Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Kamis, 30 Januari 2024 Hari Biasa Pekan III

 

Kamis, 30 Januari 2024
Hari Biasa Pekan III

  Di dalam ladang Gereja tidak hanya akan ada gandum tetapi juga sekam. Kita harus ingat bahwa Santo Petrus, Pangeran Para Rasul, adalah seorang pendosa besar, namun Tuhan justru menginginkan Petrus yang berdosa sebagai batu karang Gereja. Karena itu, Dia telah menunjukkan kepada kita untuk tidak mengharapkan orang-orang kudus yang hebat dari semua paus. Kita juga harus mengharapkan adanya orang-orang berdosa di antara mereka. Hal ini seharusnya tidak mengejutkan kita jika kita mempertimbangkan seluruh sejarah Gereja. -Joseph Kardinal Ratzinger 

  
Antifon Pembuka (Mzm 24:1-2)
 
Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

Doa Pagi


 Allah Bapa, sumber segala harapan, semoga kami berpegang pada harapan yang telah Kautumbuhkan dalam hati kami berkat Yesus Putra-Mu. Semoga cahaya-Mu menyinari hidup siapa pun yang mengharapkan pembebasan. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

 
Antano | CC BY SA 3.0

Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani (10:19-25)
  
 
"Marilah kita berpegang teguh pada harapan! Marilah kita saling memperhatikan dan saling mendorong dalam cinta kasih."
   
Saudara-saudara, berkat darah Yesus, kita sekarang dapat masuk ke dalam tempat kudus dengan penuh keberanian, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang memberi hidup bagi kita, yakni melalu tabir, yang tidak lain adalah diri-Nya sendiri, dan kita mempunyai seorang Imam Agung sebagai kepala Rumah Allah. Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat, dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan akan harapan kita, sebab Dia, yang menjanjikannya, adalah setia! Di samping itu marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadat umat, seperti dibiasakan oleh beberapa orang! Sebaliknya marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Rabu, 29 Januari 2025 Hari Biasa Pekan III

 
Rabu, 29 Januari 2025
Hari Biasa Pekan III
 
Jika kamu mencari contoh kerendahan hati, lihatlah pada salib! (St. Thomas Aquino)


Antifon Pembuka (Mzm 110:1)

Tuhan bersabda, "Duduklah di sisi kanan-Ku, sampai musuh-musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu."
    
Doa Pagi


Allah Bapa Yang Maharahim, Engkau telah memperbarui perjanjian-Mu dengan kami, melalui Yesus Kristus, Putra-Mu. Mampukanlah kami agar taat dan setia pada sabda-Nya yang telah Kaumeteraikan dalam hati dan budi kami. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Credit: PaoloGaetano/istock.com
   
Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani (10:11-18)  
 
"Kristus menyempurnakan untuk selama-lamanya orang-orang yang dikuduskan-Nya."
    
Saudara-saudara, setiap imam melakukan pelayanannya tiap-tiap hari, dan berulang-ulang mempersembahkan kurban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa. Tetapi Kristus hanya mempersembahkan satu kurban karena dosa, dan sesudah itu Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah. Sekarang Ia hanya menantikan saat, di mana musuh-musuh-Nya akan dijadikan tumpuan kaki-Nya. Sebab oleh satu kurban itu saja Kristus telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan. Tentang hal itu Roh Kudus pun memberi kesaksian kepada kita, sebab Ia sendiri bersabda, "Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka, pada hari-hari yang akan datang: Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka". Jadi apabila untuk semuanya itu sudah ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan kurban karena dosa.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 28 Januari 2025 St. Thomas Aquino, Imam dan Pujangga Gereja

 
Fra Angelico | Public Domain

Saudara dan saudari dalam Kristus, pada hari ini Gereja memperingati St. Thomas Aquino, seorang Imam dan hamba Tuhan yang agung dan suci, dan juga seorang Pujangga Gereja,  banyak karya dan kontribusinya masih dikenal hingga saat ini. Santo Thomas Aquino lahir dari keluarga bangsawan dan pemilik tanah yang berkuasa di wilayah yang sekarang menjadi bagian dari Italia, tempat ia dibesarkan dengan persiapan akademis dan pendidikan yang sangat baik, dan keluarganya pasti menginginkannya untuk mengejar karier di dunia seperti yang umum bagi keluarganya saat itu. Namun, calon Santo Thomas Aquino muda itu memiliki panggilan yang berbeda, dan ia ingin bergabung dengan kehidupan religius sebagai anggota Ordo Dominikan atau Ordo Pengkhotbah. Hal ini tentu saja ditentang oleh keluarganya, yang berusaha menghentikannya, dan Santo Thomas Aquino bahkan harus menjalani satu tahun di penjara saat itu, dan ia harus menghadapi rayuan dan upaya untuk mencegahnya dari menjalani kehidupan dan panggilan religius.

Selasa, 28 Januari 2025 Peringatan Wajib St. Tomas Aquino, Imam, Pujangga Gereja

Selasa, 28 Januari 2025
Peringatan Wajib St. Tomas Aquino, Imam, Pujangga Gereja

Jika kamu mencari kesabaran, kamu akan menemukannya dalam bentuk yang paling tinggi di salib. (St. Tomas Aquino)
 

Antifon Pembuka (Dan 12:3)

Orang bijaksana akan bersemarak, cemerlang laksana matahari, dan guru kebenaran akan berseri, kemilau laksana bintang abadi.

Those who are wise will shine brightly like the splendor of the firmament and those who lead the many to justice shall be like the stars for ever


Doa Pagi


Allah Bapa Mahabijaksana, berkat pertolongan-Mu Santo Tomas Aquino telah mempersembahkan ilmu dan pengabdiannya guna menyemarakkan Gereja-Mu. Kami mohon, semoga kami selalu terbuka terhadap ajaran pujangga-Mu ini, dan berilah kami kemampuan untuk menyelami dan menghayati iman kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.         

      
                  
 
Karya: 279photo/istock.com
Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani (10:1-10)  
 
"Aku datang untuk melaksanakan kehendak-Mu, ya Allah."
   
Saudara-saudara, di dalam Taurat hanya terdapat bayangan dari keselamatan yang akan datang, bukan hakikat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu, dengan kurban yang sama, yang setiap tahun diulangi, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang ambil bagian di dalamnya. Sebab jika hal itu mungkin, pasti orang tidak lagi mempersembahkan kurban itu; mereka yang melakukan ibadah itu tidak lagi merasa berdosa, sebab telah disucikan sekali untuk selama-lamanya. Tetapi justru oleh kurban-kurban itu setiap tahun orang diperingatkan akan dosa-dosa mereka. Sebab tidak mungkin darah lembu atau domba jantan menghapus dosa! Karena itu ketika Kristus masuk ke dunia, Ia berkata, “Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki! Sebagai gantinya Engkau telah menyediakan tubuh bagiku. Kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa Engkau juga tidak berkenan. Maka Aku berkata: Lihatlah, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allahku, sebagaimana tertulis dalam gulungan Kitab tentang Aku. Jadi mula-mula Ia berkata, “Engkau tidak menghendaki kurban dan persembahan; Engkau tidak berkenan akan kurban bakaran dan kurban penghapus dosa” – meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat -. Dan kemudian Ia berkata, “Lihat, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.” Jadi yang pertama telah Ia hapuskan untuk menegakkan yang kedua. Dan karena kehendak Allah inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan Tubuh Yesus Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 27 Januari 2025 St. Angela Merici

 

 

 Saudara dan saudari dalam Kristus, hari ini Gereja Katolik memperingati St. Angela Merici, yang kehidupan dan dedikasinya kepada Tuhan dapat menjadi sumber inspirasi yang luar biasa bagi kita. Angela Merici lahir di Desenzano del Gard, yang hidup pada era Renaisans di Eropa, a, Lombardia, Italia Utara pada tanggal 21 Maret 1474. Ia menjadi yatim piatu di usia muda, dan kemudian ia mengabdikan dirinya kepada Tuhan, menolak tawaran dan ajakan dari para pria yang terpesona oleh kecantikannya yang luar biasa. Ia bahkan sampai menaburkan tanah di wajahnya untuk mencegah para pelamar dan semua orang lain yang datang kepadanya untuk mencari kecantikannya. Sejak saat itu, ia mengabdikan dirinya untuk hidup dalam doa dan kontemplasi, mengumpulkan para wanita yang berpikiran sama yang berkomitmen untuk membesarkan, melatih, dan mendidik para wanita muda, yang banyak di antaranya pada saat itu tidak memiliki bimbingan, pengasuhan, dan pendidikan yang tepat,  yang membuat mereka sering kali bergantung pada masyarakat dan situasi di sekitar mereka.

