Selasa, 08 September 2026
Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria
Oleh karena itu, semua ciptaan bernyanyi dengan sukacita, bersukacita, dan berpartisipasi dalam kegembiraan hari ini.... Ini sebenarnya adalah hari di mana Pencipta dunia membangun bait-Nya; hari ini adalah hari di mana dengan proyek yang luar biasa makhluk menjadi tempat tinggal yang disukai Sang Pencipta" (Santo Andreas dari Kreta).
Oleh karena itu, semua ciptaan bernyanyi dengan sukacita, bersukacita, dan berpartisipasi dalam kegembiraan hari ini.... Ini sebenarnya adalah hari di mana Pencipta dunia membangun bait-Nya; hari ini adalah hari di mana dengan proyek yang luar biasa makhluk menjadi tempat tinggal yang disukai Sang Pencipta" (Santo Andreas dari Kreta).
Antifon Pembuka
Marilah kita bersukacita merayakan kelahiran Santa Perawan Maria. Sebab dari padanya telah terbit cahaya dunia, yakni Kristus, Allah kita.
Let us celebrate with joy the Nativity of the Blessed Virgin Mary, for from her arose the sun of justice, Christ our God
Pengantar
Hari ini Gereja merayakan Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria. Maria adalah sosok perempuan yang begitu akrab dengan umat Katolik. Dia menghadirkan sosok Allah dalam diri seorang ibu. Maria bukan hanya ibu Yesus, tetapi juga ibu kita. Banyak orang berdevosi secara khusus pada Bunda Maria. Ada sosok yang mempesona dalam diri Ibu Maria ini. Kelahirannya bukan hanya menjadi berkat bagi St Yoakhim, dan Sta. Anna, orang tuanya, tetapi juga berkat bagi kita. Menghormati Bunda Maria juga memberikan inspirasi bagi kita untuk menghargai keberadaan ibu kita masing-masing. Ibu yang menjadi sarana Allah menghadirkan kita ke dunia dan menyalurkan kasih Allah kepada kita. Pernahkah kita ingat ulang tahun ibu dan memberinya sesuatu wujud kasih yang istimewa?
Doa Pagi
Allah Bapa kami, sumber belas dan cinta kasih, penuhilah hamba-hamba-Mu dengan anugerah surgawi. Tingkatkanlah kiranya kesejahteraan dunia berkat pesta kelahiran Santa Perawan Maria. Sebab Putra yang dilahirkannya adalah sumber keselamatan kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
![]() |
| Detail kaca patri ini berasal dari Upper Basilica di Lourdes. |
Foto: Fr. Lawrence, OP / flickr (CC BY-NC-ND 2.0)
Bacaan dari Nubuat Mikha (5:1-4a)
"Tibalah saatnya perempuan yang mengandung itu melahirkan."
Beginilah firman Tuhan, “Hai Betlehem di wilayah Efrata, hai engkau yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, yang sudah ada sejak dahulu kala. Ia akan membiarkan mereka sampai saatnya perempuan yang mengandung itu telah melahirkan; lalu saudara-saudaranya yang masih ada akan kembali kepada orang Israel. Maka, ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan Tuhan, dalam kemegahan nama Tuhan Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi, dan dia menjadi damai sejahtera.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
atau
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma (8:28-30)
Saudara-saudara, kita tahu, bahwa Allah bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Anak-Nya itu menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya itu, juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, juga dimuliakan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Aku bersukacita dalam Tuhan.
Ayat. (Mzm 13:6ab,6cd)
1. Ya Tuhan, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorai karena penyelamatan-Mu.
2. Aku mau menyanyi untuk Tuhan, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Ayat. (Yoh 15:16)
Berbahagialah engkau, hai Perawan Maria, dan sangat terpuji. Sebab dari padamu telah terbit Sang Surya Keadilan, yakni Kristus, Allah kita.
Inilah Injil Suci menurut Matius [1:1-16.18-23 (1:18-23)]
"Anak yang ada di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus."
Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya. Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dan Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram. Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai. Isai memperanakkan Raja Daud, Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria. Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa. Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia. Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia. Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel. Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor. Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim. Akhim memperanakkan Eliud, Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan. Matan memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. (Kelahiran Yesus adalah sebagai berikut: Pada waktu Maria, ibu Yesus, bertunangan dengan Yusuf, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf, suaminya, seorang yang tulus hati, dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika Yusuf mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata, "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Maria akan melahirkan anak laki-laki, dan engkau akan menamai Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Hal itu terjadi supaya genaplah firman Tuhan yang dinyatakan oleh nabi, "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamai Dia Immanuel" yang berarti: Allah menyertai kita.)
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe (U. Terpujilah Kristus)
Renungan
Saudara-saudari sekalian, hari ini adalah hari istimewa dalam Gereja Katolik: Pesta Kelahiran Bunda kita, Santa Perawan Maria. Dalam Gereja Katolik, kita merayakan tiga peristiwa kelahiran. Kelahiran Yesus Kristus, Tuhan kita, ke dunia ini, yang kita rayakan pada hari Natal. Kelahiran Yohanes Pembaptis—yang tentangnya Yesus berkata bahwa tidak ada manusia yang lahir dari perempuan yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis (Mat 11:11; Luk 7:28) . Dan hari ini, kelahiran Santa Perawan Maria.
Kita juga merayakan kelahiran para martir dan orang kudus ke dalam surga. Setiap kali kita memperingati seorang santo atau santa, kita merayakan hari di mana mereka lahir ke surga. Namun, kelahiran Bunda kita hari ini merupakan pembuka jalan keselamatan bagi umat manusia. Ini adalah awal dari persiapan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus. Biasanya dalam keluarga, saat merayakan ulang tahun, kita merasa bahagia dan bersukacita. Kita memuliakan orang yang berulang tahun dengan kue, camilan, dan berbagai hal istimewa lainnya. Kemudian, dengan cara apa kita akan merayakan kelahiran Bunda kita, Santa Perawan Maria? Satu-satunya hadiah terbaik yang bisa kita berikan kepadanya adalah mendaraskan doa Rosario hari ini. Doakanlah bersama keluarga atau secara pribadi, dengan menyertakan intensi khusus. Berdoalah Rosario bersama Bunda kita hari ini, tepat pada hari kelahirannya. Berdoalah dan mohonlah agar ia turut berdoa bersama Anda untuk satu hal yang Anda butuhkan—baik bagi keluarga, diri sendiri, maupun bagi dunia. Saat berdoa, Anda akan berdoa bersamanya.
Penetapan hari peringatan ini dalam kalender gerejawi telah dilakukan sejak abad ke-5. Di Yerusalem, dekat tempat yang diyakini sebagai lokasi kelahiran Bunda kita, terdapat sebuah gereja bernama Gereja Santa Anna—yang tak lain adalah ibu dari Santa Perawan Maria. Sejak saat itulah pesta ini dimulai, dan hingga kini kita masih terus merayakan kelahiran Bunda kita. Marilah kita berdoa agar masa-masa saat Maria menjadi ibu bagi Yesus juga menjadi teladan bagi kita dalam mengikuti Yesus Kristus—baik saat menghadapi kesulitan maupun godaan yang berusaha menjauhkan kita dari jalan Allah. Namun, ketika kita mengucapkan "ya"—baik saat pembaptisan maupun melalui sakramen-sakramen yang kita terima—kita harus terus mengikuti Allah dan Tuhan kita Yesus Kristus, persis seperti yang dilakukan oleh Bunda Maria. Ia tidak ragu untuk berkata "ya": "Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu." Dan nyanyiannya, *Magnificat*, kiranya menjadi nyanyian yang kita lantunkan setiap hari, terutama saat kita menghadapi kesulitan atau tantangan duniawi. Itulah nyanyian yang kita lantunkan bersama Bunda kita. Marilah kita berdoa agar kasih dan kerendahan hati Bunda Maria juga bersemayam di hati kita, sehingga kita mengasihi sesama dan hidup rendah hati dalam mengikuti Tuhan kita, Yesus Kristus. Terpujilah Tuhan Allah kita.
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
Antifon Komuni (Yes 7: 14; Mt 1: 21)
Seorang perawan akan melahirkan. Putranya akan menyelamatkan bangsa-Nya dari dosa mereka.
Behold, the Virgin will bear a son, who will save his people from their sins.
Doa Malam
Bapa di surga, kami berterima kasih
atas Bunda Maria yang Kauberikan kepada kami sebagai ibu rohani kami.
Banyak teladan yang dapat kami contoh dari hidup Bunda Maria. Semoga
kami dapat meneladan hidup Bunda Maria, khususnya dalam hal penyerahan
diri kepada-Mu. Amin.
RENUNGAN PAGI




