Seri Liturgi: GAMBAR BESAR MISA

Seri Liturgi

GAMBAR BESAR MISA
Bagian I

Syalom aleikhem.
Obrolan kita tentang Ekaristi, pekan lalu sudah sampai pada Homili. Setelah Homili ada Doa Umat, yaitu doa-doa dengan aneka permohonan alias doa-doa syafaat – istilah ini tak digunakan di Gereja Katolik.

Ada baiknya sekarang kita melihat gambar besar Misa. Meski sudah biasa, mungkin saja ada orang yang belum pernah melihat gambar besar Misa selain hanya urutan acara satu menyambung lainnya. Sesungguhnya, Misa bukan sekadar urutan acara ibadat. Misa punya gambar besarnya. Mari lihat selintas tapi padat.

Paruh pertama Misa berisi Ritus Pembuka dan Liturgi Sabda. Inilah bagian yang disebut “Meja Firman” di mana kita makan Sabda Allah sebab manusia hidup tak hanya dari roti atawa makanan jasmani saja.

Ritus Pembuka berciri kerja manusiawi, Liturgi Sabda berciri karya ilahi. Perhatikanlah, (hampir) seluruh bagian Ritus Pembuka adalah “kata-kata kita” meski kita banyak memakai ucapan-ucapan ilahi dalam Alkitab. Ritus ini diawali dengan Antifon Pembuka yang kini umumnya disalahkaprahi dengan “Nyanyian Pembuka”. Menyusul Kyrie, ini kata-kata kita mohon kerahiman ilahi. Kemudian Gloria, yaitu kata-kata kita memuliakan Allah. Dan Ritus Pembuka berakhir dengan Collecta, yaitu kata-kata kita dalam doa yang berisi pujian atas karya ilahi dan permohonan demi kita sendiri.

Itulah gambar besar Ritus Pembuka yang ciri kuatnya adalah kerja manusiawi yang memohon-mohon belas kasih kepada Allahnya.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu A.
Katekis Daring