Bacaan Harian: 27 Januari - 02 Februari 2025

Senin, 27 Januari 2025: Hari Biasa Pekan III (H).
Peringatan Fakultatif St. Angela Merici, Perawan (P).
Ibr. 9: 15,24-28; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4,5-6; Mrk. 3:22-30
 
Selasa, 28 Januari 2025: Peringatan Wajib St. Tomas Aquino, Imam dan Pujangga Gereja
Ibr.10: 1-10 ; Mzm. 40:2,4ab,7-8a,10,11; Mrk. 3:31-35.

Rabu, 29 Januari 2025: Hari Biasa Pekan III (H).
Ibr. 10: 11-18; Mzm. 110:1,2,3,4; Mrk. 4:1-20.
 
Kamis, 30 Januari 2025: Hari Biasa Pekan III (H).
Ibr.10:19-25; Mzm.24:1-2,3-4ab,5-6: Mrk. 4:21-25

Jumat, 31 Januari 2025: Peringatan Wajib St Yohanes Bosco, Imam (P).
Ibr. 10:32-39; Mzm.37:3-4,5-6,23-24,39-40; Mrk. 4:26-34.

Sabtu, 01 Februari 2025: Hari Biasa Pekan III (H).
Ibr. 11: 1-2,8-19 ; Mzm. MT Luk. 1:69-70,71-72,73-75; Mrk. 4:35-41.
 
Minggu, 02 Februari 2025: Pesta Yesus Dipersembahkan di Kenisah (P).
Mal 3:1-4; Mzm 24:7.8.9.10; Ibr 2:14-18; Luk 2:22-40.
 
Credit: Pavlo Sukharchuk/istock.com
 
 

Senin, 27 Januari 2025 Hari Biasa Pekan III

 
Senin, 27 Januari 2025
Hari Biasa Pekan III
 
“Pusaka Suci” (Bdk. 1 Tim 6:20; 2 Tim 1:12-14) iman [depositum fidei] yang tercantum di dalam Tradisi Suci dan di dalam Kitab Suci dipercayakan oleh para Rasul kepada seluruh Gereja. “Dengan berpegang teguh padanya seluruh Umat Suci bersatu dengan para Gembala mereka dan tetap bertekun dalam ajaran para Rasul dan persekutuan, dalam pemecahan roti dan doa-doa (lih. Kis 2:42 Yn). Dengan demikian dalam mempertahankan, melaksanakan, dan mengakui iman yang diturunkan itu timbullah kerukunan yang khas antara para Uskup dan kaum beriman” (DV 10). (Katekismus Gereja Katolik, 84)
   

Antifon Pembuka (Mzm 98:1)

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya agung. Tangan-Nya mengerjakan keselamatan, dan lengan-Nya merebut kemenangan.
      
Doa Pagi

Allah Bapa yang Mahamulia, tunjukkanlah kepada kami jalan Putra-Mu, yang telah mengalami pedih pahit dan sakitnya penderitaan dan kini menjadi pengantara kami di hadapan-Mu, yaitu Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
       
Credit: wideonet/istock.com
Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani (9:15.24-28)
  
"Darah Kristus akan menyucikan hati nurani kita."
  
Saudara-saudara, Kristus adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah dipanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama. Kristus telah masuk ke dalam tempat kudus bukan yang buatan tangan manusia, yang hanya merupakan gambaran dari tempat kudus yang sejati, tetapi ke dalam surga sendiri untuk menghadap hadirat Allah demi kepentingan kita. Ia pun tidak berulang-ulang masuk untuk mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana imam agung setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus mempersembahkan darah yang bukan darahnya sendiri. Sebab kalau demikian, Kristus harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang ternyata, pada zaman akhir ini, Ia hanya satu kali saja menyatakan diri, untuk menghapuskan dosa lewat kurban-Nya. Manusia ditetapkan Allah untuk mati hanya satu kali, dan sesudah itu dihakimi. Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengurbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy