Orang Kudus hari ini: 13 September 2022 St. Yohanes Krisostomus, Uskup dan Pujangga Gereja

Saudara-saudari terkasih, hari ini Gereja Katolik memperingati St Yohanes Krisostomus. Dia adalah Uskup Agung Konstantinopel, ibu kota Kekaisaran Romawi saat itu dan juga kemudian diakui sebagai salah satu Doktor Gereja yang agung.

St Yohanes Krisostomus tertarik pada iman Kristen dan belajar teologi serta mengalami gaya hidup asketis sebagai pertapa sebelum ia menjadi diakon, dan kemudian menjadi imam besar di Antiokhia, terkenal karena khotbahnya yang fasih dan berani, yang menggugah hati dari banyak orang. Dia menempatkan penekanan khusus dalam perawatan bagi orang miskin dan khususnya menentang penyalahgunaan kekuasaan dan hak istimewa oleh si kaya dan si berkuasa terhadap si miskin dan mereka yang terpinggirkan oleh masyarakat. Dia berkhotbah langsung kepada orang-orang, dengan istilah dan kata-kata sederhana yang membantunya terhubung dengan baik dengan orang-orang yang dia khotbahkan, membantunya untuk mengubah iman ribuan orang yang tak terhitung jumlahnya.

Akhirnya orang suci dan hamba Tuhan ini diangkat sebagai Uskup Agung Konstantinopel, dan karya-karya serta reformasinya segera mendapat tentangan dari anggota orang kaya dan istimewa, para bangsawan dan pendeta berkuasa yang menentang pendekatannya yang lebih sederhana dan disiplin di Gereja dalam segala urusan. Secara khusus diketahui bahwa dia adalah musuh Permaisuri Romawi yang kuat Aelia Eudoxia, yang gaya hidupnya yang mewah ditentang oleh St. Yohanes Krisostomus, dan yang pertama juga berpikir bahwa khotbah St. Yohanes Krisostomus ditujukan untuk dirinya sendiri. Dengan demikian, dengan upaya orang-orang yang menentangnya, St. Yohanes Krisostomus harus menanggung pengasingan dari Takhta, dan dia dibuang tidak hanya sekali tetapi dua kali, karena gesekan terus ada antara Permaisuri dan pendukungnya dan St. Yohanes Krisostomus. dan pendukungnya di sisi lain.

Orang kudus Tuhan tetap tidak pernah menyerah, dan terus melayani Tuhan dengan setia, mendedikasikan dirinya untuk tugas dan pelayanan apa pun yang bisa dia lakukan, bahkan saat diasingkan, sampai kematiannya. Dedikasi dan kerja keras St. Yohanes Krisostomus harus mengilhami kita semua untuk percaya kepada Tuhan dan mengizinkan Dia untuk memimpin dan membimbing kita dalam perjalanan iman dan hidup kita. Kita harus mengingatkan diri kita sendiri bahwa kita harus melayani Tuhan dalam hidup ini dan menyatakan kebenaran dan kasih-Nya melalui hidup kita. Marilah kita semua saling mengingatkan bahwa Allah dan kasih-Nya kepada kita telah membuat kita benar-benar diberkati dan beruntung, karena dengan kasih-Nya, Dia telah mengumpulkan kita semua dari segala bangsa, menjadi satu kawanan-Nya, satu Tubuh Kristus, Gereja.

Semoga Tuhan terus memberkati kita dan menguatkan kita dalam segala hal. Semoga Dia menguatkan dan menguatkan kita untuk mampu menghadapi tantangan dan cobaan dalam hidup. Semoga Dia memberi kita keberanian dan energi untuk melawan godaan dunia ini, dan membantu kita untuk mengingat bahwa kita semua adalah umat-Nya, dan bahwa kita harus selalu bersatu dalam cinta satu sama lain, dan tidak terpecah belah. Semoga Tuhan selalu bersama kita, sekarang dan selamanya. Amin.


Public Domain