| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini | Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik | Privacy Policy |

CARI RENUNGAN

>

Orang Kudus hari ini: 19 Agustus 2023 St. Yohanes Eudes

Public Domain

 
 
Saudara-saudari terkasih, hari ini Gereja memperingati Santo Yohanes Eudes. St Yohanes Eudes adalah seorang imam Perancis dan pendiri kongregasi religius, Kongregasi Yesus dan Maria (CJM). St. Yohanes Eudes lahir di Prancis dan setelah penahbisannya menjadi imamat, dia menghabiskan waktu bertahun-tahun melayani misi dan retret. Dia saleh sepanjang hidupnya, bahkan sejak usia dini, dan mengembangkan devosi yang intens kepada Hati Kudus Yesus dan Hati Maria Tak Bernoda selama tahun-tahun formatif dan imamat serta panggilannya. Dia mendedikasikan banyak waktu dan usahanya untuk membantu mereka yang menderita dan sakit, dan menghabiskan waktu untuk menginjili dan membiarkan Tuhan dan kebenaran-Nya diketahui di antara semakin banyak umat Tuhan. St Yohanes Eudes juga merawat beberapa pelacur dan lainnya yang telah diasingkan oleh komunitas karena cara hidup mereka yang berdosa, mengembangkan apa yang kemudian dikenal sebagai Ordo Bunda dari Karitas dari Tempat Perlindungan.

Meditasi Antonio Kardinal Bacci: Sakramen-sakramen - Rantai Emas Anugerah


 
 Kita ditarik menuju Surga dengan rantai emas anugerah. Mata rantai yang paling berharga dalam rangkaian manfaat ini adalah Sakramen-sakramen, yang ditetapkan Yesus Kristus sebagai tanda-tanda rahmat ilahi yang masuk akal dan manjur. Ketika kita dilahirkan, ternoda oleh dosa asal dan karena itu kehilangan rahmat supranatural, Gereja memurnikan dan melahirkan kembali kita melalui Sakramen Pembaptisan. Kita kemudian menjadi anak angkat Allah dan pewaris kerajaan Surga.

Ketika kita masih anak-anak, kita mulai menggunakan nalar dan mulai mengalami godaan pertama kita terhadap kejahatan. Dibiarkan sendiri sifat manusia kita yang lemah tidak berdaya untuk melawan, tetapi kita sekarang dibentengi oleh penerimaan sakramen lain, Penguatan, yang menjadikan kita prajurit Yesus Kristus dan memberi kita senjata spiritual untuk melawan musuh jiwa kita.

Sayangnya, kita terus jatuh ke dalam dosa dari waktu ke waktu, tetapi Sakramen Tobat ada untuk menyelamatkan kita dari kehancuran.

Sabtu, 19 Agustus 2023 Hari Biasa Pekan XIX

Sabtu, 19 Agustus 2023
Hari Biasa Pekan XIX
    

“Upah dosa itu kematian, tetapi kurnia Allah itu kehidupan kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (St. Pacianus)


Antifon Pembuka (Yos 24:24)

Hanya pada Tuhan, Allah kita, kami akan beribadah dan sabda-Nya akan kami dengarkan.

Doa Pagi


Allah Bapa Mahakuasa, Engkaulah Allah kami Yang Mahaesa, yang menuntun para leluhur dan dengan demikian memberi harapan untuk hidup penuh iman kepada-Mu. Berkenanlah mengikat perjanjian dengan kami, ikatlah kami dengan sabda-Mu, agar kami bebas untuk berbuat baik. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
     
  Bacaan dari Kitab Yosua (24:14-29)
  
"Pilihlah pada hari ini, kalian kamu beribadah kepada siapa!"
   
Menjelang wafatnya Yosua berkata kepada umat Israel, “Hendaklah kalian takwa dan beribadah kepada Tuhan dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah dewa-dewa yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang Sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada Tuhan. Tetapi jika kalian menganggap tidak baik untuk beribadah kepada Tuhan, pilihlah pada hari ini kalian mau beribadah kepada siapa. Kepada dewa-dewa yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang Sungai Efrat, atau kepada dewa orang Amori yang negerinya kalian diami ini? Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan.” Maka bangsa itu menjawab, “Jauhlah daripada kami meninggalkan Tuhan untuk beribadah kepada allah lain! Sebab Tuhan, Allah kita, Dialah yang telah menuntun kita dan nenek moyang kita dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan; Dialah yang telah melakukan tanda-tanda mukjizat yang besar ini di depan mata kita sendiri, dan yang telah melindungi kita sepanjang jalan yang kita tempuh, dan di antara semua bangsa yang kita lalui. Tuhanlah yang telah menghalau semua bangsa dan orang Amori, penduduk negeri ini, dari depan kita. Kami pun akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita.” Tetapi Yosua berkata, “Kalian tidaklah sanggup beribadah kepada Tuhan, sebab Dia itu Allah yang kudus, Allah yang cemburu. Dia takkan mengampuni kesalahan dan dosamu. Apabila kalian meninggalkan Tuhan, dan beribadah kepada allah lain, maka Ia akan berbalik dari padamu dan melakukan yang tidak baik bagimu serta membinasakan kalian, sekalipun dahulu Ia melakukan yang baik bagimu.” Tetapi bangsa itu berkata kepada Yosua, “Tidak! Hanya kepada Tuhan saja kami akan beribadah.” Kemudian berkatalah Yosua, “Kalianlah saksi terhadap kalian sendiri, bahwa kalian telah memilih Tuhan untuk beribadah kepada-Nya.” Jawab mereka, “Ya, kami saksi!” “Maka sekarang jauhkanlah dewa-dewa asing yang ada di tengah-tengahmu! Dan condongkanlah hatimu kepada Tuhan, Allah Israel.” Lalu bangsa itu menjawab, “Kepada Tuhan, Allah kita, kami akan beribadah. Dan sabda-Nya akan kami dengarkan.” Pada hari itu juga Yosua mengikat perjanjian dengan bangsa itu dan membuat ketetapan serta peraturan bagi mereka di Sikhem. Yosua menuliskan semuanya itu dalam kitab hukum Allah, lalu ia mengambil batu besar dan mendirikannya di sana, di bawah pohon besar, di tempat kudus Tuhan. Kepada seluruh bangsa ia lalu berkata, “Sesungguhnya batu inilah yang akan menjadi saksi terhadap kita, sebab telah didengarnya segala sabda Tuhan yang diucapkan-Nya kepada kita. Sebab itu batu ini akan menjadi saksi terhadap kalian supaya kalian jangan menyangkal Allahmu.” Lalu Yosua melepas bangsa itu pergi, dan masing-masing pulang ke milik pusakanya. Dan sesudah peristiwa-peristiwa itu Yosua bin Nun, hamba Tuhan, meninggal dunia. Umurnya seratus sepuluh tahun.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id, jika Anda merasa diberkati dengan renungan ini, Anda dapat membantu kami dengan memberikan persembahan kasih. Donasi Anda dapat dikirimkan melalui QRIS klik link. Kami membutuhkan dukungan Anda untuk terus menghubungkan orang-orang dengan Kristus dan Gereja. Tuhan memberkati