| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Kamis, 30 April 2026 Hari Biasa Pekan IV Paskah

 

Kamis, 30 April 2026
Hari Biasa Pekan IV Paskah

“Yesus yang bangkit, setelah menampakkan diri kepada para rasul, lalu menampakkan diri kepada St. Thomas yang tidak percaya bahwa Dia telah bangkit, dan Dia bersabda kepadanya: ‘Lihatlah tangan-Ku, dan taruhlah jarimu di sini. Ulurkan tanganmu dan taruhlah di lambung-Ku. Jangan ragu-ragu lagi, tetapi percayalah!’ (Yoh 20:27). Mendengar Sang Sabda dan menerima tubuh Tuhan dengan cara ini, kita pun dapat menatap Tuhan Yesus yang bangkit yang hadir dalam ‘tanda-tanda suci’ ini dan kita dapat mengaku bersama Rasul Thomas: ‘Tuhanku dan Allahku!’ (Yoh 20:28).” (Paus St. Yohanes Paulus II, Dies Domini No.29)

  
Antifon Pembuka (Mzm 68:8.9.20)

Ya Allah, ketika Engkau tampil di depan umat-Mu, melangkah mendahului dan tinggal di tengah mereka, maka bumi goncang dan langit bergetar, alleluya.

O God, when you went forth before your people, marching with them and living among them, the earth trembled, heavens poured down rain, alleluia.

Doa Pagi


Allah yang berbelas kasih, Putra-Mu telah Kauanugerahkan kepada kami sebagai Juruselamat. Limpahkanlah berkat-Mu atas kami agar tetap setia pada iman akan Dia di saat mengalami tawaran-tawaran dunia yang dapat membuat kami mengingkari Dia dan meninggalkan Gereja-Nya. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

Public Domain

Bacaan dari Kisah Para Rasul (13:13-25)
 
"Allah telah membangkitkan Juruselamat dari keturunan Daud."
   
Dalam perjalanannya Paulus dan kawan-kawannya meninggalkan Pafos dan berlayar ke Perga di Pamfilia. Tetapi Yohanes meninggalkan mereka lalu kembali ke Yerusalem. Dari Perga Paulus dan kawan-kawannya melanjutkan perjalanan mereka, lalu tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat mereka pergi ke rumah ibadat, lalu duduk di situ. Setelah selesai pembacaan dari hukum Taurat dan kitab nabi-nabi, pejabat-pejabat rumah ibadat bertanya kepada mereka, “Saudara-saudara, jikalau Saudara ada pesan untuk membangun dan menghibur umat ini, silakan!” Maka bangkitlah Paulus. Ia memberi isyarat dengan tangannya, lalu berkata, “Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah! Allah umat Israel telah memilih nenek moyang kita, dan membuat umat itu menjadi besar. Ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing. Dengan tangan-Nya yang perkasa Ia telah memimpin mereka keluar dari negeri itu. Empat puluh tahun lamanya Ia sabar terhadap tingkah laku mereka di padang gurun. Dan setelah membinasakan tujuh bangsa di tanah Kanaan, Ia membagi-bagikan tanah itu kepada mereka untuk menjadi warisan mereka selama kira-kira empat ratus lima puluh tahun. Sesudah itu Ia memberi mereka hakim-hakim sampai pada zaman Nabi Samuel. Kemudian mereka meminta seorang raja, dan Allah memberikan kepada mereka Saul bin Kish dari suku Benyamin, empat puluh tahun lamanya. Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Menjelang kedatangan-Nya Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis. Dan ketika hampir selesai menunaikan tugasnya, Yohanes berkata: Aku bukanlah Dia yang kamu sangka, tetapi Ia akan datang kemudian dari padaku. Membuka kasut dari kaki-Nya pun aku tidak layak.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mukjizat Yesus: Tanda Keilahian dan Lima Kategori Manifestasinya

 Mukjizat Yesus Kristus adalah tanda-tanda mendalam dari identitas ilahi-Nya dan peresmian Kerajaan Allah. Jauh dari sekadar pertunjukan kekuasaan, mukjizat-mukjizat itu berfungsi sebagai manifestasi nyata dari realitas tak terlihat akan kasih dan otoritas Allah yang hadir dalam sejarah manusia. Melalui tindakan-tindakan ini, Yesus menyatakan Diri-Nya sebagai Mesias yang telah lama dinantikan, Putra Allah, yang memiliki otoritas atas kodrat, penyakit, setan, dan bahkan kematian itu sendiri.

Menjembatani Ilahi dan Manusiawi: Pesan Abadi dibalik Perumpamaan Yesus



 Perumpamaan-perumpamaan Yesus Kristus merupakan unsur sentral dalam pelayanan pengajaran-Nya, berfungsi sebagai instrumen penting wahyu ilahi. Yesus sering menggunakan kisah-kisah singkat dan hidup yang diambil dari kehidupan sehari-hari untuk menyampaikan kebenaran tentang Kerajaan Allah. Alih-alih menyajikan doktrin-doktrin abstrak, Ia mengajak para pendengar-Nya untuk terlibat secara imajinatif dengan kisah-kisah yang familiar tentang pertanian, penggembalaan, kehidupan keluarga, dan perdagangan. Pendekatan ini membuat realitas spiritual yang kompleks dapat diakses sekaligus menantang hati dan pikiran.

Orang Kudus hari ini: 29 April 2026 St. Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja

 
Public Domain

Pada hari ini Gereja memperingati St. Katarina dari Siena. Ia adalah seorang filsuf Italia, teolog, mistikus, dan pujangga Gereja dan santa pelindung Italia adalah anggota awam Ordo Dominikan, dan salah satu tokoh Katolik abad pertengahan yang paling menonjol, baik melalui perannya dalam sejarah kepausan.  Melalui dialog, surat, dan doanya yang terkenal, memberinya tempat yang menonjol dalam sejarah sastra Italia. Menurut sumber hagiografis, pada usia 21 tahun dia mengalami apa yang dia gambarkan dalam suratnya sebagai “Perkawinan Mistik” dengan Yesus. Oleh karena itu, dia digambarkan mengenakan cincin kawin. Seorang stigmatis, dia juga digambarkan dengan mahkota duri dan tangan yang tertusuk, atau menerima stigmata, mengenakan pakaian Dominikan. 
   
St Katarina dari Siena dikenal karena kesalehan dan pengabdiannya yang besar kepada Tuhan, dalam cara hidupnya yang suci, dalam komitmennya untuk hidup suci dan saleh selaras dengan Tuhan dan hukum serta perintah-perintah-Nya. Dia menolak upaya orang tuanya untuk menikahkannya dengan pria yang merupakan duda kakak perempuannya. Dia menghabiskan waktunya berpuasa dan menjaga kesucian dirinya meskipun ada upaya dari orang-orang di sekitarnya untuk membuatnya melakukan sebaliknya. Dia mengabdikan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan, dan mempersembahkan dirinya sebagai Perawan abadi yang ditahbiskan kepada Tuhan. Kesalehan dan dedikasinya yang besar kepada Tuhan mengilhami banyak orang untuk mengikuti inspirasi dan teladannya, dan kecerdasan serta kemampuannya yang luar biasa untuk terhubung dengan berbagai orang dari berbagai asal membuatnya terlibat dalam banyak diskusi dan perjuangan politik pada masanya.

Rabu, 29 April 2026 Peringatan Wajib St. Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja

 

Rabu, 29 April 2026
Peringatan Wajib St. Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja
      
Keberanian adalah kebajikan moral yang membuat tabah dalam kesulitan dan tekun dalam mengejar yang baik. Ia meneguhkan kebulatan tekad, supaya melawan godaan dan supaya mengatasi halangan-halangan dalam kehidupan moral. Kebajikan keberanian memungkinkan untuk mengalahkan ketakutan, juga ketakutan terhadap kematian dan untuk menghadapi segala pencobaan dan penghambatan. Ia juga membuat orang reIa untuk mengurbankan kehidupan sendiri bagi suatu hal yang benar. "Tuhan itu kekuatanku dan mazmurku" (Mzm 118:14). "Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia" (Yoh 16:33). (Katekismus Gereja Katolik, 1808)  
 
    
Antifon Pembuka

Inilah perawan bijaksana yang keluar menyongsong Kristus dengan pelita bernyala, alleluya.

