Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Bacaan Harian: 04 - 10 Mei 2026

Senin, 04 Mei 2026: Hari Biasa Pekan V Paskah (P). 
Kis 14:5-18; Mzm 115:1-2.3-4.15-16; Yoh 14:21-26.
 
Selasa, 05 Mei 2026:  Hari Biasa Pekan V Paskah (P). 
Kis 14:19-28; Mzm 145:10-11.12-13ab.21; Yoh 14:27-31a.
 
Rabu, 06 Mei 2026:  Hari Biasa Pekan V Paskah (P). 
Kis 15:1-6; Mzm 122:1-2.3-4a.4b-5; Yoh 15:1-8.
 
Kamis, 07 Mei 2026:  Hari Biasa Pekan V Paskah (P). 
Kis 15:7-21; Mzm 96:1-2a.2b-3.10; Yoh 15:9-11.
 
Jumat, 08 Mei 2026:  Hari Biasa Pekan V Paskah (P).
Kis 15:22-31; Mzm 57:8-9.10-12; Yoh 15:12-17.
 
Sabtu, 09 Mei 2026:  Hari Biasa Pekan V Paskah (P). 
Kis 16:1-10; Mzm 100:1-2.3.5; Yoh 15:18-21.
 
Minggu, 10 Mei 2026: Hari Minggu Paskah VI (P). 
Kis. 8:5-8,14-17; Mzm. 66:1-3a,4-5,6-7a,16,20; 1Ptr. 3:15-18; Yoh. 14:15-21. 

 
Credit: wideonet/istock.com

Senin, 04 Mei 2026 Hari Biasa Pekan V Paskah

 
Senin, 04 Mei 2026
Hari Biasa Pekan V Paskah

“Jika kamu percaya apa yang kamu suka dalam Injil, dan menolak apa yang tidak kamu suka, maka bukan Injil yang kamu percaya, tetapi dirimu sendiri.” — St. Agustinus dari Hippo


Antifon Pembuka

Telah bangkit Gembala yang baik. Ia menyerahkan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya dan rela mati untuk kawanan-Nya. Alleluya.

The Good Shepherd has risen, who laid down his life for his sheep and willingly died for his flock, alleluia.

Doa Pagi

Allah Bapa pokok sukacita kami, Engkau mempersatukan hati umat beriman untuk mengejar tujuan yang sama. Semoga kami menyayangi perintah-Mu dan merindukan njanji-Mu, agar di tengah kesibukan dunia ini, hati kami tetap terpikat pada sukacita sejati.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.    
  
Credit: BrendanHunter/istock.com

Bacaan dari Kisah Para Rasul (14:5-18)
  
 
"Kami memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia dan berbalik kepada Allah yang hidup."
   
Waktu Paulus dan Barnabas berada di Ikonium, orang-orang Ikonium yang telah mengenal Allah dan orang-orang Yahudi bersama-sama dengan pemimpin-pemimpin mereka menimbulkan suatu gerakan untuk menyiksa dan melempari Paulus dan Barnabas dengan batu. Setelah mengetahuinya, menyingkirlah rasul-rasul itu ke kota-kota Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya. Di situ mereka memberitakan Injil. Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya; ia lumpuh sejak dilahirkan dan belum pernah dapat berjalan. Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Paulus menatap dia, dan melihat bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan. Lalu kata Paulus dengan suara nyaring, “Berdirilah tegak di atas kakimu!” Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian kemari. Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berseru dalam bahasa Likaonia, “Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia.” Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena Paulus yang berbicara. Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu. Mendengar itu, Barnabas dan Paulus mengoyakkan pakaian mereka, lalu terjun ke tengah-tengah orang banyak itu sambil berseru, “Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu! Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing, namun Ia bukan tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai-bagai kebajikan, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu. Ia memuaskan hatimu dengan makanan dan kegembiraan”. Walaupun rasul-rasul itu berkata demikian, namun hampir-hampir tidak dapat mereka mencegah orang banyak mempersembahkan kurban kepada mereka.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 03 Mei 2026 St Filipus dan Yakobus, Rasul

Artwork: Duccio di Buoninsegna, Apostles Philip and James the Elder (from Maesta), 1308-11. Tempera on wood, Museo dell’Opera del Duomo, Siena
 
 
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, hari ini Gereja memperingati Santo Filipus dan Santo Yakobus. Para Rasul adalah semua orang yang telah dipilih Allah untuk menjadi murid-murid utama-Nya, mereka yang telah dipercayakan-Nya tugas-tugas besar dalam menyampaikan Kabar Baik dan pemberitaannya kepada banyak bangsa, dan juga sebagai mereka yang akan memimpin Gereja yang telah didirikan-Nya di dunia ini.

Dikisahkan dalam Kisah Para Rasul bahwa Santo Filipus mempertobatkan pejabat Ratu Etiopia, yang sedang dalam perjalanan pulang dari Yerusalem ke tanah airnya. Santo Filipus mengajarkan kepadanya kebenaran tentang apa yang telah dinubuatkan para nabi, khususnya nabi Yesaya, tentang kedatangan Mesias dan keselamatan dunia. Ia menjelaskan kepadanya bagaimana Yesus adalah Mesias dan penggenapan sempurna dari janji keselamatan Allah yang telah lama dijanjikan bagi umat-Nya.

Santo Filipus menjelaskan dengan begitu jelas dan penuh semangat sehingga pejabat itu percaya kepadanya dan kebenaran yang telah didengarnya. Akibatnya, pejabat itu meminta untuk dibaptis sebagai seorang Kristen, dan Santo Filipus menyetujuinya. Pejabat itu kemudian melanjutkan perjalanannya pulang, membawa kebenaran Allah dan pesan Injil kepada bangsanya sendiri. Ini dikatakan sebagai awal mula Gereja dan iman Kristen di antara orang-orang Etiopia.

Minggu, 03 Mei 2026 Hari Minggu Paskah V

 

Minggu, 03 Mei 2026
Hari Minggu Paskah V
     
Kebangkitan Kristus berarti kehidupan bagi orang mati, pengampunan bagi orang berdosa dan kemuliaan bagi orang kudus. (St. Maximus dari Turin)
   

Antifon Pembuka (Bdk. Mzm 98:1-2)
  
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; Ia telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa, alleluya.
 
O sing a new song to the Lord. for he has worked wonders; in the sight of the nations he has shown his deliverance, alleluia.
 
Cantate Domino canticum novum, alleluia: quia mirabilia fecit Dominus, alleluia: ante conspectum gentium revelavit iustitiam suam, alleluia, alleluia.
 

Pengantar

  
Minggu ini kita diingatkan agar jangan takut dan gelisah. Mengapa? Karena Tuhan mengetahui bahwa manusia mempunyai kecenderungan untuk menjadi takut dan gelisah. Permasalahan keluarga, kondisi keuangan, pergumulan di dalam dosa dan penyakit dapat mengakibatkan kita menjadi gelisah dan khawatir. “Mati aku“, adalah reaksi terburuk yang mungkin dapat terucap jika segala problema itu nampaknya tidak teratasi. Namun dalam kemungkinan terburuk sekalipun, bahkan pada saat menjelang ajal kita, Tuhan mengingatkan agar kita tak perlu kuatir. Sebab asalkan kita setia beriman kepada-Nya, maka Tuhan sudah menyediakan tempat bagi kita di surga. Oleh karena itu, kematian bagi kita orang percaya sesungguhnya bukanlah sesuatu yang menakutkan, karena merupakan awal dari kehidupan yang baru, di mana kita beroleh pemenuhan akan pengharapan iman kita: bahwa Tuhan akan menyediakan tempat bagi kita dan kita akan tinggal bersama-Nya.
 
Doa Pagi

     
Allah yang Mahakuasa dan kekal, Engkau berkenan membarui kami dengan pembaptisan kudus. Sempurnakanlah selalu sakramen Paskah ini dalam diri kami supaya berkat perlindungan-Mu kami menghasilkan banyak buah dan Engkau perkenankan mencapai sukacita hidup abadi. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
   

Diocese of SiouxFall
Bacaan dari Kisah Para Rasul (6:1-7) 
                 .
"Mereka memilih tujuh orang yang penuh dengan Roh Kudus."
      
Di kalangan jemaat di Yerusalem, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena dalam pelayanan sehari-hari pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan. Berhubung dengan itu kedua belas rasul memanggil semua murid berkumpul dan berkata, “Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan firman Allah untuk melayani meja. Karena itu, Saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu yang terkenal baik dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu, sehingga kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan firman.” Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat. Lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas, dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia. Mereka itu dihadapkan kepada para rasul; lalu para rasul pun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka. Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak, juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.  

Orang Kudus hari ini: 02 Mei 2026 St. Athanasius dari Alexandria

 

   
Saudara-saudari terkasih, pada hari ini Gereja memperingati St Athanasius, Uskup dan Pujangga Gereja, pembela iman yang hebat dan hamba Tuhan yang setia. St Athanasius adalah Patriark Aleksandria yang membela imannya melawan mereka yang menganut ajaran sesat Arianisme.

Ajaran sesat Arianisme pada saat itu begitu serius sehingga banyak umat beriman, khususnya para imam dan uskup, menganut ajaran sesat tersebut. Setelah dipopulerkan oleh pengkhotbah Arius yang menyatakan bahwa Tuhan Yesus tidak setara atau kekal dengan Bapa, melainkan hanya makhluk ciptaan. Ini adalah sebuah ajaran sesat yang besar, karena Gereja dan Kitab Suci telah dengan tegas menegaskan bahwa Allah ada dalam Tritunggal Mahakudus, yaitu Bapa, Putra, dan Roh Kudus, yang telah ada sejak sebelum permulaan zaman dan setara satu sama lain, terikat secara tak terpisahkan oleh kasih yang sempurna.

St Athanasius dengan tegas menentang ajaran sesat Arius, menentang pandangannya dan secara terbuka menentang ajarannya, dan mendorong umat beriman untuk menentang ajaran dan khotbah palsunya. Namun, banyak di antara mereka yang terpengaruh oleh Arius yang karismatik, dan banyak uskup serta imam yang mendukung ajaran sesatnya. Meskipun demikian, Athanasius mendedikasikan hidupnya untuk mengajarkan iman melalui khotbah dan tulisan-tulisannya serta memfokuskan sebagian besar ajarannya pada Inkarnasi, yang ia yakini mengungkapkan luasnya kasih Tuhan bagi umat manusia. St Athanasius tidak menyerah atau mundur karena semua pertentangan terhadap dirinya. Dia terus berkampanye dan bekerja dengan penuh semangat melawan ajaran-ajaran palsu para bidah, dan pandangan-pandangannya yang teguh serta keyakinan ortodoksnya dapat dilihat saat ini dalam versi Pengakuan Iman yang disusun oleh orang suci itu sendiri, Pengakuan Iman Athanasius, sebuah versi yang jauh lebih komprehensif. Pengakuan Iman Nikea, yang dirancang khusus untuk mengutuk ajaran sesat para bidah.

Sabtu, 02 Mei 2026 Peringatan Wajib St. Atanasius, Uskup dan Pujangga Gereja

 

Sabtu, 02 Mei 2026
Peringatan Wajib St. Atanasius, Uskup dan Pujangga Gereja

Bagaimana persekutuan dengan Yesus harus dibangun? St. Yohanes Paulus II menjelaskan bahwa hubungan setiap murid dengan Yesus haruslah "hidup bersatu mesra" (Anjuran Apostolik Pastores Dabo Vobis, 25 Maret 1992, No. 46). Lebih lanjut dikatakan, "Persatuan kita dengan Tuhan Yesus, yang berakar dalam Pembaptisan dan dipupuk dengan Ekaristi, perlu mengungkapkan diri dan dibarui secara radikal dari hari ke hari." Tambahnya lagi, "Yesus telah mengajarkan kepada kita kenyataan hidup Kristen yang mengagumkan itu, yang juga merupakan jantung hidup rohani, dengan perumpamaan-Nya tentang pokok anggur dan ranting-rantingnya (Yoh 15:1.4-5)
     
Antifon Pembuka (Bdk. Sir 44:15.14)

Kebijaksanaan orang suci diwartakan para bangsa. Kemuliaannya dikabarkan umat, dan nama mereka hidup terus, dikenang turun-menurun. Alleluya.

In the midst of the Church he opened his mouth, and the Lord filled him with the spirit of wisdom and understanding and clothed him in a robe of glory, alleluia.

     
Doa Pagi

Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Engkau menugasi Santo Atanasius, Uskup-Mu, untuk membela keallahan Putra-Mu. Kami mohon semoga kebenaran ini semakin meresap di dalam hati kami sehingga kami semakin mendalami iman kami dan semakin berkembang dalam cinta kasih.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin. 

"Kaca Patri Agnus Dei - ditemukan di Katedral Florence (Basilica di Santa Maria del Fiore), Italia" Credit: mammuth/istock.com

Bacaan dari Kisah Para Rasul (13:44-52)
  
"Paulus dan Barnabas berpaling kepada bangsa-bangsa lain."
   
Waktu Paulus berada di Antiokhia di Pisidia pada hari Sabat datanglah hampir seluruh warga kota, berkumpul di rumah ibadat Yahudi untuk mendengar firman Allah. Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati, dan sambil menghujat mereka membantah apa yang dikatakan Paulus. Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata, “Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu! Tetapi kamu menolaknya, dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain. Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.” Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah, dan mereka memuliakan firman Tuhan. Dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya. Lalu firman Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu. Tetapi orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah, dan pembesar-pembesar di kota Antiokhia itu. Begitulah mereka menimbulkan penganiayaan atas Paulus dan Barnabas, dan mengusir mereka dari daerah itu. Akan tetapi Paulus dan Barnabas mengebaskan debu kaki mereka sebagai peringatan bagi orang-orang itu, lalu pergi ke Ikonium. Dan murid-murid di Antiokhia penuh dengan sukacita dan dengan Roh Kudus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Ujud Kerasulan Doa Bulan Mei 2026

 

 Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini.
Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putera-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi pembimbing dan kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi kasih-Mu.
Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan […] ini:

 

Mei 2026

Ujud Gereja Universal: Agar semua orang memperoleh makanan sehat dan berkualitas – Semoga semua orang, mulai dari produsen besar sampai konsumen kecil, berkomitmen untuk tidak membuang makanan, dan memastikan agar semua orang memperoleh makanan sehat dan berkualitas.

Ujud Gereja Indonesia: Anak-anak yang mengalami penolakan – Semoga anak-anak yang mengalami penolakan dari orang tuanya merasakan penerimaan penuh kasih dari Bunda Maria yang hatinya selalu terbuka.


Bulan Mei adalah bulan dimana kesalehan umat beriman secara khusus dipersembahkan kepada Bunda Maria.

 


terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy