Minggu, 25 Januari 2026
Hari Minggu Biasa III (Hari Minggu Sabda Allah)
Hari Minggu Biasa III (Hari Minggu Sabda Allah)
“Untuk
memperkenalkan suatu bentuk pemisahan antara Sang Sabda dan Yesus
Kristus adalah bertentangan dengan iman Kristiani …. Yesus adalah Sabda
yang menjelma- Seorang yang sama dan tak dapat dibagi…. Kristus tidak
lain adalah Yesus dari Nazareth; Ia adalah Sabda Allah yang menjadi
manusia demi keselamatan semua orang… Di dalam proses penemuan dan
penghargaan karunia-karunia yang berlimpah -terutama harta kekayaan
rohani- yang dicurahkan oleh Tuhan kepada setiap bangsa, kita tidak
dapat memisahkan karunia-karunia itu dari Yesus Kristus, yang ada di
pusat rencana keselamatan Tuhan.” (Paus St, Yohanes Paulus II, Surat
Ensiklik Redemptoris missio, 6.)”
Antifon Pembuka (Mzm 96:1.6)
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan, bernyanyilah bagi Tuhan, hai segenap bumi. Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya.
O sing a new song to the Lord; sing to the Lord, all the earth. In his presence are majesty and splendor, strength and honor in his holy place.
Antifon Pembuka (Mzm 96:1.6)
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan, bernyanyilah bagi Tuhan, hai segenap bumi. Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya.
O sing a new song to the Lord; sing to the Lord, all the earth. In his presence are majesty and splendor, strength and honor in his holy place.
Doa Pagi
Allah Yang Mahakuasa dan kekal, bimbinglah tingkah laku kami sesuai dengan kehendak-Mu. Semoga dalam nama Putra-Mu terkasih kami mampu menghasilkan banyak karya yang baik. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Kitab Yesaya (8:23b-9:3)
"Di wilayah bangsa-bangsa lain orang telah melihat terang yang besar."
Kalau dahulu Tuhan merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Tuhan akan memuliakan jalan ke laut itu, yakni daerah seberang Sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain. Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; terang telah bersinar atas mereka yang diam di negeri kekelaman. Engkau, ya Tuhan, telah banyak menimbulkan sorak-sorai dan sukacita yang besar. Mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti orang bersukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorai di waktu membagi-bagi jarahan. Sebab kuk yang menekan bangsa itu dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.










