah dirasuki setan dan sangat kejam terhadap semua orang yang lewat, ketika kuasa Tuhan menghilangkan penyakit dari pikiran mereka atau setan dari tubuh mereka, alih-alih memuji Tuhan dan berkata terima kasih Yesus atau terima kasih Tuhan dan kemudian berterima kasih kepada Yesus, mereka tidak melihat kuasa Tuhan yang menyelamatkan kedua orang itu, mereka hanya melihat kerugian ekonomi yang baru saja mereka alami karena semua babi itu lari dari mereka ke laut dan tenggelam serta mati.

Jadi mereka tidak ingin berhubungan dengan Yesus karena Dia melakukan sesuatu secara spiritual yang sangat dahsyat, namun secara ekonomi mereka, saya tidak tahu apakah mereka hancur, tetapi mereka jelas tidak berdaya untuk mengurus bisnis mereka karena mereka menjual babi bukan kepada orang Yahudi tetapi kepada orang lain. Jadi dalam arti tertentu kita berada dalam situasi yang sangat mirip di dunia tempat kita hidup saat ini. Ada begitu banyak bidang kehidupan kita yang penting secara ekonomi yang terdampak oleh krisis mengerikan yang kita alami akibat perang, serta krisis kepemimpinan, dan banyak dari kita akan melihat semua itu dari sisi ekonomi dan melupakan bahwa ada juga sesuatu di sisi lain yang memberi kita kesempatan untuk lebih dekat dengan Tuhan. Kita sungguh diberkati memiliki Tuhan sebagai bagian dari hidup kita dan apakah kita berada di Gereja atau di rumah, kita dihibur dan diberkati oleh kuasa Tuhan seperti yang ada dalam Injil hari ini. Kegilaan, ketidakwarasan, dan kekejaman mereka dihilangkan oleh kuasa Tuhan. Jadi kita juga berdoa semoga kuasa Tuhan menjadi bagian dari dunia tempat kita berada, dunia yang menderita saat ini dan semoga kuasa Tuhan semakin kuat.  
    
 
 Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
 
 
Antifon Komuni (Amos 5:14)
 
Carilah yang baik dan jangan yang jahat, agar kamu hidup. Dengan demikian, Tuhan, Allah semesta alam akan menyertai kamu seperti yang kamu katakan. 
 

RR/RENUNGAN PAGI

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy