Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Orang Kudus hari ini: 02 Juni 2026 St. Marselinus dan Petrus, Martir

 
CC BY-SA 3.0, melalui Wikimedia Commons

 
 
 Hari ini, Gereja memperingati St. Marselinus dan St. Petrus. Santo Marsellinus dan Santo Petrus adalah orang Kristen yang setia yang dianiaya karena iman mereka, dan menurut tradisi Kristen, mereka adalah imam atau pelayan iman, dengan Santo Marsellinus konon seorang imam dan Santo Petrus seorang pengusir setan, yang ditangkap dan disiksa selama salah satu episode penganiayaan Kristen paling brutal di bawah Kaisar Romawi Diocletian. Menurut tradisi yang sama, kedua santo itu dengan senang hati menghadapi kemartiran dan mempersiapkan tempat di mana mereka kemudian dipenggal dan dikuburkan, di tempat yang sengaja disembunyikan agar mereka tidak dapat dihormati oleh orang Kristen lainnya di kemudian hari.

Namun demikian, menurut tradisi Gereja, Tuhan mengilhami dua wanita, bernama Lucilla dan Firmina untuk menemukan tempat kemartiran dan penguburan kedua martir besar itu, dan mereka dimakamkan dengan layak, menjadi inspirasi besar bagi banyak orang Kristen lainnya di era selanjutnya, hingga zaman kita. Kisah tentang keberanian dan iman mereka yang teguh di tengah cobaan, kesulitan, dan tantangan berat yang harus mereka hadapi sebagai hamba dan pengikut Tuhan akan menginspirasi banyak umat Allah selama bertahun-tahun, dekade, dan abad berikutnya, dan bahkan diabadikan dalam Kanon Romawi di antara beberapa martir yang terdaftar di sana menyoroti betapa berpengaruhnya Santo Marsellinus dan Santo Petrus dalam sejarah Gereja sepanjang zaman. Oleh karena itu, kehidupan dan teladan mereka juga harus menjadi inspirasi dan contoh bagi kita semua. 

Selasa, 02 Juni 2026 Hari Biasa Pekan IX

 
 
Selasa, 02 Juni 2026
Hari Biasa Pekan IX
    
“Satu esensi, perbedaan pribadi, begitulah misteri Trinitas, begitulah kehidupan batin Allah. Tiga sudut segitiga tidak membentuk tiga segitiga melainkan satu; seperti panas, kekuatan, dan cahaya matahari tidak membuat tiga matahari tetapi satu; seperti air, udara, dan uap, semuanya adalah manifestasi dari satu substansi; karena bentuk, warna, dan keharuman mawar tidak membuat tiga mawar, melainkan satu; sebagai jiwa kita, intelek kita, dan kehendak kita tidak menjadikan tiga substansi, melainkan satu; sebagai satu kali satu kali satu kali satu tidak sama dengan tiga, tetapi satu, demikian pula dengan cara yang jauh lebih misterius, ada tiga Pribadi Ilahi dalam Tuhan dan hanya satu Tuhan.” (Yang Mulia Uskup Agung Fulton J. Sheen)

    
Antifon Pembuka (Mzm 112:1)

Berbahagialah orang yang takwa kepada Tuhan, yang sangat menyukai segala perintah-Nya.

Doa Pagi


Allah Bapa sumber kebahagiaan, bangkitkanlah dalam hati kami rasa tanggung jawab akan kebahagiaan sesama, dan semoga kami menemukan sukacita dalam kebiasaan tolong menolong, bergotong-royong di tengah-tengah masyarakat kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Credit: PaulCalbar/istock.com
  
Bacaan dari Surat Kedua Rasul Petrus (3:12-15a.17-18)

"Kita menantikan langit dan bumi yang baru."
 
Saudara-saudara terkasih, kalian menantikan dan berusaha mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa oleh api dan unsur-unsur dunia akan lebur oleh nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji Allah, kita menantikan langit dan bumi yang baru, tempat terdapat kebenaran. Sebab itu, Saudara-saudaraku terkasih, seraya menantikan semuanya itu, haruslah kalian berusaha supaya kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, serta dalam perdamaian dengan Dia. Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat. Saudara-saudaraku terkasih, kalian telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah! Jangan sampai kalian terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan sampai kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi hendaklah kalian bertumbuh dalam kasih karunia dan semakin mengenal Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Terpujilah Dia. Bagi-Nya kemuliaan sekarang dan selama-lamanya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 01 Juni 2026 St. Yustinus, Martir

 
World History Archive / Aurimages

 
 Hari ini, Gereja memperingati St. Yustinus, Martir. St Yustinus adalah teladan yang luar biasa bagi kita semua dalam bagaimana dia sepenuhnya mengabdikan hidupnya untuk melayani Tuhan dan dalam kegigihannya dalam menanggung semua tantangan dan penganiayaan yang dia hadapi, bahkan sampai saat kemartirannya, selalu penuh dengan penderitaan iman dan komitmen kepada Tuhan. Santo Yustinus adalah seorang Yunani yang memeluk agama Kristen ketika bertemu dengan seorang lelaki tua, yang kemungkinan besar adalah seorang Kristen Suriah di tepi pantai, dan terlibat dalam dialog dengannya tentang Tuhan, meyakinkannya bahwa iman kepada Tuhan, para nabi dan utusan-Nya jauh lebih baik dan unggul daripada terlibat dalam kebijaksanaan dan perdebatan para filsuf, karena Santo Yustinus saat itu sedang mencari makna hidup dan kebenaran.

Bacaan Harian: 01 - 07 Juni 2026

Senin, 01 Juni 2026: Peringatan Wajib St. Yustinus, Uskup dan Martir (M). 
2Ptr 1:1-7; Mzm 91:1-2.14-15ab.15c-16; Mrk 12:1-12
 
Selasa, 02 Juni 2026: Hari Biasa Pekan IX (H).
Pfak St. Marselinus dan Petrus
2Ptr 3:12-15a.17-18; Mzm 90:2.3-4.10.14.16; Mrk 12:13-17.
 
Rabu, 03 Juni 2026: Peringatan Wajib St. Karolus Lwanga dkk, Martir Uganda (M). 
2Tim 1:1-3.6-12; Mzm 123:1-2a.2bcd; Mrk 12:18-27.
 
Kamis, 04 Juni 2026: Hari Biasa Pekan IX (H). 
2Tim 2:8-15; Mzm 25:4bc-5ab.8-9.10.14; Mrk 12:28b-34. 
 
Jumat, 05 Juni 2026: Peringatan Wajib St. Bonifasius, Uskup dan Martir (M).
2Tim 3:10-17; Mzm 119:157.160.161.165.166.168; Mrk 12:35-37.
 
Sabtu, 06 Juni 2026: Hari Biasa Pekan IX (H).  
Pfak St. Norbertus, Uskup (P). 
2Tim 4:1-8; Mzm 71:8-9.14-15ab.16-17.22; Mrk 12:38-44.
 
Minggu, 07 Juni 2026: Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (P). 
Ul. 8:2-3,14b-16a; Mzm. 147:12-13,14-15,19-20; 1Kor. 10:16-17; Yoh. 6:51-58. 
 
 Credit: JMLPYT/istock.com

Senin, 01 Juni 2026 Peringatan Wajib St. Yustinus, Martir

Senin, 01 Juni 2026
Peringatan Wajib St. Yustinus, Martir   
 
“Meski kami orang Kristen dibunuh dengan pedang, disalibkan, atau di buang ke moncong-moncong binatang buas, ataupun disiksa dengan belenggu api, kami tidak akan murtad dari iman kami. Sebaliknya, semakin hebat penyiksaan, semakin banyak orang demi nama Yesus, bertobat dan menjadi saleh." --- St Yustinus
 
Antifon Pembuka (Mzm 119:85.46)
  
     Orang sombong menggali lubang bagiku, mereka tidak memedulikan perintah-Mu. Aku akan berbicara tentang hukum-Mu. Aku tidak malu di hadapan para raja.     
  
The wicked have told me lies, but not so is your law:ispoke of your decrees before kings, and was not confounded. 
 
Doa Pagi
  
Allah Bapa sumber hikmat kebijaksanaan, dengan kebodohan salib Engkau telah mengajarkan kebijaksanaan Yesus Kristus, Putra-Mu, kepada Santo Yustinus, Martir. Pada hari peringatannya hari ini kami mohon, berilah kami agar sanggup menolak segala yang dapat menjauhkan kami daripada-Mu. Berilah pula kami rahmat-Mu agar selalu setia dalam iman.  Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.    
 


Russ Allison Loar (CC BY-NC-ND 2.0)

Bacaan dari Surat Kedua Rasul Petrus (1:1-7)

"Yesus Kristus telah menganugerahkan kepada kita janj-janji yang berharga. Berkat Dia, kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi."

Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus, kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita. Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia. Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Ya Allahku, pada-Mulah aku percaya
Ayat. (Mzm 91:1-2.14-15ab.15c-16)
1. Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada Tuhan, "Tuhanlah tempat perlindungan dan kubu pertahananku, Allahku yang kupercayai."
2. Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakannya.
3. Aku akan meluputkan dia dan memuliakannya, dengan umur panjang akan Kukenyangkan dia; kepadanya akan Kuperlihatkan keselamatan yang datang dari pada-Ku."
   

Bait Pengantar Injil, do = f, 4/4, PS 960
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya
Ayat. (Why 1:5ab)
 Yesus Kristus, Engkaulah saksi yang setia, yang pertama bangkit dari alam maut; Engkau mengasihi kami dan mencuci dosa kami dalam darah-Mu.     
  
   Inilah Injil Suci menurut Markus (12:1-12)

"Mereka menangkap dan membunuh putra kesayangan, dan melemparkannya ke luar kebun anggur."

Pada suatu hari Yesus berbicara kepada imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan kaum tua-tua dengan perumpamaan, kata-Nya, "Adalah seorang membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain. Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima sebagian dari hasil kebun itu dari mereka. Tetapi mereka menangkap hamba itu dan memukulnya, lalu menyuruhnya pergi dengan tangan hampa. Kemudian ia menyuruh pula seorang hamba lain kepada mereka. Orang ini mereka pukul sampai luka kepalanya dan sangat mereka permalukan. Lalu ia menyuruh seorang hamba lain lagi, dan orang ini mereka bunuh. Dan banyak lagi yang lain, ada yang mereka pukul dan ada yang mereka bunuh. Sekarang tinggal hanya satu orang anaknya yang kekasih. Akhirnya ia menyuruh dia kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani. Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita. Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain. Tidak pernahkah kamu membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita." Lalu mereka berusaha untuk menangkap Yesus, karena mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, jadi mereka pergi dan membiarkan Dia."
Verbum Domini 
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe 
(U. Terpujilah Kristus)


Renungan


Yang sebenarnya kita inginkan dalam hidup adalah kebahagiaan dan kepuasan. Namun kenyataannya, kebahagiaan tampaknya hanya sesaat dan cepat berlalu. Dan kita pun tampaknya tidak merasa puas dan tenteram dalam hidup.

Perumpamaan Injil menunjukkan masalah manusia yang kita hadapi. Para penyewa seharusnya bahagia dengan apa yang mereka lakukan, dan pemilik kebun anggur pun memperlakukan mereka dengan adil. Namun di tengah jalan, keserakahan menyelinap masuk dan para penyewa ingin menjadi pemiliknya. Dan mereka bahkan sampai menggunakan kekerasan dan pembunuhan untuk mendapatkan apa yang bahkan bukan milik mereka. Dan bahkan jika para penyewa mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka tetap tidak akan bahagia atau puas. Seperti yang kita ketahui, keserakahan dan keuntungan haram tidak pernah akan membawa konsekuensi yang baik.

Bacaan pertama mengingatkan kita bahwa Allah, dalam kuasa ilahi-Nya, telah memberi kita semua hal yang kita butuhkan untuk hidup dan untuk pengabdian sejati. Pengabdian sejati adalah mengenal Allah, yang telah memanggil kita dengan kemuliaan dan kebaikan-Nya sendiri. Mengenal Tuhan berarti mengetahui bahwa Dia mengasihi kita dengan kasih yang kekal dan tanpa syarat. Kasih itu akan menghilangkan keserakahan dan keegoisan. Kasih itu akan menganugerahkan kita kebahagiaan dan kepuasan sejati.
    
Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
 
Antifon Komuni (1Kor 2:2)
 
Aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.
 
I resolved to know nothing while i was with you except Jesus Christ, and him crucified
 
 
Doa Malam
   
Bapa Yang Mahapengampun, segala karya-Mu menggerakkan diriku untuk meneladaninya. Semoga aku berani menjadi pewarta yang tangguh dan jauhkanlah dari rasa iri dan dengki dalam hidup harianku. Amin.


 
RENUNGAN PAGI

Ujud Kerasulan Doa Bulan Juni 2026

 

 

 Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini.
Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putera-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi pembimbing dan kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi kasih-Mu.
Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan […] ini:

 

Juni 2026

Ujud Gereja Universal

Nilai penting olahraga – Semoga olahraga dapat menjadi sarana perdamaian, perjumpaan, dan dialog antar budaya dan bangsa, serta mempromosikan nilai penghargaan, solidaritas, dan pertumbuhan pribadi.

Ujud Gereja Indonesia

Formasi hidup baktiSemoga proses pendampingan di biara dan seminari membantu setiap pribadi dalam formasi untuk mengolah diri mereka menjadi semakin matang dan menyelaraskan hati mereka dengan Hati Kristus.

 Bulan Juni didedikasikan untuk Hati Yesus Yang Mahakudus, marilah kita bertekad menyambut bulan Hati Kudus Yesus dengan penuh sukacita dan khusyuk. Marilah kita menyambut bulan Hati Kudus Yesus dan mencari kerendahan hati dan kebaikan.

 

Minggu, 31 Mei 2026 Hari Raya Tritunggal Mahakudus

 

Minggu, 31 Mei 2026
Hari Raya Tritunggal Mahakudus
  
Tiada sesuatu yang serupa dengan Tritunggal; kodrat-Nya satu, tak terceraikan; satu pun daya kegiatan-Nya. (St. Atanasius)
  

Antifon Pembuka
    
Terpujilah Allah Bapa, Putra Allah yang tunggal, serta Roh Kudus: karena besarlah kasih-Nya bagi kita.
 
Blest be God the Father; and the Only Begotten Son of God, and also the Holy Spirit, for he has shown us his merciful love.

Benedicta sit Sancta Trinitas, atque indivisa Unitas: confitebimur ei, quia fecit nobiscum misericordiam suam.
 

Doa Pagi

 
Allah Bapa, dengan mengutus Sabda Kebenaran dan Roh Pengudus ke dalam dunia, Engkau telah mengungkapkan kepada manusia misteri-Mu yang mengagumkan. Semoga dengan iman yang benar kami mengakui kemuliaan Tritunggal yang kekal dan menyembah keesaan-Nya dalam keagungan kuasa-Nya.  Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.      

Bacaan dari Kitab Keluaran (34:4b-6.8-9)     
      
"Tuhan, Tuhan Allah, Engkaulah pengasih dan murah hati."
      
Pada waktu itu Musa bangun pagi-pagi, dan naiklah ia ke atas Gunung Sinai, seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya, dan membawa kedua loh batu di tangannya. Maka turunlah Tuhan dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa, dan Musa pun menyerukan nama Tuhan. Berjalanlah Tuhan lewat di depan Musa sambil berseru, “Tuhan adalah Allah yang penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya!” Segera Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah, serta berkata, “Jikalau aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami. Sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami. Ambillah kami menjadi milik-Mu.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy