Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Orang Kudus hari ini: 26 September 2025 St. Kosmas dan Damianus, Martir

 

 
 
 
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, pada hari ini Gereja memperingati St. Kosmas dan St. Damianus, yang iman dan pengabdiannya kepada Tuhan, serta tindakan dan kontribusinya kepada sesama saudara dan saudari, sesama umat beriman kepada Tuhan, hendaknya menginspirasi semua orang. kita untuk menjalani kehidupan kita sendiri dengan setia dan layak bagi Tuhan. Mereka lahir di Aegeae, saat ini bernama Yumurtalık (sekarang Turki), mereka memiliki tiga saudara laki-laki lainnya: Anthimus, Leontius dan Euprepius. Ayah mereka telah menjadi martir dalam salah satu penganiayaan terhadap umat Kristen atas perintah kaisar Diocletian. Ibu mereka, Theodota, dihormati sebagai orang kudus di Gereja Ordodoks. St. Kosmas dan St. Damianus dikenal sebagai sepasang saudara kembar yang sama-sama berprofesi sebagai dokter, terkenal karena kepedulian mereka terhadap orang sakit dan orang yang membutuhkan di komunitasnya, karena mereka memberikan perawatan terhadap penyakit fisik masyarakat, dan memberi perawatan gratis kepada masyarakat miskin dan mereka yang tidak mampu untuk disembuhkan. Keajaiban diberikan kepada mereka, dan banyak yang datang kepada mereka untuk meminta bantuan. Pengabdian kepada para martir ini tersebar luas dan, bersama Santo Lukas Penginjil dan Santo Pantaleon, mereka dihormati sebagai santo pelindung para dokter dan apoteker. St Kosmas dan Damianus dimasukkan dalam Kanon Romawi (Doa Syukur Agung Pertama).

Jumat, 26 September 2025 Hari Biasa Pekan XXV

Karya: Stanislava Karagyozova/istock.com
Jumat, 26 September 2025
Hari Biasa Pekan XXV
 
Sakramen perkawinan memberi rahmat dalam tiga hal: yaitu rahmat untuk mengenang karya Allah yang terbesar yang dinyatakan dengan pengorbanan Kristus, rahmat untuk mewujudkan kasih kepada pasangan dan anak- anak, dan rahmat untuk memberi kesaksian tentang pengharapan akan persekutuan sempurna dengan Kristus di surga kelak. (St. Yohanes Paulus II, Paus; Anjuran Apostolik – Familiaris Consortio (tentang Peranan keluarga Kristiani dalam dunia modern, No. 13)

Antifon Pembuka (Hagai 2:8-10)

Aku akan memenuhi rumah ini dengan kemegahan. Di tempat ini aku akan memberikan damai sejahtera.

Doa Pagi


Allah Bapa kami, sumber kedamaian sejati, janganlah kiranya Roh-Mu sampai meninggalkan kami, tetapi semoga kami Kauberi harapan akan kedamaian sejati selama masih ada orang di dunia.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.  
   
Bacaan dari Nubuat Hagai (2:1b-9)      
   
"Sedikit waktu lagi maka Aku akan memenuhi rumah ini dengan kemegahan."
     
Pada tahun kedua pemerintahan Raja Darius, pada tanggal 21 bulan ketujuh, datanglah sabda Tuhan dengan perantaraan Nabi Hagai, bunyinya, “Katakanlah kepada Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak , imam besar, dan kepada sisa bangsa Israel, demikian, “Masih adakah di antara kalian yang dahulu melihat rumah Tuhan dalam kemegahannya yang semula? Dan bagaimanakah kalian lihat keadaannya sekarang? Bukankah keadaannya yang sekarang kamu katakan sama sekali tidak berarti? Tetapi sekarang kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah sabda Tuhan, kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar. Kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah sabda Tuhan. Bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kalian,” demikianlah sabda Tuhan semesta alam, “sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kalian pada waktu kalian keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut!” Dan beginilah sabda Tuhan semesta alam, “Sedikit waktu lagi Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat. Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga harta benda semua bangsa datang mengalir. Maka Aku akan memenuhi rumah ini dengan kemegahan. Sebab milik-Kulah perak dan emas, demikianlah sabda Tuhan semesta alam. Maka kemegahan rumah ini nanti akan melebihi kemegahannya yang semula, sabda Tuhan semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Kamis, 25 September 2025 Hari Biasa Pekan XXV

 

Kamis, 25 September 2025
Hari Biasa Pekan XXV
 
“Saya seorang Katolik dan dengan sepenuh hati menerima kematian demi Tuhan. Seandainya aku punya seribu nyawa, semua ini akan kupersembahkan kepada-Nya.”— Santo Laurensius Ruiz
 

Antifon Pembuka (Mzm 149:1-2)

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan. Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh. Biarlah Israel bersukacita atas Penciptanya, biarlah Sion bersorak sorai atas raja mereka.

Doa Pagi


Allah Bapa Mahamulia, berkenanlah membangun bait suci di dalam diri kami dan tinggallah di antara manusia di mana saja, tempat kami mencari kedamaian berkat Yesus, Putra-Mu. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa. Amin. 
  
Karya: thanasus/istock.com

Bacaan dari Nubuat Hagai (1:1-8)
     
"Bangunlah rumah Tuhan dan Aku akan berkenan menerimanya."
    
Pada tahun kedua pemerintahan Raja Darius, pada hari pertama bulan keenam, datanglah sabda Tuhan dengan perantaraan Nabi Hagai kepada Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak, imam besar, bunyinya, “Beginilah sabda Tuhan semesta alam, ‘Bangsa ini berkata: Sekarang belum tiba waktunya untuk membangun kembali rumah Tuhan!’ Maka datanglah sabda Tuhan dengan perantaraan Nabi Hagai, bunyinya: Apakah sudah tiba waktunya bagi kalian untuk mendiami rumah-rumahmu yang dipapani dengan baik, sedang rumah Tuhan tetap menjadi reruntuhan? Oleh sebab itu beginilah sabda Tuhan semesta alam, ‘Perhatikanlah keadaanmu! Kalian menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit. Kalian makan, tetapi tidak sampai kenyang. Kalian minum, tetapi tidak sampai puas. Kalian berpakaian, tetapi badanmu tidak menjadi hangat. Dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja tetapi upahnya ditaruh dalam pundit-pundi yang berlubang!’ Beginilah sabda Tuhan semesta alam, ‘Perhatikanlah keadaanmu! Maka naiklah ke gunung, bawalah kayu dan bangunlah rumah Tuhan. Maka aku akan berkenan menerimanya, dan akan menyatakan kemuliaan-Ku di situ.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Rabu, 24 September 2025 Hari Biasa Pekan XXV

 

Karya: mbolina/istock.com

Rabu, 24 September 2025
Hari Biasa Pekan XXV

Berkumpullah di gunung-gunung Kitab Suci. Itulah padang rumput yang paling subur (St. Agustinus)

Antifon Pembuka (Tb 13:8)

Bertobatlah, kamu berdosa dan lakukanlah yang baik di hadapan Tuhan, barangkali Tuhan akan berbelas kasih kepadamu.

Doa Pagi

Allah Bapa yang penuh kasih setia, Engkau senantiasa mendampingi kami dalam setiap usaha dan perjuangan hidup kami. Semoga berkat kemurahan-Mu kami pun semakin mampu untuk setia kepada-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.      

Bacaan dari Kitab Ezra (9:5-9)
  
"Dalam masa perbudakan, kami tidak engkau tinggalkan, ya Tuhan"
   
Ketika mendengar berita tentang dosa umat Israel, aku, Ezra, mengoyakkan pakaian dan jubahku, dan duduk tertegun. Pada waktu kurban petang bangkitlah aku dan berhenti menyiksa diri. Lalu aku berlutut dengan pakaian dan jubahku yang koyak-koyak; sambil menadahkan tanganku kepada Tuhan, Allahku, aku berkata, "Ya Allahku, aku malu dan mendapat cela, sehingga tidak berani menengadahkan mukaku kepada-Mu. Dosa kami telah menumpuk mengatasi kepala kami dan kesalahan kami telah membubung ke langit. Sejak zaman nenek moyang kami sampai hari ini kesalahan kami besar, dan oleh karena dosa kami maka kami sekalian dengan para raja dan para imam diserahkan kepada raja-raja negeri asing. Kami diserahkan dalam kuasa pedang, ditawan, dijarah dan dihina di depan umum, seperti yang terjadi sekarang ini. Tapi kini kami mengalami kasih karunia Tuhan, Allah kami. Ia meninggalkan pada kami orang-orang yang terluput, dan memberi kami tempat menetap di tempat-Nya yang kudus. Allah kami membuat mata kami bercahaya dan memberi kami sedikit kelegaan di masa perbudakan kami. Sekalipun kami menjadi budak, tetapi dalam perbudakan itu Allah tidak meninggalkan kami. Ia membuat kami disayangi oleh raja-raja negeri Persia, sehingga kami mendapat keleluasaan untuk membangun rumah Allah dan menegakkan kembali reruntuhannya, serta memperoleh tembok pelindung di Yehuda dan di Yerusalem."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 23 September 2025 St. Pius dari Pietrelcina (Padre Pio)

 
Br. Jeffrey Pioquinto, SJ | Flickr / CC BY 2.0
   
Hari ini, Gereja memperingati St. Pius dari Pietrelcina yang lebih dikenal sebagai Padre Pio. seorang santo Kapusin Fransiskan, seorang imam dan hamba Tuhan yang suci dan saleh yang dikenal karena banyaknya mukjizat dan keajaiban yang dilakukannya. 
 
Di tengah semua latar belakang itu, St. Padre Pio muda mulai memahami panggilan untuk melayani Tuhan dan menjadi seorang imam, dan pada saat yang sama, ia juga mulai mengalami berbagai penglihatan surgawi dan pengalaman mistis yang akan ia alami sepanjang sisa hidupnya. Akhirnya, St. Padre Pio bergabung dengan ordo religius Kapusin dan mengabdikan dirinya pada cara hidup ordo tersebut, tetapi bahkan dalam hal itu ia juga menghadapi perjuangan dan rintangan, karena ia tidak berpendidikan dengan baik, dan perlu melanjutkan studinya terlebih dahulu sebelum ia diizinkan untuk bergabung dengan ordo. Dia menghadapi beberapa kali sakit dan masalah selama masa pembentukannya, dan masalah ini masih menghantuinya bahkan setelah ditahbiskan menjadi imam. Pengalaman ini diperparah oleh pengalaman mistiknya sebagai seorang stigmatis di kemudian hari, menanggung luka-luka Tuhan sendiri di tubuhnya.

Selasa, 23 September 2025 Peringatan Wajib St. Pius dari Pietrelcina (Padre Pio), Imam

Selasa, 23 September 2025
Peringatan Wajib St. Pius dari Pietrelcina (Padre Pio), Imam

“Doa adalah kunci yang membuka hati Tuhan” (St. Pius dari Pietrelcina)
       
Antifon Pembuka (Bdk. Luk 4:18)
  
Roh Tuhan menyertai aku. Aku diurapi-Nya dan diutus mewartakan kabar gembira kepada kaum fakir miskin dan menghibur orang yang remuk redam.
   
The Spirit of the Lord is upon me, for he has anointed me and sent me to preach the good news to the poor, to heal the broken-hearted

Doa Pagi

Allah Bapa Yang Mahakuasa dan penuh belaskasih, Engkau sudah memasyhurkan Santo Padre Pio. Semoga berkat doa dan teladannya kami berusaha membawa sesama kepada cinta kasih Kristus dan dapat memperoleh kemuliaan abadi bersama mereka. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin. 
     
   
"Kaca Patri Agnus Dei - ditemukan di Katedral Florence (Basilica di Santa Maria del Fiore), Italia" Credit: mammuth/istock.com 
 
Bacaan dari Kitab Ezra (6:7-8.12b.14-20)
   
"Mereka mentahbiskan rumah Allah dan merayakan Paskah."
    
Pada waktu itu Darius, raja Persia, memerintahkan kepada para bupati di derah seberang Sungai Efrat, sebagai berikut, “Jangan menghalangi pekerjaan membangun rumah Allah itu. Bupati dan para tua-tua orang Yahudi boleh membangun rumah Allah itu di tempatnya yang semula. Lalu aku telah mengeluarkan perintah tentang apa yang harus kalian perbuat terhadap para tua-tua Yahudi mengenai pembangunan rumah Allah itu. Dengan saksama dan tanpa bertangguh mereka harus diberi biaya dari penghasilan kerajaan yaitu dari upeti daerah seberang Sungai Efrat. Aku, Darius, yang mengeluarkan perintah ini; hendaklah dilakukan dengan saksama.” Maka para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan rumah Tuhan dengan lancar, digerakkan oleh nubuat Nabi Hagai dan Nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah Allah Israel dan menurut perintah Koresh, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia. Maka selesailah rumah itu pada hari yang ketiga bulan Adar, yakni pada tahun yang keenam pemerintahan Raja Darius. Maka orang Israel, para imam, orang-orang Lewi dan orang-orang lain yang pulang dari pembuangan, merayakan pentahbisan rumah Allah dengan sukaria. Untuk pentahbisan rumah Allah itu mereka mempersembahkan lembu jantan seratus ekor, anak domba empat ratus ekor, dan domba jantan dua ratus ekor; juga kambing jantan sebagai kurban penghapus dosa bagi seluruh orang Israel, dua belas ekor, menurut bilangan suku Israel. Mereka juga menempatkan para imam pada golongan-golongannya, dan orang-orang Lewi pada rombongan-rombongannya, untuk melakukan ibadah kepada Allah yang diam di Yerusalem, sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Musa. Dan pada tanggal empat belas bulan pertama mereka yang pulang dari pembuangan itu merayakan Paskah. Para imam dan orang-orang Lewi bersama-sama mentahirkan diri sehingga tahirlah mereka sekalian. Demikianlah mereka menyembelih anak domba Paskah bagi semua orang yang pulang dari pembuangan, dan bagi saudara-saudara mereka, yakni para imam, dan bagi dirinya sendiri.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Bacaan Harian: 22- 28 September 2025

Senin, 22 September: Hari Biasa Pekan XXV (H). 
Ezr. 1:1-6; Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6; Luk. 8:16-18
 
Selasa, 23 September: Peringatan Wajib St. Pius dari Pietrelcina (Padre Pio) (P). 
Ezr. 6:7-8,12b,14-20; Mzm. 122:1-2,3-4a,4b-5; Luk. 8:19-21.

Rabu, 24 September: Hari Biasa Pekan XXV (H). 
Ezr. 9:5-9; MT Tb. 13:2,3-4a,4bcd,5,8; Luk. 9:1-6
 
Kamis, 25 September: Hari Biasa Pekan XXV (H).
Hag. 1:1-8; Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b; Luk. 9:7-9.
 
Jumat, 26 September: Hari Biasa Pekan XXV (H).
Peringatan Fakultatif St. Kosmas dan Damianus, Martir (M). 
Hag. 2:1b-10; Mzm. 43:1,2,3,4; Luk. 9:18-22.
 
Sabtu, 27 September: Peringatan Wajib St. Vinsensius a Paulo (P). 
Za. 2:1-5,10-11a; MT Yer. 31:10,11-12ab,13; Luk. 9:43b-45
 
Minggu, 28 September: Hari Minggu Biasa XXVI (H). 
Am 6:1a,4-7; Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10; 1Tim. 6:11-16; Luk. 16:19-31. 
 
Karya: EvgeniyaTiplyashina/istockphoto.com
 

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy