Orang Kudus hari ini: 03 September 2022 St. Gregorius Agung, Paus dan Pujangga Gereja

Foto: Fr. Lawrence, OP/flickr

(CC BY-NC-ND 2.0)


  Hari ini Gereja juga memperingati Paus St. Gregorius Agung, salah satu Paus agung, seorang hamba Tuhan yang agung dan pembaharu, yang mendedikasikan dirinya untuk kemuliaan Tuhan yang lebih besar. Paus St. Gregorius Agung mereformasi Gereja dengan berbagai cara, mereformasi klerus Roma dan juga mempengaruhi komunitas Gereja yang lebih besar, memurnikan mereka dari ekses dan korupsi dunia, menegakkan praktik dan disiplin baru dan lebih ketat dalam komunitas Katolik . Paus St. Gregorius Agung juga menghabiskan waktu dan usahanya untuk memperluas perutusan Gereja dan iman Katolik, mengirimkan banyak misionaris untuk menyebarkan Kabar Baik Allah kepada lebih banyak orang di seluruh dunia.

  Paus St. Gregorius Agung menghabiskan banyak waktu untuk mereformasi cara Gereja beribadah juga, meletakkan dasar dari apa yang kemudian dikenal sebagai Nyanyian Gregorian, dan juga mengatur liturgi menjadi bentuk yang lebih sinkron, dan juga membawa liturgi Gereja baik di Barat maupun Timur agar lebih terkoordinasi dan meletakkan dasar-dasar apa yang hari ini akan menjadi Misa Kudus serta Liturgi Ilahi di Gereja Timur. Dia menulis secara ekstensif dalam berbagai surat dan juga karya-karya lain, dalam menentang berbagai ajaran sesat dan dalam membantu membimbing umat beriman untuk kembali kepada Tuhan dengan iman. 

  Saudara dan saudari dalam Kristus, hari ini ketika kita merenungkan dan mengingat kata-kata Kitab Suci dan ketika kita mengingat perbuatan dan pekerjaan besar, iman dan dedikasi yang dengannya Paus St. Gregorius Agung telah berkomitmen, masing-masing dan setiap dari kita diingatkan untuk menjalani hidup kita sepenuhnya, di jalan yang telah Tuhan tunjukkan kepada kita, menaati-Nya dan memusatkan perhatian kita pada-Nya dan bukan pada diri kita sendiri, menjauhkan diri kita dari godaan kemuliaan dan kebesaran duniawi, dan berpaling dari daya pikat ekses dan ambisi duniawi, kesombongan dan amoralitas, keangkuhan dan keserakahan manusia. Kita semua harus menjaga diri kita dari semua godaan itu dan melakukan yang terbaik untuk menginspirasi satu sama lain untuk tetap setia dalam iman kepada Tuhan seperti yang telah diilhami oleh Paus St. Gregorius Agung sendiri kepada kita. Tuhan memberkati. 

 
“Jika kita mengetahui kapan waktunya kita berangkat dari dunia ini, kita mungkin akan dapat memilih waktu untuk bersenang-senang dan waktu lain untuk bertobat. Namun Allah, yang telah menjanjikan pengampunan kepada setiap pendosa yang bertobat, tidak menjanjikan kita hari esok. Oleh karena itu, kita harus selalu gentar akan hari terakhir, yang tidak pernah dapat kita ramalkan. Hari ini adalah hari perdamaian, hari untuk bertobat. Dan tetap kita menolak untuk menangisi kejahatan yang telah kita lakukan! Bukan hanya kita tidak meratapi untuk dosa-dosa yang perbuat, kita malahan menambahnya... Jika kita, kenyataannya, pada saat ini melakukan pekerjaan yang baik, kita sebaiknya tidak menghubungkan kekuatan yang memampukan kita melakukan hal tersebut dengan diri kita sendiri.” — Paus St. Gregorius Agung