Here is a wise virgin, from among the number of the prudent, who went forth with lighted lamp to meet Christ, alleluia.


Doa Pagi

   

Ya Allah, Engkau mengobarkan hati Santa Katarina dengan kasih ilahi setiap kali ia merenungkan sengsara Kristus dan melayani Gereja-Mu. Semoga berkat doa dan permohonannya umat-Mu, yang dipersatukan dengan misteri Kristus, selalu bersukacita memandang kemuliaan-Nya. 
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
  

 Bacaan dari Kisah Para Rasul (12:24 - 13:5a)    
 
"Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku."
  
Pada waktu itu firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang. Setelah menyelesaikan tugas pelayanan mereka, Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem ke Antiokhia. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus. Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu Barnabas dan Simon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus. Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus, “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.” Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi. Oleh karena disuruh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke Siprus. Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = g, 4/4, PS 822
Ref. Pujilah Allah alleluya, alleluya
atau Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan; kiranya bangsa-bangsa semua bersyukur kepada-Mu.
Ayat. (Mzm 67:2-3.5.6.8; Ul: 4)
1. Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya. Kiranya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
2. Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi.
3. Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takwa kepada-Nya.

Bacaan Harian: 27 April - 03 Mei 2026

Senin, 27 April 2026: Hari Biasa Pekan IV Paskah (P). 
Kis. 11:1-18; Mzm. 42:2-3; 43:3,4; Yoh. 10:11-18. 
 
Selasa, 28 April 2026: Hari Biasa Pekan IV Paskah (P). 
Peringatan Fakultatif St. Petrus Chanel, St. Louis-Marie Grignion de Montfort
Kis. 11:19-26; Mzm. 87:1-3,4-5,6-7; Yoh. 10:22-30.
 
Rabu, 29 April 2026: Peringatan Wajib St. Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja (P). 
Kis 12:24 - 13:5a; Mzm 67:2-3.5.6.8; Yoh 12:44-50.
 
Kamis, 30 April 2026: Hari Biasa Pekan IV Paskah (P). 
Peringatan Fakultatif St. Pius V, Paus
Kis. 13:13-25; Mzm. 89:2-3,21-22,25,27; Yoh. 13:16-20. 
 
Jumat, 01 Mei 2026: Hari Biasa Pekan IV Paskah (P).
Peringatan Fakultatif St. Yusuf, Pekerja (P). 
Kis 13:26-33; Mzm 2:6-7.8-9.10-11; Yoh 14:1-6. 
 
Sabtu, 02 Mei 2026: Peringatan Wajib St. Athanasius, Uskup dan Pujangga Gereja (P). 
Kis 13:44-52; Mzm 98:1.2-3ab.3cd-4; Yoh 14:7-14
 
Minggu, 03 Mei 2026: Hari Minggu Paskah V (P). 
Kis. 6:1-7; Mzm. 33:1-2,4-5,18-19; 1Ptr. 2:4-9; Yoh. 14:1-12. 
 
Public Domain
 

Selasa, 28 April 2026 Hari Biasa Pekan IV Paskah

 


Selasa, 28 April 2026
Hari Biasa Pekan IV Paskah
  
“Aku percaya supaya mengerti, dan aku mengerti supaya percaya lebih baik.” (St. Agustinus)
     

Antifon Pembuka (Why 19:7.6)

Marilah kita bergembira dan memuliakan Tuhan, Raja yang Mahakuasa. Alleluya.

Let us rejoice and be glad and give glory to God, for the Lord our God the Almighty reigns, alleluia.


Doa Pagi


Allah Bapa Mahakuasa, kami merayakan misteri kebangkitan Tuhan dengan penuh rasa syukur. Semoga kami layak menikmati sukacita penebusan kami.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.      

   

Public Domain  

 Bacaan dari Kisah Para Rasul (11:19-26)    

 
"Mereka berbicara kepada orang-orang Yunani, dan memberitakan Injil bahwa Yesus adalah Tuhan."
       
Banyak saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang-orang Yahudi saja. Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia, dan berbicara juga kepada orang-orang Yunani; mereka ini memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan. Tangan Tuhan menyertai mereka, dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem. Lalu jemaat di Yerusalem itu mengutus Barnabas ke Antiokhia. Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan. Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman, sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya dsebut Kristen.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy