| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Minggu, 14 Juni 2026 Hari Minggu Biasa XI

 

Minggu, 14 Juni 2026
Hari Minggu Biasa XI


“Carilah Tuhan, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan Tuhan." (Zef 2:3)

Antifon Pembuka (Mzm 27:7.9)

Dengarlah, Tuhan, seruan yang kusampaikan. Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku, dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah Penyelamatku.
   
O Lord, hear my voice, for I have called to you; be my help.
Do not abandon or forsake me, O God, my Savior!


atau
Exaudi Domine vocem meam, qua clamavi ad te: adiutor meus esto, ne derelinquas me neque despicias me, Deus salutaris meus.
   
Doa Pagi
   

Ya Allah, Engkaulah kekuatan bagi semua orang yang berharap kepada-Mu. Dengarkanlah permohonan kami, karena tanpa Dikau, kami yang lemah ini tak sanggup melakukan apa pun. Bantulah kami dengan rahmat-Mu agar dalam melaksanakan perintah-perintah-Mu, kami menyukakan hati-Mu dalam niat yang baik dan dalam tindakan. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.                  

Bacaan dari Kitab Keluaran (19:2-6a)

"Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus."

Sekali peristiwa, setelah Bangsa Israel berangkat dari padang gurun Rafidim, tibalah mereka di padang gurun Sinai. Lalu orang Israel berkemah di padang gurun; mereka berkemah di sana di depan gunung itu. Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan Tuhan berseru dari gunung itu kepadanya, "Beginilah hendaknya kaukatakan kepada keturunan Yakub dan kau berikan kepada orang Israel: Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap raja-wali, dan membawa kamu kepada-Ku. Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan Firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus."
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
   
Mazmur Tanggapan, do = g, 2/4, PS 840
Ref. Kita ini umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. 
atau Bahagia kuterikat pada Yahwe. Harapanku pada Allah Tuhanku.
Ayat. (Mzm 100.2.3.5)  
1. Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita; datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
2. Ketahuilah bahwa Tuhan itu Allah; Dialah yang menjadikan kita. Punya Dialah kita, kita ini umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
3. Sebab Tuhan itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya; kesetiaan-Nya tetap turun temurun, kasih setia-Nya untuk selamanya.  


Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Roma (5:6-11)
  
"Jika kita diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, apalagi oleh hidup-Nya, pasti kita akan diselamatkan."

Saudara-saudara, waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka, pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar - tetapi untuk orang yang baik mungkin ada yang berani mati - Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Apalagi sekarang, saat kita telah dibenarkan oleh darah-Nya; pasti kita akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, apalagi sekarang, di saat kita telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya. Dan bukan hanya itu! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil, do = f, 2/2, PS 951
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Mrk 1:15)
Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.

Inilah Injil Suci menurut Matius (9:36-10:8)

"Yesus memanggil kedua belas murid dan mengutus mereka."

  Sekali peristiwa, ketika Yesus melihat orang banyak yang mengikutinya, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata Yesus kepada murid-murid-Nya, "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja ke tuaian itu." Lalu Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit serta segala kelemahan. Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Yesus mengutus kedua belas murid itu dan berpesan kepada merek, "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)



Renungan
  

  Kita membaca dalam Injil hari ini, saat melihat orang banyak, hati Yesus tergerak oleh belas kasihan kepada mereka karena mereka menderita dan ditinggalkan seperti domba tanpa gembala. Pada zaman Yesus, ada begitu banyak orang yang berjuang begitu keras, dan hal yang sama persis terjadi hari ini. Orang-orang dipenuhi dengan kekhawatiran dan ketakutan, kebingungan dan kesedihan oleh apa yang terjadi di dunia, di negara kita, dan terkadang bahkan di dalam Gereja kita. Jadi apa tanggapan Yesus? Kemudian Ia berkata kepada murid-murid-Nya, "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja ke tuaian itu." Ingat, sebelum Ia memanggil kedua belas rasul-Nya, Ia meluangkan waktu untuk berdoa bersama Allah Bapa di surga untuk membedakan siapa yang dipanggil Allah untuk menjadi rasul. 
   
Saudara-saudariku, yang dibutuhkan di Gereja saat ini adalah doa yang sungguh-sungguh dari kita semua agar Allah mengirimkan panggilan suci ke imamat, kehidupan yang dikuduskan, dan ke diakonat. Sangat sulit di dunia saat ini untuk membedakan panggilan karena ada begitu banyak gangguan, godaan, begitu banyak kesempatan untuk hal-hal lain. Dan si jahat tidak menginginkan lebih banyak imam, lebih banyak orang yang dikhususkan sebagai diakon, dan biarawati, biarawan, atau perawan yang dikuduskan. Namun obatnya, seperti yang Yesus ketahui saat itu, sama seperti sekarang. Obatnya adalah mereka yang bersedia memberikan hidup mereka untuk melayani pengudusan orang lain. 

Saat kita membaca dan merenungkan Injil ini, marilah kita berdoa agar Tuhan memberikan kepada mereka yang dipanggil untuk menjadi imam, biarawan, biarawati, atau diakon, keberanian untuk mempersembahkan diri kepada Gereja untuk membedakan kehendak kudus Allah, untuk hal yang sakral dan kudus. Meskipun banyak yang lelah dan, seperti yang dialami Yesus, hati-Nya tergerak oleh belas kasihan karena mereka menderita dan terlantar, Allah tidak akan meninggalkan kita dalam keadaan terlantar atau menderita. Sebaliknya, Ia menginginkan lebih banyak jiwa untuk melayani dalam tugas-tugas suci dan panggilan suci keselamatan jiwa. Marilah kita berdoa untuk karunia itu agar Allah terus mengutus banyak orang untuk keselamatan jiwa. Amin .  (DD/RENUNGAN PAGI) 

Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
 


Antifon Komuni (Mzm 27:4)

Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuinginkan: diam di rumah Tuhan seumur hidupku.

Unam petii a Domino, hanc requiram: ut inhabitem in domo Domini omnibus diebus vitæ meæ.

There is one thing I ask of the Lord, only this do I seek: to live in the house of the Lord all the days of my life.

Atau (Bdk. Yoh 17:11)

Bapa yang Kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita, Sabda Tuhan.

Holy Father, keep in your name those you have given me, that they may be one as we are one, says the Lord.

 

 

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy