Orang Kudus hari ini: 17 Oktober 2022 St. Ignatius dari Antiokhia, Uskup dan Martir

 Saudara-saudari terkasih, hari ini Gereja memperingati St. Ignatius dari Antiokhia, salah satu bapa besar Gereja perdana yang hidup dan karyanya, yang tindakan dan imannya dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita semua tentang bagaimana kita masing-masing dapat menjadi lebih baik dan lebih orang Katolik yang berkomitmen dalam hidup. St. Ignatius dari Antiokhia adalah salah satu bapa dan uskup Gereja awal sebagai penerus para Rasul dalam pelayanan Gereja, dan dia adalah penerus St. Petrus di Takhta Antiokhia yang didirikan oleh Rasul, yang didedikasikan untuk kawanannya dan perluasan Gereja, antara lain untuk pemeliharaan dan keselamatan jiwa-jiwa.

St. Ignatius dari Antiokhia dulu dan masih sangat dihormati karena kesalehan dan imannya kepada Allah, atas kontribusi dan komitmennya yang besar kepada Tuhan dan Gereja-Nya, sebagaimana ia menulis secara ekstensif kepada Gereja, dan secara aktif berkorespondensi dengan Paus St. Clement, Uskup Roma dan suksesi St. Petrus dan dengan para bapa Gereja lainnya, di atas pekerjaan dan dedikasinya yang penuh semangat kepada kawanan Kristen setempat. Dia menghadapi kesulitan dan tantangan seperti yang dihadapi banyak orang Kristen perdana dan para Rasul sendiri.

St. Ignatius sendiri sebagaimana disebutkan menjadi martir pada akhir pelayanannya sebagai Uskup Antiokhia, dan dia sangat menderita seperti kawanannya, membela imannya sampai akhir. Tetapi dia dan banyak martir lainnya tetap setia dan berkomitmen kepada Tuhan, terlepas dari semua tantangan yang harus mereka hadapi. Mereka menaruh iman dan kepercayaan penuh mereka kepada Tuhan, dan mengikuti Dia ke mana pun dan ke mana pun Tuhan memimpin mereka.

Oleh karena itu marilah kita semua mengikuti teladan baik yang diberikan oleh para pendahulu kita yang suci, oleh St. Ignatius dari Antiokhia dan para santo-santa dan martir lainnya yang tak terhitung banyaknya, yang telah menunjukkan kepada kita apa artinya menjadi orang Kristen yang sesungguhnya, menjadi umat Allah yang kudus, dipanggil dan dipilih dari dunia yang gelap dan celaka ini. Kita telah dipanggil ke kehidupan yang lebih besar dan lebih suci, untuk menjadi seperti Bapa kita yang pengasih dan baik, Tuhan dan Juruselamat kita sendiri. Oleh karena itu, masing-masing dari kita harus berusaha untuk memurnikan hidup kita dan menyelaraskan diri kita dengan jalan dan ajaran-Nya, dan menolak semua kerusakan dan hal-hal lain yang telah dibawa oleh dosa kepada kita.

Saudara dan saudari dalam Kristus, marilah kita semua mengingat semua ini ketika kita berusaha untuk menjalani hidup kita dengan semangat dan dedikasi yang lebih besar kepada Tuhan. Marilah kita semua berani dan jujur ​​dalam membela iman kita kapan pun diperlukan, agar kita dapat terus menjadi teladan yang mengilhami satu sama lain dan agar kita dapat menjadi mercusuar terang dan kebenaran Allah yang bersinar. Semoga Tuhan memberkati kita semua, dalam setiap usaha dan perbuatan baik kita, sekarang dan selamanya. St. Ignatius, hamba Tuhan yang kudus dan martir suci Gereja, doakanlah kami semua. Amin.